6 Penyebab Ketombe, Benarkah Karena Sampo yang Tidak Cocok?
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Penyebab ketombe ternyata cukup beragam, mulai dari masalah kebersihan rambut hingga kondisi medis yang cukup serius.
Sebagai pekerja, masalah ketombe ini pastinya cukup mengganggu penampilan dan fokus.
Serpihannya sering mengotori baju berwarna gelap dapat mengurangi kepercayaan diri terutama bagi kamu yang sering bertemu banyak orang saat bekerja.
Selain itu, rasa gatalnya tentu membuat sulit untuk berkonsentrasi.
Dengan mempelajari penyebabnya, kamu akan semakin mudah mengatasi ketombe dari akar masalahnya secara efektif.
Yuk, simak rangkuman Glints selengkapnya di bawah ini!
1. Kulit kepala berminyak
Kondisi kulit kepala berminyak dapat menjadi salah satu penyebab ketombe.
Saat kulit kepala memproduksi minyak atau sebum berlebih, kulit menjadi rentan akan kuman.
Kuman dan bakteri yang akhirnya menumpuk inilah yang lama-kelamaan menjadi ketombe basah.
Sedikit berbeda dengan ketombe kering, jenis ketombe basah lebih berminyak dan biasanya berwarna agak kekuningan. Cukup sulit dibersihkan karena lebih mudah menempel pada kulit kepala.
2. Jarang keramas
Jarang keramas sebenarnya bukan penyebab langsung munculnya ketombe.
Namun, hal tersebut dapat membuat minyak di kepala semakin menumpuk dan akhirnya berubah menjadi ketombe.
Selain itu, kulit kepala juga merupakan tempat menempelnya debu serta kotoran.
Ini sangat rentan terjadi terutama pada pekerja yang kini work from office, sering berkendara menggunakan motor atau transportasi umum, atau bekerja di lapangan.
Jadi, jangan lupa untuk keramas secara rutin, ya.
3. Jamur
Dilansir dari Healthline, ada salah satu jenis jamur yang juga bisa memicu ketombe, yaitu malassezia.
Jamur ini memang normalnya hidup di kulit kepala. Namun, jika mereka tumbuh terlalu banyak, sel-sel kulit juga akan berkembang biak lebih cepat dari biasanya.
Sel kulit yang kemudian mati akhirnya dapat menjadi ketombe.
Faktor-faktor tertentu yang menyebabkan jamur malassezia tumbuh lebih cepat, antara lain:
- usia
- hormon
- stres
- kekurangan nutrisi
Selain itu, yang membuat jamur ini cepat tumbuh adalah kondisi kulit kepala berminyak. Menurut Mayo Clinic, malassezia kerap memakan minyak di kulit kepala orang dewasa.
4. Tidak cocok dengan produk perawatan rambut
Produk perawatan rambut tertentu dapat mengiritasi kulit kepala dan bisa jadi salah satu penyebab ketombe.
Kamu perlu mempelajari bahan utama pada beberapa produk perawatan rambut, mulai dari sampo, pelembut, hair spray, dan lain sebagainya.
Apabila kamu mengalami iritasi setelah mencoba suatu merek sampo, sangat dianjurkan untuk segera beralih ke jenis gentle shampoo.
Dilansir dari Healthline, gentle shampoo adalah jenis sampo yang mengandung bahan pembersih yang lebih lembut.
Biasanya sering ditemui pada brand yang menjual produk-produk organik.
5. Psoriasis
Sebenarnya, ketombe dan psoriasis adalah dua kondisi kulit kepala yang berbeda.
Menurut Medical News Today, keduanya memang dapat menyebabkan kulit kepala kering dan menimbulkan serpihan-serpihan putih.
Namun, psoriasis seringkali muncul dengan gejala yang lebih parah, seperti iritasi sampai berdarah hingga dan kulit gatal atau terasa terbakar.
Masih banyak orang yang mengira bahwa mereka hanya memiliki masalah ketombe, padahal mungkin saja itu merupakan psoriasis.
Untuk memastikan, sebaiknya kamu segera periksa ke dokter. Tidak hanya obat-obatan, dokter juga biasanya akan merekomendasikan produk perawatan rambut yang lebih aman.
6. Penyakit lainnya
Selain hal-hal yang telah disebutkan di atas, beberapa penyakit lainnya juga bisa menjadi penyebab ketombe sebagaimana dilansir dari NHS, di antaranya adalah:
- Dermatitis seboroik, ditandai dengan permukaan bersisik, gatal, dan merah pada kulit kepala, wajah, dan area tubuh lainnya.
- Dermatitis kontak, disertai dengan kulit memerah, iritasi, mungkin juga melepuh dan pecah-pecah.
- Dermatitis atopik, menyebabkan kulit kepala menjadi sangat gatal, kering, dan menimbulkan serpihan-serpihan putih.
Sudah sering mencoba ganti sampo namun ketombe tak kunjung hilang?
Besar kemungkinan kebersihan rambut bukan masalah utamanya, melainkan kondisi-kondisi medis tertentu.
Jika ketombe sudah semakin mengganggu penampilan dan rasa gatalnya semakin parah, segera konsultasikan ke dokter, ya.
Demikian beberapa penyebab ketombe yang perlu kamu ketahui.
Nah, kini saatnya mencari tahu apa saja cara-cara efektif untuk menghilangkan ketombe.
Glints sudah pernah membahasnya secara lengkap di artikel lain.
Cara-cara yang direkomendasikan sangat mudah dilakukan dan dirangkum dari sumber-sumber terpercaya.
Yuk, baca artikel selengkapnya melalui link ini sekarang juga!
