6 Penyebab Suara Serak plus Cara Mengobatinya
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Agar komunikasi dengan rekam kerja dan klien tidak terhambat, ada beberapa penyebab suara serak yang perlu kamu ketahui.
Ada kalanya, suara serak bisa membuat situasi sulit, apalagi jika pekerjaan sehari-hari menuntut untuk selalu berkomunikasi dengan orang lain.
Gejala ini biasanya berasal dari masalah dengan pita suara dan mungkin melibatkan kotak suara yang meradang atau bengkak.
Tak perlu berlama lagi, ini dia rangkuman mengenai penyebab suara serak yang telah Glints siapkan untukmu!
6 Penyebab Suara Serak
1. Asam lambung atau GERD
Dikutip dari Medical News Today, asam lambung atau GERD dapat menjadi salah satu penyebab suara serak.
Kondisi ini terjadi ketika asam dalam lambung naik dan mengiritasi tenggorokan. Pada sebagian orang, hal ini dapat merusak laring pada tenggorokan.
Ahli kesehatan menyebutnya sebagai refluks laringofaring (LPR).
Bagi penderita GERD, suara mungkin akan menjadi serak dan lebih buruk di pagi hari.
Sedangkan pengidap LPR biasanya merasa tak nyaman pada tenggorokan dan seolah-olah harus selalu berdeham.
2. Alergi
Alergi dapat menyebabkan suara serak.
Verywell Health menyebut, obat-obatan seperti antihistamin yang bisa diperoleh tanpa resep dapat digunakan untuk mengobati hidung tersumbat dan berair yang biasanya berhubungan dengan alergi, bersin-bersin, serta gatal-gatal.
Sedangkan kortikosteroid dengan resep dokter dapat digunakan untuk mengobati radang hidung/sinusitis, yang juga merupakan reaksi alergi.
3. Laringitis
Laringitis adalah salah satu penyebab suara serak yang paling umum dan kondisinya bisa akut atau kronis.
Kondisi yang akut biasanya disebabkan oleh infeksi pada saluran pernapasan bagian atas, seperti flu.
Hal ini juga dapat terjadi karena terlalu banyak menggunakan suara, misalnya:
- berteriak
- berbicara dengan keras
- bernyanyi dengan keras
- berbicara terlalu lama tanpa istirahat
- berbicara dengan suara yang terlalu rendah atau terlalu tinggi
Tenaga kesehatan umumnya mendefinisikan laringitis sebagai radang tenggorokan kronis jika berlangsung lebih dari 3 minggu.
4. Polusi udara
Iritasi, mulai dari polusi udara hingga bahan kimia yang digunakan di rumah, dapat menyebabkan suara serak.
Menghindari paparan ini adalah kuncinya.
Gunakan masker dan jika menggunakan filter udara, bersihkanlah secara rutin.
Mengutip Journal of Thoracic Disease, apabila polusi udara sedang parah dan tinggi, membatasi aktivitas fisik, terutama di luar ruangan dan dekat sumber polusi udara, dapat menjadi langkah pencegahan.
5. Kondisi neurologis
Beberapa kondisi neurologis dapat memengaruhi bagian otak yang mengontrol otot tenggorokan dan laring.
Kondisi ini kemungkinan dapat meliputi:
- stroke
- penyakit parkinson
- disfonia spasmodik
6. Kelumpuhan pita suara
Masih dari sumber yang sama, Medical News Today menyebut, kelumpuhan pita suara terjadi ketika salah satu atau kedua pita suara tidak dapat membuka atau menutup dengan benar.
Hal ini dapat disebabkan oleh:
- cedera pada kepala, dada, atau leher
- tumor pada dasar tengkorak, leher, dan dada
- kanker paru-paru
- kanker tiroid
Umumnya perawatan yang diberikan berupa terapi suara, dan dalam beberapa kasus, pembedahan.
Cara Mengobati Suara Serak
Dikutip dari Healthline, berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk meringankan suara serak:
- Istirahatkan suara selama beberapa hari. Hindari berbicara dan berteriak.
- Jangan berbisik, karena hal ini justru akan membuat pita suara semakin tegang.
- Minum banyak air putih. Air dapat meringankan beberapa gejala dan melembapkan tenggorokan.
- Hindari kafein dan alkohol, keduanya dapat mengeringkan tenggorokan dan memperburuk suara serak.
- Mandi air panas, uap dari air akan membantu membuka saluran napas dan memberikan kelembapan.
- Hentikan atau batasi merokok, asap mengeringkan dan mengiritasi tenggorokan.
- Hisap permen pelega tenggorokan atau kunyah permen karet, untuk merangsang air liur dan membantu menenangkan tenggorokan.
- Jaga kebersihan dari penyebab alergi apapun. Alergi sering kali dapat memperburuk atau memicu suara serak.
- Jangan gunakan dekongestan untuk mengatasi suara serak karena dapat mengiritasi dan mengeringkan tenggorokan.
Demikian beberapa penyebab suara serak yang perlu kamu ketahui.
Jika kamu mau tahu pembahasan lainnya seputar suara dan tenggorokan, khusus untuk kaum pekerja, ayo baca lebih banyak artikel dari Glints Blog!
Tips-tips berikut ini bisa menyempurnakan pembahasan di atas.
Jadi, kamu bisa peroleh lebih banyak solusi untuk mengatasi permasalahan yang mungkin sedang dialami.
Yuk, baca artikel lainnya!
