10 Tugas Sekretaris yang Utama, Tak Semudah Kelihatannya!

Diperbarui 06 Okt 2022 - Dibaca 9 mnt

Isi Artikel

    Pekerjaan sekretaris sering dianggap remeh oleh sebagian orang. Mereka berpendapat bahwa tugas sekretaris sangatlah mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja.

    Bahkan, ada yang menganggap job desc sekretaris hanya sebatas mencatat dan memfotokopi dokumen, lho!

    Nyatanya, anggapan tersebut salah besar.

    Job desc sehari-hari sekretaris terbilang cukup banyak. Selain itu, diperlukan beberapa skill sekretaris tertentu yang tidak dimiliki oleh orang lain. 

    Nah, dalam artikel ini, Glints akan mengupas tuntas berbagai tugas sekretaris yang selama ini tidak diketahui banyak orang. Yuk, simak!

    Baca Juga: Struktur Organisasi Perusahaan yang Umum Digunakan

    1. Mengatur dan mencatat hasil rapat

    software helpdesk

    © Freepik.com

    Setiap rapat tidak hanya diikuti oleh jajaran direksi atau divisi tertentu saja.

    Faktanya, sekretaris juga kerap hadir dalam rapat-rapat yang diadakan perusahaan.

    Memang, umumnya sekretaris tidak memiliki tanggung jawab untuk mengambil keputusan saat rapat.

    Namun, sekretaris memiliki tugas penting untuk mengatur dan mencatat hasil pertemuan.

    Secara lebih rinci, berikut tahapan pekerjaan sekretaris dalam pelaksanaan rapat, seperti ditulis DIY Committee Guide.

    • Bekerja sama dengan pimpinan untuk merencanakan rapat
    • Menerima agenda rapat dari panitia
    • Menyebarkan agenda rapat
    • Membuat minutes of meeting (MOM)
    • Menyebarkan MOM yang telah disetujui
    • Memastikan keputusan rapat telah dilaksanakan

    2. Melakukan pencatatan administrasi

    pekerjaan sekretaris

    © Freepik.com

    Seorang sekretaris juga memiliki tanggung jawab dalam hal pencatatan administrasi.

    Beberapa pekerjaan administrasi yang dimaksud antara lain:

    • mencatat aktivitas organisasi
    • memastikan kontak karyawan dan manajer selalu up-to-date
    • mengarsipkan notulen dan laporan, dan menyiapkan berbagai jenis dokumen

    Selain itu, sekretaris juga perlu menyusun daftar nama dan kontak yang berguna bagi perusahaan, seperti investor, pemerintah, pihak eksternal, dan petinggi perusahaan lain.

    3. Komunikasi ke berbagai pihak

    apa saja skill sekretaris

    © Freepik.com

    Salah satu skill yang paling dibutuhkan oleh seorang sekretaris adalah komunikasi.

    Pasalnya, sekretaris harus melakukan komunikasi ke berbagai pihak, mulai dari manajer, karyawan, pejabat perusahaan, hingga pihak eksternal, seperti dikutip dari Chron.

    Bahkan, terkadang kamu harus menjadi penengah komunikasi antara dua atau lebih pihak.

    Tugas sekretaris yang satu ini tentu saja tidak mudah.

    Jadi, jika kamu tertarik untuk menjadi sekretaris, pastikan kamu memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

    4. Memastikan persyaratan hukum

    tugas sekretaris

    © Freepik.com

    Sebagai seseorang yang mengarsipkan dokumen, sekretaris juga memiliki tugas untuk memastikan berbagai persyaratan hukum.

    Sekretaris perlu memastikan bahwa apa yang tertulis di dokumen-dokumen tersebut sesuai dengan ketentuan dan hukum yang berlaku.

    Hukum yang dimaksud tidak hanya berupa hukum negara. 

    Lebih dari itu, sekretaris harus memastikan bahwa setiap dokumen dan keputusan yang diambil jauh dari pelanggaran hukum perusahaan.

    5. Memastikan persediaan perlengkapan kantor

    brand visibility adalah

    © Freepik.com

    Di beberapa perusahaan, seorang sekretaris juga bertanggung jawab untuk memastikan persediaan perlengkapan kantor.

    Sekretaris harus mencatat perlengkapan apa saja yang masih tersedia, sudah habis, dan dibutuhkan.

    Kemudian, sekretaris akan meneruskan catatan kebutuhan tersebut ke orang lain untuk membelinya.

    Namun, pekerjaan yang satu ini tidak selalu dilakukan oleh sekretaris. Ada beberapa perusahaan yang memiliki karyawan khusus untuk mengurusi perlengkapan kantor.

    Baca Juga: Begini Struktur Organisasi Perusahaan Startup yang Ideal

    6. Melakukan supervisi terhadap staf dan karyawan baru

    tugas sekretaris

    © Pexels.com

    Seorang sekretaris akan bekerja sama dengan pimpinan staf untuk mengimplementasikan prosedur baru dalam perusahaan.

    Di sisi lain, sekretaris dan pimpinan staf pun akan melakukan supervisi terhadap karyawan baru perusahaan.

    Banyak sekretaris yang membantu pimpinan staf dan karyawan baru dalam mengembangkan skill, mengikuti protokol perusahaan, serta belajar lingkungan kerja perusahaan.

    7. Mengorganisir dan menyampaikan pesan

    tugas sekretaris

    © Pexels.com

    Mengutip dari Indeed, tugas lain seorang sekretaris adalah mengorganisir dan mendistribusikan pesan-pesan tertulis seperti memo atau catatan.

    Sehingga, selain memiliki kemampuan komunikasi yang baik, kemampuan analisis pun harus dimiliki oleh seorang sekretaris.

    Sebagai contoh, seorang sekretaris yang bekerja untuk CEO harus bisa mengorganisir dan membagikan beragam pesan atau memo dari yang paling penting.

    Pesan-pesan yang berisi perubahan dalam kontrak dengan klien tentu harus disampaikan terlebih dahulu ketimbang memo undangan makan malam.

    8. Mengatur jadwal

    tugas sekretaris

    © Pexels.com

    Sebagai contoh, seorang sekretaris yang bekerja di agency creative marketing akan mengatur jadwal tim di setiap departemen.

    Selain itu, sekretaris pun akan mengatur agenda para eksekutif dengan membuat appointment bersama klien, vendor, hingga shareholder.

    Sekretaris pun dapat bertugas untuk menjaga dan mengingatkan para staf mengenai jadwal konferensi atau rapat yang akan datang.

    9. Menyambut tamu bisnis dan klien

    pekerjaan sekretaris

    © Pexels.com

    Seorang sekretaris pun akan berperan seperti resepsionis ketika ada tamu bisnis yang datang ke rapat dan membantu mereka untuk merasa nyaman.

    Selain mengambil catatan ketika rapat dan menunjukkan profesionalismenya, hal ini pun akan menjaga brand image dan nama baik perusahaan.

    10. Membantu bagian eksektutif mengerjakan tugas

    pekerjaan sekretaris

    © Pexels.com

    Seorang sekretaris bertugas untuk membantu eksekutif mengerjakan tugas-tugas kecil dari pekerjaan atau proyek besarnya.

    Sebagai contoh, seorang sekretaris dari seorang lead marketing director dapat membantu atasannya dalam mengorganisir beragam laporan hingga menyiapkan presentasi.

    Karena tugas seorang sekretaris yang beragam, maka diperlukan soft skill dan hard skill yang mumpuni supaya bisa sukses di pekerjaan ini.

    Baca Juga: Lebih Mudah Mencatat dengan 7 Aplikasi Note Rekomendasi Glints

    Sepuluh pekerjaan di atas adalah beberapa tugas utama seorang sekretaris. 

    Sebenarnya, masih ada banyak tugas lainnya. Namun, setiap perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda-beda sesuai kebutuhannya masing-masing.

    Jadi, apakah kamu tertarik untuk membangun karier sebagai sekretaris?

    Jika iya, ada banyak lowongan sekretaris di situs Glints, lho! Kamu bisa menemukan perusahaan dan peluang yang paling tepat untukmu.

    Tunggu apa lagi? Yuk, bergabung di Glints di sini sekarang! Gratis!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.3 / 5. Jumlah vote: 31

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait