Kerja di Australia: Peluang, Syarat, dan Hal yang Harus Disiapkan

Tayang 11 Okt 2025 - Dibaca 11 mnt
Ditulis oleh : Irene Didy

Apakah kamu penasaran dengan bagaimana cara untuk kerja di Australia? Kamu berada di artikel yang tepat karena Glints akan menjelaskannya padamu.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Selain karena dekat dengan Indonesia, ada banyak alasan lain mengapa banyak orang tertarik untuk bekerja di Australia.

Salah satu alasan terbesarnya tentunya nominal gaji yang ditawarkan. Memang standar gaji di Australia terhitung cukup tinggi.

Semakin penasaran dengan bagaimana cara kerja di Australia? Yuk, simak terus penjelasannya di bawah ini, ya.

Baca Juga: 3 Persiapan Dasar untuk Bekerja di Luar Negeri

Prospek Kerja di Australia

Ada banyak sekali peluang pekerjaan yang terbuka bagi pendatang di Australia, mulai dari bidang pertanian, konstruksi, manufaktur, keuangan, hingga teknologi.

Berikut ini adalah beberapa daftar profesi yang bisa kamu pertimbangkan:

  • barista
  • bartender
  • pramusaji
  • karyawan jangka pendek (bagi kamu yang punya gelar atau sertifikasi resmi)
  • resepsionis
  • pekerja pertanian
  • operator pusat panggilan
  • perawat
  • pemetik buah
  • pengurus rumah
  • sukarelawan
  • kru event

Apakah lulusan SMA bisa bekerja di Australia?

Jawabannya tentu saja bisa, selama memang dibutuhkan oleh pemberi kerja di Australia. Peluangnya juga bergantung pada skill dan kualifikasi yang kamu miliki.

Selain itu, kamu juga perlu memilih visa yang tepat dan memperhatikan syarat-syaratnya.

Penjelasan mengenai visa untuk bekerja di Australia juga bisa kamu temukan penjelasannya di artikel ini.

Baca Juga: Biar Tidak Salah Pilih, Ikuti 5 Tips Cari Lowongan Kerja di Luar Negeri Ini

Gaji Kerja di Australia

Beberapa orang mungkin tertarik kerja di luar Indonesia karena pendapatannya yang lebih besar. Sebenarnya, berapa sih gaji pekerjaan di Australia?

Sebenarnya, besarannya juga sangat tergantung pada industri dan jabatan yang kamu lamar.

Dilansir dari Fairwork Ombudsman, upah minimum di Australia terbaru tahun 2023 adalah AU$23,23 per jam atau AU$882,80 per minggu.

Jika dirupiahkan, upah minimum di Australia tahun 2023 adalah sekitar Rp234.641 per jam, atau sekitar Rp8.926.722 per minggu.

Perlu diingat bahwa upah minimum tersebut mungkin akan disesuaikan dengan kebijakan perusahaan tempatmu melamar.

Baca Juga: 4 Perbedaan Rekruter, Headhunter, dan Talent Acquisition yang Perlu Diketahui

Syarat Kerja di Australia

Berikut ini adalah beberapa syarat umum yang harus kamu miliki untuk bisa bekerja di Australia:

  • memiliki visa kerja yang tepat (ada banyak jenis visa kerja di Australia)
  • memenuhi syarat poin atau memiliki sponsor
  • memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik dan aktif, yang dibuktikan dengan sistem IELTS
  • punya pengalaman bekerja yang cukup
Baca Juga :  Medical Representative: Apa Itu, Tugas, Skill Wajib & Cara Menjadi

Sedang mengumpulkan pengalaman kerja supaya lebih siap bekerja di Australia?

Yuk, cari lowongan kerjanya Glints!

Kamu bisa temukan peluang kerja dari berbagai sektor dan industri yang sejalan dengan rencana karier kamu di Australia nanti.

Langsung saja cari dan lamar lowongan terbarunya sekarang!

CEK LOWONGAN KERJA

Hal yang Perlu Disiapkan untuk Kerja di Australia

Sebelum memutuskan untuk bekerja di Australia, ada beberapa hal yang perlu kamu persiapkan terlebih dahulu. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Tentukan pekerjaan yang diinginkan

Sebelum mencari kerja di luar negeri, sebaiknya putuskan terlebih dahulu apa sebenarnya pekerjaan yang ingin kamu lakukan.

Menurut Livecareer, masalah utama dari para pencari kerja di luar negeri adalah tidak paham apa sebenarnya pekerjaan yang mereka inginkan.

Sebagian besar dari mereka hanya ingin mencoba bekerja di luar negeri karena tertarik dengan gaya hidupnya saja. Namun, tidak tahu apa yang bisa dikerjakan saat berada di luar negeri.

Oleh karena itu, sebelum kamu mencari kerja di Australia pastikan dahulu apa pekerjaan yang ingin kamu lakukan nantinya.

2. Lakukan riset mengenai potensi pekerjaan yang diinginkan

Mencari pekerjaan di Australia terbilang cukup kompetitif. Namun, kamu bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah jika memiliki keterampilan dan kualifikasi khusus.

Peluang untuk mendapatkan kerja bisa jauh lebih gampang jika kamu bekerja di bidang pekerjaan yang cukup sulit dan kota dengan penduduk yang minim.

Namun, tentu saja tetap pilih pekerjaan yang memang sesuai dengan passion dan skill yang dimiliki.

Ada banyak cara untuk menemukan pekerjaan yang sesuai dengan yang kamu harapkan. Misalnya, dengan memanfaatkan situs pencari kerja online atau langsung mencari tahu di website perusahaan.

Selain itu, kamu juga bisa mencari koneksi lewat LinkedIn dan mencari tahu peluang kerja di perusahaan yang kamu inginkan.

3. Persiapkan surat lamaran

Jika kamu sudah menentukan apa pekerjaan yang ingin dilamar dan menemukan perusahaan yang sesuai, kini waktunya mempersiapkan surat lamaran kerja.

Kamu bisa mulai mengirim lamaran kerja langsung ke email perusahaan. Jangan lupa cantumkan CV dan portofolio agar pihak perusahaan mengetahui seperti apa skill yang kamu miliki.

Jika memiliki surat rekomendasi dari pekerjaan sebelumnya, sebaiknya cantumkan hal itu pula. Kemudian, untuk bekerja di Australia tentunya kamu juga harus sudah mengantongi skor IELTS dan TOEIC yang tinggi.

Setelah mengirimkan surat lamaran dan CV, kamu perlu bersabar dan menunggu pengumuman resmi dari perusahaan.

Biasanya jika diterima, perusahaan akan memberikan acceptance letter. Surat ini diberikan demi memenuhi visa yang disyaratkan oleh Pemerintah Australia untuk orang yang kerja di Australia.

Baca Juga :  Dokter Kecantikan: Definisi, Tugas, dan Cara Memulai Karier

Tanpa surat tersebut, peluangmu untuk kerja di Australia tentu akan lebih sulit.

Baca Juga: Kuliah di Luar Negeri: Keuntungan dan Persiapan yang Harus Kamu Lakukan

4. Persiapkan visa kerja yang tepat

Melansir dari Seek, ada cukup banyak visa kerja yang tersedia untuk pekerja dari luar negeri.

Visa yang diperlukan untuk bekerja di Australia bergantung pada berapa lama kamu ingin tinggal dan jenis pekerjaan yang akan dilakukan.

Selain itu, kamu juga harus memenuhi kriteria tertentu seperti memiliki tabungan dengan nominal tertentu, memiliki keterampilan khusus dalam bahasa Inggris, dan yang lainnya.

Seperti yang disebutkan dalam laman resmi Australian Goverment Department of Home Affairs, terdapat 44 jenis visa kerja Australia yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan.

Secara umum, berikut jenis-jenis visa kerja di Australia:

  • Visa Temporary Skill Shortage (diperuntukkan bagi orang yang disponsori pemberi kerja di Australia untuk mengisi posisi yang tidak dapat diisi oleh tenaga kerja lokal)
  • Visa Graduate Temporary (diperuntukkan bagi lulusan perguruan tinggi di Australia yang ingin bekerja di Australia untuk sementara waktu setelah menyelesaikan studi mereka)
  • Visa Skilled Regional (diperuntukkan bagi pekerja asing yang telah bekerja di Australia selama setidaknya dua tahun dan ingin menjadi penduduk tetap di Australia)
  • Visa Business Talent (diperuntukkan bagi pengusaha atau investor yang ingin memulai atau mengembangkan bisnis mereka di Australia)
  • Visa Temporary Work for International Relation (diperuntukkan bagi pekerja asing yang ingin bekerja di Australia selama sementara waktu dalam konteks hubungan internasional)

Australia juga menawarkan Working Holiday Visa (WHV) yang bisa kamu coba untuk liburan sembari bekerja.

Menurut laman resmi Kedutaan Besar Australia Indonesia, Working Holiday visa dirancang khusus untuk penduduk berusia 18 sampai 30 tahun yang ingin liburan dan bekerja di Australia.

5. Penyeteraan kualifikasi kerja

Apabila baru datang ke Australia, kemungkinan besar kamu perlu melakukan penyetaraan kualifikasi kerja.

Jika ingin tahu lebih banyak tentang penyeteraan kualifikasi dan pengakuan kerja di Australia, kamu bisa mengunjungi website seperti internationaleducation.gov.au dan tradesrecognitionaustralia.gov.au.

Pemerintah Australia memang memiliki kebijakan bagi para pekerja dari luar negeri untuk memiliki sertifikat atau pengalaman kerja selama beberapa tahun di negara asal.

Kemudian, juga ada beberapa pekerjaan yang mendapatkan kemudahan untuk mengajukan visa. Misalnya pekerjaan di bidang teknisi dan mekanik.

Sementara itu, untuk jenis pekerjaan lain kamu diwajibkan untuk mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Australia bagi orang yang ingin kerja di Australia.

Baca Juga :  Apakah SMK Bisa Masuk Akpol? Ketahui Jawabannya di Sini

Cara Dapat Kerja di Australia

Kalau di Indonesia, mungkin kamu sudah punya bayangan yang jelas, ya, harus ke mana untuk melamar kerja.

Misalnya, bisa di situs pencari kerja seperti Glints, lewat situs perusahaan langsung, atau mungkin job fair. 

Nah, terus bagaimana kalau di Australia? Ini dia beberapa cara melamar pekerjaan di Australia:

1. Cari kerja lewat platform online

Bersyukurlah sekarang kita sudah tinggal di zaman teknologi yang benar-benar maju.

Sama seperti di Indonesia, jika kamu ingin bekerja di luar negeri, seperti Australia, kamu bisa mencari lowongan kerja lewat situs pencari kerja internasional, seperti Seek dan Indeed.

Ini lumayan menguntungkan karena kamu bahkan sudah bisa mencarinya sejak masih di Indonesia.

Namun, pastikan mencarinya yang sesuai dengan jangka waktu visamu, ya.

2. Mendaftar ke lembaga rekrutmen

Merasa masih ada yang belum cocok? Cara lain agar bisa mendapat kerja di Australia adalah dengan mendaftarkan diri ke lembaga rekrutmen atau mungkin biasa dikenal dengan headhunter.

Lembaga rekrutmen biasanya bisa mencarikan pekerjaan yang memang cocok denganmu. Kamu juga bisa memilih lembaga mana yang kamu incar.

Sebab, beberapa lembaga rekrutmen punya spesialisasi masing-masing.

Misalnya saja, The Kingsman, secara khusus berfokus pada pekerjaan di bidang seperti pelayanan tamu dan konstruksi, yang sangat sesuai untuk pelancong dan working holiday maker.

3. Menemui pemberi kerja

Kalau kamu lebih nyaman mulai mencari kerja di Australia supaya benar-benar dapat gambaran nyatanya, kamu bisa menemui langsung si pemberi kerja, terlebih jika kamu berniat mendaftar di industri perhotelan.

Kamu bisa langsung datang ke hotel-hotel, restoran, atau bar.

Tak seperti di Indonesia, barista Australia umumnya harus mengikuti pelatihan Responsible Service of Alcohol (RSA) dan mendapatkan Sertifikat RSA, sekaligus agar dapat diizinkan menyajikan alkohol.

Baca Juga: 20 Pertanyaan tentang Kepemimpinan dan Contoh Jawabannya

Bisakah Menggunakan Agen untuk Kerja di Australia?

Ada banyak orang yang menyarankan untuk meminta bantuan agen kerja di Australia supaya lebih mudah.

Hingga saat ini, belum ada agen resmi dari pemerintah Australia dan Indonesia yang berfungsi sebagai penyalur tenaga kerja.

Jadi, sebaiknya kamu ekstra hati-hati jika memutuskan untuk mencari kerja di Australia melalui agen, terutama apabila membutuhkan biaya pendaftaran yang besar.

Sangat dianjurkan untuk mencari kerja lewat platform pencari kerja yang tepercaya, atau langsung mencari info melalui website perusahaan di Australia yang menjadi incaranmu.

Demikianlah penjelasan mengenai cara plus syarat di Australia yang sudah Glints persiapkan untukmu yang tertarik bekerja di sana.

Kalau kamu masih aktif mencari kerja di Indonesia, ayo cari lowongan kerjanya di Glints!

Ada peluang kerja dari berbagai bidang dan sektor yang sedang dibuka oleh banyak perusahaan.

Kamu bisa menyaring lowongan dari daerah mana pun di seluruh Indonesia. Yuk, temukan lowongan terbarunya sekarang!

CEK LOWONGAN KERJA


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon