Panduan Cara Daftar & Syarat WHV Australia 2025, dan Biayanya
Ditulis oleh : Vivianisa
Berencana kerja sambil liburan di Australia? Pastikan kamu sudah menyiapkan salah satu syarat utamanya, yaitu Working Holiday Visa (WHV). Yuk, simak apa saja syarat yang harus dipenuhi, dokumen yang perlu disiapkan, estimasi biaya, hingga langkah-langkah pengajuannya!
Isi Artikel
Apa Itu WHV?
WHV (Working Holiday Visa) adalah jenis visa yang diberikan oleh Pemerintah Australia kepada warga negara asing untuk tinggal sementara sambil berlibur, bekerja, serta mengikuti pendidikan atau pelatihan tertentu.
- WHV dapat diajukan oleh siapa saja berusia 18–30 tahun.
- WNI pemegang visa WHV bisa tinggal dan bekerja di Australia sambil liburan selama 1 hingga 3 tahun.
- WHV Australia dapat diperpanjang hingga 2-3 tahun setelah menyelesaikan pekerjaan regional atau pekerjaan di bidang pertanian yang ditentukan oleh Pemerintah Australia.
Jenis-Jenis WHV
Working holiday visa terdiri dari dua jenis, yaitu visa subclass 417 (working holiday) dan subclass 462 (work and holiday). Dirangkum dari Visa First, berikut adalah perbedaan kedua jenis WHV:
- Visa subclass 462 memerlukan sertifikat pendidikan, sedangkan visa 417 tidak.
- Visa 462 memerlukan bukti bukti kemahiran bahasa Inggris minimal tingkat ‘fungsional’, sedangkan visa 417 tidak.
- Visa 462 membutuhkan surat rekomendasi, sedangkan visa 417 tidak.
- Kedua visa tersebut mengizinkan pemegang visa untuk belajar sampai 4 bulan.
Visa subclass 417 hanya diberikan kepada 19 negara saja untuk WHV di Australia, beberapa di antaranya adalah:
- Kanada
- Belgium
- Republik Siprus
- Denmark
- Estonia
- Finlandia
- Perancis
- Jerman
- Hongkong
- Republik Irlandia
- Italia
- Jepang
- Republik Korea
- Malta
- Belanda
- Norway
- Swedia
- Taiwan
- Britania Raya
Sementara, beberapa negara yang bisa mengajukan jenis subclass visa 462 untuk WHV di Australia yaitu:
- Cile
- Malaysia
- Thailand
- Turki
- Amerika Serikat
- Argentina
- Austria
- China
- Republik Ceko
- Ekuador
- Yunani
- Hungaria
- Indonesia
- Israel
- Luksemburg
- Peru
- Polandia
- Portugal
- San Marino
- Singapura
- Slovakia
- Slovenia
- Spanyol
- Uruguay
- Vietnam
- Brazil
- Mongolia
- Papua Nugini
- Swiss
Kapan WHV Australia 2025 Dibuka?
Pembukaan pengajuan WHV Australia 2025 diprediksi mulai serentak pada bulan Oktober.
Melansir Tirto, pemerintah Australia meningkatkan kuota WHV menjadi 5.000 peserta di tahun 2025, bertambah 200 tempat lebih banyak daripada tahun lalu.
Saat akan mengajukan visa working holiday, setiap Warga Negara Indonesia perlu melampirkan dokumen prasayarat berupa Surat Dukungan Work and Holiday Visa (SDUWHV) yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi.
Berapa kuota SDUWHV 2025?
Perkiraan kuota SDUWHV di tahun 2025 adalah 5.000 orang, Jumlah tersebut ditentukan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia dan Department of Home Affairs (DHA) Australia berdasarkan perjanjian kerja sama yang dijalin oleh kedua negara.
Mengacu pada jadwal tahun kemarin, informasi lebih detail mengenai perkiraan berapa banyak WNI yang boleh mengajukan/mendaftar SDUWHV akan diumumkan lebih lanjut oleh Dirjen Imigrasi pada Juli 2025 nanti.
Tanggal pasti pembukaan pengajuan SDUWHV Australia 2025 juga akan diumumkan di website sduwhv.imigrasi.go.id atau platform media sosial Direktorat Jenderal Imigrasi. Jangan sampai kelewatan , ya!
Cara Apply SDUWHV Australia 2025 Lewat Dirjen Imigrasi
Permohonan dilakukan secara online melalui website sduwhv.imigrasi.go.id. Kamu perlu daftar sebagai pemohon, isi formulir elektronik, dan unggah dokumen persyaratan pada tanggal yang telah ditetapkan.
Dikutip dari laman Imigrasi, berikut adalah berkas atau dokumen yang perlu kamu submit saat akan apply pengajuan surat rekomendasi WHV Australia 2025:
- Pas foto terbaru latar belakang warna putih. File foto maksimal berukuran 10 MB dengan format jpg, jpeg atau png.
- Scan paspor dengan masa berlaku tidak kurang dari 18 (delapan belas) bulan, dengan syarat halaman paspor tidak penuh, dan paspor tidak rusak. Berkas maksimal berukuran 10 MB dengan format pdf.
- E-KTP atau surat keterangan domisili bagi yang belum mendapatkan E-KTP.
- Bukti kualifikasi pendidikan. Berkas maksimal 10 MB dalam format PDF. Jika persyaratan lebih dari satu, gabungkan semua dokumen dalam satu file.
- Untuk mahasiswa aktif:
- Surat keterangan mahasiswa aktif dari kampus;
- Kartu Hasil Studi (KHS);
- Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).
- Lulusan dalam negeri (diploma/sarjana):
- Sertifikat atau ijazah.
- Lulusan luar negeri (diploma/sarjana):
- Sertifikat atau ijazah;
- Kartu Hasil Studi (KHS).
- Untuk mahasiswa aktif:
- Sertifikat Bahasa Inggris. Lampirkan sertifikat kemahiran Bahasa Inggris, pilih salah satu:
- IELTS: rata-rata 4,5 (4 komponen tes)
- TOEFL iBT: total 32 (4 komponen tes)
- Pearson PTE Academic: total 30 (4 komponen tes)
- Cambridge Assessment English: total 147 (4 komponen tes)
- Catatan: Berkas maksimal 10 MB, format PDF. Tes harus dilakukan dalam 12 bulan sebelum pengajuan SDUWHV. Lulusan luar negeri tetap wajib melampirkan sertifikat Bahasa Inggris
- Surat Keterangan Bank yang menyatakan kamu memiliki dana minimal AUD $5.000 atau setara.
- Jika dana atas nama orang tua/wali: Sertakan dokumen KK, E-KTP orang tua/wali, dan surat pernyataan bermaterai Rp10.000.
- Catatan: Berkas maksimal 10 MB, format pdf. Jika memenuhi lebih dari satu kategori persyaratan, pisahkan dokumennya.
- Surat Pernyataan tertulis, yang menyatakan data yang diisi dan dokumen yang dilampirkan sudah benar, dibubuhkan meterai Rp10.000. Template dapat di-download melalui link ini.
- Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dikeluarkan minimal oleh setingkat Kepolisian Daerah.
Setelah mengajukan permohonan SDUWHV, Direktorat Jenderal Imigrasi akan memproses aplikasi kamu dan mengeluarkan keputusan. Jika disetujui, kamu akan menerima Surat Dukungan yang diperlukan untuk melanjutkan pengajuan Work and Holiday Visa (WHV) ke Kedutaan Besar Australia.
Syarat Pengajuan WHV Australia 2025
Mengingat kuota SDUWHV yang tersedia cukup terbatas, persaingan untuk memperoleh WHV Australia 2025 untuk WNI terbilang cukup sengit. Maka, kamu perlu menyiapkan seluruh dokumen dan persyaratannya secara lengkap dari jauh-jauh hari.
Dikutip dari laman Kedutaan Besar Australia Indonesia, syarat pengajuan WHV Australia di antaranya adalah:
- Surat rekomendasi SDUWHV dari Ditjen Imigrasi.
- Aplikasi online yang terisi lengkap.
- biaya aplikasi visa.
- Fotokopi paspor yang masih berlaku minimal 12 bulan (cukup fotokopi halaman biodata, halaman visa, cap imigrasi, dan perubahan/tambahan-jika ada). Selain itu, lampirkan juga paspor lama (jika ada).
- 1 lembar foto dengan ukuran foto paspor yang terbaru.
- Bukti rekening koran yang sudah dilegalisasi dengan jumlah tabungan yang cukup untuk memberikan dukungan awal liburan setidaknya 5.000 dolar Australia*.
- Bukti memiliki kualifikasi perguruan tinggi atau setidaknya telah menyelesaikan studi selama dua tahun di universitas.
- Bukti memiliki bahasa Inggris yang baik, yaitu setidaknya mendapatkan nilai ‘fungsional’ dalam Tes Bahasa Inggris.
- Melakukan medical check up** dan tes rontgen di salah satu panel radiologist.
- Kartu keluarga.
*) Jumlah ini sifatnya bervariasi tergantung dari apakah pemohon bisa menunjukkan tiket pesawat pulang-pergi, lama tinggal dan tujuan dari keberangkatan pemohon.
**) Kamu mungkin diminta menjalani tes kesehatan di klinik atau rumah sakit yang telah ditunjuk oleh pemerintah Australia.
Tahapan Permohonan WHV Australia
Untuk memperoleh WHV Australia, calon pemohon wajib memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia dan Australia.
Pengajuan diawali dengan memperoleh Surat Dukungan dari Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia. Setelah mendapat surat rekomendasi tersebut, kamu dapat melanjutkan proses aplikasi visa ke Kedutaan Besar Australia.
Pengajuan visa di Australis bisa dilakukan secara online. Dirangkum dari laman Departemen Dalam Negeri Australia, berikut adalah tahapan apply WHV 2025:
- Persiapkan berkas penting yang termasuk dalam syarat pengajuan WHV.
- Login ke ImmiAccount atau buat akun dahulu jika belum punya ImmiAccount.
- Masukkan dokumen yang diminta.
- Bayar biaya pendaftaran.
- Catat nomor referensi transaksi.
- Tunggu kabar apakah pengajuanmu diterima atau ditolak.
Biaya Pembuatan WHV Australia
Biaya pengajuan visa WHV Australia sebesar 635 dolar Australia atau sekitar Rp 6 juta. Ini adalah estimasi pengurusan Visa Australia pada tahun 2025 yang mungkin dapat berubah sewaktu-waktu.
Maka dari itu, sebelum mengajukan permohonan kamu bisa periksa dahulu berapa biaya pengajuan visa Working Holiday melalui laman Departemen Dalam Negeri Australia.
Tips dan Strategi agar Berhasil Mendapatkan WHV Australia
Ingin berhasil mendapatkan Work and Holiday Visa (WHV) Australia? Beberapa strategi berikut dapat membantumu meningkatkan peluang lolos seleksi:
Lengkapi dan Sesuaikan Semua Dokumen
Sebelum mendaftar WHV Australia, pastikan seluruh dokumen sudah lengkap dan memenuhi syarat yang ditetapkan.Selalu Update Informasi dari Sumber Resmi
Rajin cek situs resmi Imigrasi Australia untuk mengikuti setiap pembaruan, karena perubahan syarat atau ketentuan bisa terjadi sewaktu-waktu.Cek Kembali Setiap Detail Aplikasi
Setelah mengisi formulir, pastikan semua data yang dimasukkan benar dan bebas dari kesalahan.Pastikan Saldo Rekening Stabil dan Memadai
Imigrasi akan meminta bukti keuangan berupa saldo rekening yang cukup dan stabil menjadi bukti kesiapanmu untuk tinggal di Australia. Jadi, perhatikan ini baik-baik, ya.
Setelah permohonan di-approve, selanjutnya mulailah cari asuransi kesehatan yang bisa meng-cover kebutuhan medis kamu selama tinggal di Australia. Sebab, asuransi kesehatan juga termasuk salah satu syarat wajib.
Jenis Pekerjaan yang Dapat Dijalani saat WHV
Setelah semua persiapan awal selesai, langkah berikutnya adalah mulai mencari pekerjaan. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:
- Buat CV berbahasa Inggris yang sesuai dengan standar di Australia.
- Cari lowongan melalui platform online seperti Seek, Gumtree, atau grup Facebook.
- Bisa juga langsung mendatangi restoran, kafe, atau hostel dan tanyakan apakah mereka sedang mencari pekerja.
Melalui Work and Holiday Visa (WHV), kamu dapat bekerja secara legal di berbagai sektor di Australia, seperti perhotelan, pertanian, hingga ritel.
Berikut adalah beberapa jenis pekerjaan yang bisa kamu jalani dengan WHV di Australia merangkum Departemen Dalam Negeri Australia.
- barista
- housekeeper
- pelayan
- resepsionis
- pekerja pertanian
- bartender
- pekerja di bidang konstruksi
- pekerja di bidang pertambangan
- pekerja di bidang perikanan
Estimasi Gaji Bekerja dengan WHV di Australia
Perkiraan rata-rata upah kerja di Australia dengan WHV adalah sekitar 30 dolar Australia per jam, dengan batas maksimal 38 jam kerja per minggu.
Jika kamu bekerja optimal, pendapatan per minggu dapat mencapai sekitar 11 juta rupiah jika dikonversi. Tak heran jika banyak orang tertarik mengajukan WHV Australia, ya?
Ingat, kuota pendaftar WHV Australia 2025 terbatas, jadi jangan sampai ketinggalan informasi, ya. Pantau terus informasi pembukaan jadwal permohonan pengajuan SDUWHV Australia 2025 di Dirjen Imigrasi!
Mendapatkan WHV Australia memang membutuhkan persiapan yang matang. Tapi tenang, jika kamu mengikuti setiap langkah dengan benar, peluang untuk lolos akan jauh lebih besar.
Lalu jika kamu ingin tahu lebih banyak kiat jitu meningkatkan skill profesional ar tetap bisa bersaing di luar negeri, cari tahu jawabannya di sini!
Sumber:
