×

Mulai Bisnis Kecil? Ini Cara Menentukan Target Market-mu

November 14, 2018 | No Comments

Tahukah kamu? Menjalankan sebuah bisnis ternyata bukan hal yang cukup mudah, lho! Salah-salah langkah malah bisa membuat bisnis jalan di tempat atau malah tidak bisa berjalan sama sekali. Pastinya kamu tidak mau dong hal itu terjadi? Nah, apakah kamu sudah mengetahui tentang targeting alias menentukan target market? Nah, ini langkah paling awal dalam membuat sebuah bisnis. Sebenarnya apa sih target market?

Baca Juga: Proses Rekrutmen Karyawan Ini Perlu Kamu Ketahui!

Definisi Target Market

Merupakan sebuah kegiatan untuk mengelompokkan masyarakat berdasarkan segmentasi mereka. Dari segmentasi ini, kamu dapat mengolah data yang diperoleh dan menentukan segmen manakah yang paling cocok dengan karakteristik bisnis yang kamu bangun.

Tujuan Target Market

Menentukan target market tentu ada tujuan untuk keberhasilan dalam menjalankan bisnis kamu. Tujuannya adalah untuk mengarahkan kegiatan pemasaran ke kelompok konsumen tertentu, promosi, penetapan harga, dan tentunya memudahkan proses distribusi produk. Kalau di era digital seperti ini, tujuan target market juga bisa dikatakan agar campaign yang kamu buat secara online ini masuk sesuai dengan karakter mereka. Semakin target market merasa ‘klop’ dengan produk atau brand kamu, semakin besar juga awareness yang muncul.

Menentukan Target Market

Bagaimana menentukan target market agar tepat sasaran? Dalam menentukannya, kamu dapat melakukan segmentasi alias pengelompokkan-pengelompokkan beradasarkan kategori yang kamu buat. Berikut jenis-jenis segmentasi yang dapat membantu kamu menentukan target market yang tepat.

Segmentasi Demografik

Segmentasi demografik merupakan hal yang paling mendasar dan terpenting dalam pembuatan target market. Adapun pengelompokkan demografik berdasarkan pada:

  • Jenis kelamin
  • Usia
  • Tingkat pendidikan
  • Tingkat pendapatan
  • Pendidikan

Dari pengelompokkan inilah kamu bisa mengetahui apakah produk atau brand yang akan kamu pasarkan cocok dengan klasifikasi di atas. Seperti contohnya jika produk yang akan kamu pasarkan berupa kosmetik untuk menunda penuaan dini, kamu tidak akan memasarkannya kepada perempuan remaja yang berumur 12-17 tahun melainkan kepada wanita berumur 30 tahun ke atas.

Segmentasi Geografik

Segmentasi ini merupakan pengelompokkan target market berdasarkan lokasi atau wilayah. Adapun hal-hal yang mendasarinya:

  • Lingkungan
  • Kode pos
  • Kode area
  • Kota
  • Provinsi
  • Wilayah

Segmentasi ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan masing-masing para target market, dengan harapan setiap wilayah memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga dapat dicocokkan untuk karakteristik produk atau brand kamu. Contohnya seperti penjualan pupuk pastinya akan lebih laris di daerah atau wilayah yang memiliki banyak perkebunan.

Segmentasi Psikologi

Dalam segmentasi ini, kamu akan membagi target pasar berdasarkan kelas ekonomi, kepribadian atau preferensi gaya hidup. Segmentasi ini dibagi menjadi masyarakat berdasarkan tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, jenis pekerjaan dan sebagainya. Lebih jelasnya, yuk lihat tabel di bawah ini!

target market

Sumber: https://www.thebalancesmb.com

Klasifikasi gaya hidup melibatkan nilai, kepercayaan, minat, dan sebagainya. Segmentasi psikografis didasarkan pada teori bahwa pilihan yang dibuat seseorang saat membeli produk atau jasa adalah cerminan dari preferensi gaya hidup mereka atau kelas sosio-ekonomi.

 

Sumber: Pexels.com

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Menentukan Target Market?

Menentukan Produk yang Akan Dijual

Setelah kamu menentukan target market yang sekiranya cocok dengan produk atau jasa yang akan kamu jual, ini saatnya menentukan bisnis apa sih yang akan kamu publish ke publik. Sebelum menentukan produk, kamu seharusnya sudah mengetahui atau melakukan riset mendalam siapa saja sih kompetitor kamu? Apakah produk kamu sudah memiliki kelebihan yang kompetitor tidak miliki? Apakah produk kamu sudah bisa menjawab kebutuhan target market?

Gunakan Sosial Media

Tidak mungkin rasanya kalau pada era globalisasi yang serba digital ini tidak menggunakan sosial media sebagai sarana untuk pemasaran atau promosi. Nah, beberapa sosial media seperti Instagram dan Facebook pun sudah mendukung user yang ingin berbisnis dengan meluncurkan fitur promote. Fitur-fitur inilah yang harus kalian gunakan semaksimal mungkin untuk mendapatkan perhatian dari target market yang sudah kamu tentukan.

Dalam promosi di sosial media, mereka juga menyediakan beberapa kolom untuk diisi berupa target market yang kamu pilih. Mulai dari umur, wilayah, gender, dan juga interest. Sosial media ini pun juga menyediakan analytics yang bisa kamu olah datanya untuk report bulanan, lho! Analytics ini juga akan membantu kamu sekali untuk menentukan target market yang tepat.

Selain untuk promosi-promosi berbayar yang disediakan oleh sosial media, kamu juga bisa menggunakannya untuk memperkenalkan bisnis lewat konten. Ingat! Membuat konten pun ya juga harus dicocokkan dengan target market yang sebelumnya sudah kamu tentukan ya. Seperti contohnya iklan Ramayana yang menjadi viral karena ‘ngena banget’ dengan target market mereka. Studi kasus seperti inilah yang bisa kamu ambil dan jadikan inspirasi bagaimana membidik target market yang tepat.

Baca Juga: 4 Macam Analisis Laporan Keuangan Perusahaan

Apakah kamu sudah memiliki gambaran mengenai target market dari ulasan di atas? Jika sudah menemukan target untuk perusahaan anda, mungkin anda bisa menemukan kandidat terbaik di TalentHunt!

Scroll Up