5 Etika Batuk di Kantor yang Wajib Diketahui
Ditulis oleh : Vivianisa
Jika sedang menderita sakit batuk tetapi harus tetap datang ke kantor, kamu harus memperhatikan etika yang ada untuk melindungi rekan kerjamu.
Berinteraksi dengan rekan kerja selama 8 jam tiap harinya menjadikan beberapa penyakit rentan tertular dalam lingkungan bekerja seperti batuk dan flu.
Padahal, kesehatan merupakan salah satu kunci dari produktivitas kerja yang maksimal lho. Dengan begitu, memiliki lingkungan bekerja yang nyaman dan sehat menjadi salah faktor penting yang perlu dijaga.
Mengetahui bagaimana etika batuk di kantor yang tepat dapat menjaga lingkungan bekerja yang tetap sehat.
Lalu, seperti apa etika saat batuk yang penting untuk kita ketahui? Simak informasi di bawah ini!
Etika Batuk di Kantor
Dikutip dari jurnal National Library of Medicine, virus pernapasan memiliki berbagai cara penularan seperti kontak atau melalui transmisi udara.
Selain itu, permukaan yang telah terkontaminasi dengan virus tersebut bisa menjadi potensi sumber penularan ke orang lain.
Salah satu cara terbaik untuk melindungi orang lain agar tidak tertular batuk adalah dengan menutup mulut atau hidung saat hendak batuk.
Kira-kira apakah dengan itu saja sudah cukup?
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), berikut adalah etika batuk di kantor yang wajib kamu ketahui untuk mengurangi persebaran penyakit batuk:
1. Jauhi diri dari keramaian
Jika kamu hendak batuk dan sedang berada di keramaian, segera jauhi orang-orang dan cari tempat terbuka untuk mengurangi potensi penularan virus batuk kepada rekan kerja.
2. Tutup bagian mulut atau hidung
Gunakan tisu untuk menutup bagian mulut dan hidung setiap kali kamu hendak batuk atau bersin. Kamu juga bisa coba menggunakan siku untuk menutupi bagian mulut jika tisu tidak tersedia.
Yang terpenting, jangan batuk pada udara terbuka atau bagian telapak tangan untuk mengurangi potensi penularan.
3. Buang segera tisu ke tempat sampah
Tisu yang telah kamu gunakan jangan diletakkan di sembarang tempat.
Pasalnya, tisu bekas tersebut mengandung virus yang berpotensi menularkan batuk jika tidak segera dibuang ke tempat sampah.
4. Mencuci tangan
Seringlah mencuci tangan menggunakan sabun sebelum menyentuh benda lainnya.
Gunakan 6 langkah cuci tangan pakai sabun berdasarkan anjuran WHO untuk memastikan tangan kita benar-benar bersih, sebagaimana disebutkan oleh COVID19.go.id.
5. Gunakan masker
Jika batuk tidak kunjung sembuh, gunakan masker untuk melindungi diri sendiri dan juga orang lain.
Cara agar Tetap Sehat dari Batuk
Selain beberapa etika batuk di atas, yang terpenting adalah kamu harus terus menjaga kesehatan diri. Ingat, pencegahan lebih baik daripada mengobati!
Pastikan kamu:
- Menjaga gizi seimbang dengan mengkonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna.
- Mengonsumsi vitamin.
- Berolahraga secara rutin.
- Miliki waktu tidur yang cukup selama 7 hingga 9 jam guna menjaga kebugaran diri.
Selain itu, kamu dapat mengambil sick leave atau cuti sakit untuk rehat sejenak dari pekerjaan di kantor dan mendapatkan pemulihan yang maksimal.
Segera kunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat jika batuk yang diderita tidak kunjung membaik.
Itu dia ragam etika batuk di kantor yang bisa kamu terapkan agar tidak menularkan virus di lingkungan kantor.
Selalu sediakan masker cadangan, tisu serta hand sanitizer di dalam tas kamu untuk mencegah penularan penyakit.
Lakukan juga jaga jarak dengan rekan kerja di kantor untuk menjaga lingkungan kerja yang nyaman dan sehat.
Selain etika batuk di kantor, Glints juga memiliki berbagai tips mengenai kesehatan saat bekerja, lho.
Informasi mengenai bagaimana cara menjaga kesehatan di lingkungan kantor serta pengobatannya dapat kamu temukan di Glints Blog.
Yuk temukan artikel bermanfaat lainnya di sini!
