Kupas Tuntas Mobile Marketing, Strategi Pemasaran Efektif untuk Kuasai Pasar
Ditulis oleh : Andre Oliver
Bagi kamu yang bergerak di bidang digital marketing, tentunya mobile marketing merupakan suatu istilah yang sudah tidak lagi asing.
Dengan tren konsumen yang lebih gemar melihat konten via smartphone, strategi ini kini menjadi prioritas para marketer dalam kampanye pemasaran mereka.
Oleh karena itu, kamu yang ingin berkecimpung di dunia marketing perlu kenal dengan strategi mobile marketing. Yuk, simak selengkapnya dalam rangkuman Glints berikut ini!
Baca Juga: Digital Marketing dan Internet Marketing, Apa Perbedaannya?
Isi Artikel
Apa Itu Mobile Marketing?
Disadur dari Investopedia, mobile marketing adalah aktivitas periklanan yang mempromosikan produk dan layanan melalui perangkat seluler, seperti tablet dan smartphone.
Visi strategi pemasaran ini adalah untuk memanfaatkan teknologi agar dapat digunakan untuk mempromosikan produk atau layanan yang telah dipersonalisasi sesuai kebutuhan pengguna.
Agar tujuan tersebut tercapai, mobile marketing memanfaatkan fitur-fitur teknologi seluler modern, seperti tracking lokasi, untuk menyesuaikan kampanye pemasaran brand berdasarkan lokasi dan preferensi masing-masing user.
Tak hanya itu, terkadang, marketer akan mengelompokkan user berdasarkan rentang usia serta aktivitas rutin mereka pada situs resmi perusahaan.
Strategi mobile marketing menjadi prioritas banyak tim pemasaran karena user kini cenderung menghabiskan waktu dengan smartphone mereka.
Menurut statistik, user menghabiskan hingga 89% waktunya di aplikasi mobile, membuat smartphone mendominasi saluran komunikasi.
Hal ini disebabkan tampilan dan jumlah konten di smartphone yang telah disederhanakan membuat user merasa lebih nyaman.
Lalu, karena perangkat seluler lebih kecil dan ringan daripada komputer, pengguna dapat dengan mudah membawanya dan melakukan pembelian di mana pun mereka berada.
Proses Kerja Mobile Marketing
Meskipun terlihat simpel, proses kerja mobile marketing adalah suatu hal yang tidak bisa dibilang mudah.
Marketer akan melalui beberapa tahap penelitian dan perencanaan sebelum mereka bisa meluncurkan kampanye pemasaran brand.
Menurut Sendpulse, berikut adalah tahap dari proses kerja mobile marketing yang akan menjadi makanan sehari-hari para marketer:
1. Riset target customer
Proses kerja pertama mobile marketing adalah untuk menjalankan user research, terutama untuk customer yang sesuai dengan kriteria brand.
Marketer harus melakukan penelitian tentang demografi konsumen mereka untuk mengumpulkan informasi seperti kebutuhan customer, situs dan aplikasi yang sering digunakan customer, dan lain-lain.
Informasi ini nantinya akan memungkinkan marketer untuk membuat kampanye pemasaran yang efektif.
2. Ciptakan kampanye yang mobile friendly
Umumnya, kesalahan dalam mobile marketing merupakan konten dan kampanye lainnya yang belum mobile friendly.
Desain untuk situs, konten yang disajikan, hingga iklan-iklan produk masih memiliki format yang tidak sesuai untuk layar smartphone.
Oleh karena itu, marketer harus merancang kampanye yang bisa membuat pengguna smartphone merasa nyaman saat sedang mengakses konten mereka.
Baca Juga: Mengenal Content Marketing dan Peran Pentingnya Bagi Brand
3. Lakukan pemasaran berbasis lokasi
Salah satu cara paling efektif untuk meminimalkan bounce rate adalah untuk menyediakan konten yang relevan dengan kebutuhan target audiens.
Nah, agar bisa mengirimkan kampanye yang selaras dengan target demografis, marketer dapat menggunakan tools seperti Google Trends, GPS, dan aplikasi seperti Google Local Inventory untuk membantu proses penelitian lokasi user.
4. Pertimbangkan fitur unik dari perangkat seluler
Proses kerja mobile marketing selanjutnya adalah untuk mempertimbangkan fitur-fitur unik dari perangkat seluler.
Marketer harus membuat kampanye yang dapat dimanipulasi oleh berbagai fitur perangkat seluler untuk membuat pengalaman pengguna cukup berkesan.
Sebagai contoh, daripada membuat video yang tidak dapat di-pause, marketer dapat memasang iklan yang dapat dijeda, diputar ulang, diteruskan, dan sebagainya supaya pelanggan mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang produk.
Marketer juga wajib mengamati tren konten yang digemari user pada semua platform pemasaran.
Misalnya, di Twitter, audiens lebih menyukai video dan meme daripada artikel panjang. Sementara di Instagram, pengguna lebih gemar melihat foto dan video singkat.
Kelebihan Strategi Mobile Marketing
Seperti yang sudah Glints jelaskan, strategi pemasaran mobile kini menjadi prioritas para marketer.
Tentunya, hal itu dipengaruhi beberapa manfaat yang akan didapatkan perusahaan bila menerapkan strategi tersebut.
Berikut adalah kelebihan mobile marketing yang perlu kamu ketahui:
1. Hasil yang instan
Melansir Techfunnel, strategi pemasaran mobile menawarkan hasil kampanye yang instan kepada para marketer.
Hal ini disebabkan oleh angka pengguna smartphone yang terus meningkat dan sepertinya tidak akan berkurang.
Marketer juga bisa meluncurkan kampanye dan melihat progres serta hasilnya secara langsung melalui smartphone pribadi mereka.
2. Kompetisi niche tidak banyak
Mobile marketing merupakan sebuah strategi yang relatif baru. Oleh karena itu, tingkat persaingan pada niche market masih kecil.
Ini bisa menjadi hal yang menguntungkan untuk marketer baru karena mereka memiliki peluang lebih tinggi untuk menonjol dengan menciptakan tren kampanye mereka sendiri.
3. Meningkatkan ranking di search engine
Beberapa search engine populer seperti Google, Bing, dan Yahoo dapat meningkatkan rank pencarian jika sebuah situs disebutkan di media sosial lain seperti Twitter atau Facebook.
Nah, bila marketer melampirkan link situs web pada Twitter resmi perusahaan, kedua platform perusahaan tersebut akan muncul di halaman utama search engine ketika dicari user.
Baca Juga: Menyusun Strategi Social Media Marketing yang Tepat dan Efektif
Itulah serba-serbi mobile marketing yang perlu kamu pahami.
Intinya, kini mobile marketing adalah strategi pemasaran yang selalu menjadi pilihan utama para marketer andal.
Memiliki berbagai kelebihan dan sesuai dengan kebutuhan customer, strategi satu ini bisa menjadi modal sukses untuk kampanye pemasaran perusahaan.
Masih tertarik untuk informasi lainnya seputar dunia pemasaran? Kamu bisa lho mengikuti kelas di Glints Expertclass.
Pada kelas kategori marketing, para marketer dan pakar pemasaran lainnya siap membagikan ilmu serta pengalaman mereka untukmu.
Jangan sampai tertinggal. Daftar di Glints sekarang, yuk!
