Menyelami Konsep 7P dalam Marketing Mix (Bauran Pemasaran)

Diperbarui 18 Feb 2022 - Dibaca 7 mnt

Isi Artikel

    Marketing mix adalah istilah yang cukup dikenal oleh pebisnis. Marketing mix atau bauran pemasaran adalah suatu strategi yang terdiri dari beberapa unsur terpadu untuk menjual produk atau jasa kepada pelanggan.

    Konsep besar dari marketing mix adalah memastikan pilihan produk tepat, di waktu dan tempat yang tepat, juga dengan harga yang tepat. Marketing mix mengandalkan sejumlah unsur promosi yang dimaksimalkan demi mencapai target penjualan.

    Mengikuti perkembangan teknologi, marketing mix pun kian mengalami perubahan sehingga jadi lebih fleksibel.\

    Lalu, mengapa marketing mix penting?

    Jawabannya yaitu jika kamu secara konsisten dan terus-menerus menerapkan seluruh unsur marketing mix tanpa terkecuali, besar kemungkinan target penjualanmu akan tercapai.

    Baca Juga: Apa Perbedaan Sales dan Marketing? Yuk, Simak di Sini!

    Mengenal 7p dalam Marketing Mix (Bauran Pemasaran)

    Di tahun 1960, ada 4 unsur yang menjadi fokus marketing mix atau bauran pemasaran.

    Akan tetapi, kini kita mengenal istilah 7P yang artinya terdapat 7 unsur utama dalam marketing mix. Yuk, simak lebih lanjut mengenai konsep 7P dalam marketing mix.

    1. Product (Produk/Jasa)

    produk pakaian tekstil baju

    © Pexels.com

    Produk adalah apa yang dapat dijual perusahaan kepada pelanggan. Penting untuk mengetahui betul kebetuhan pelanggan, sehingga kamu dapat memberikan produk atau jasa sesuai permintaan dan kebutuhan pelanggan.

    2. Price (Harga)

    perhitungan PPh 21

    © Pexels.com

    P kedua dalam marketing mix adalah price yang artinya harga. Harga yang kamu tetapkan haruslah sesuai dengan target pelanggan yang telah ditetapkan.

    Hitunglah dengan baik keuntungan yang kamu dapatkan, tapi jangan lupa untuk tetap realistis dan menetapkan harga yang sesuai dengan pelanggan terbesar kamu.

    3. Place (Tempat)

    marketing mix shopping online

    © Pixabay.com

    Ketahui betul di mana target pelanggan kamu menghabiskan waktu dan berbelanja. Mengetahui tempat yang tepat dalam marketing mix berarti menempatkan produkmu di tempat atau medium yang banyak dikunjungi oleh target pelanggan.

    Dengan demikian, produk atau jasa yang kamu jual berkesempatan lebih banyak untuk ditemukan dan dibeli pelanggan.

    Tempat menjualnya bisa offline (misalnya membuka toko fisik) maupun online. Kamu juga bisa melakukan direct selling dengan bertemu langsung untuk menjual produk kepada pelanggan.

    Selain itu, pilih medium yang tepat dalam memasarkan produk kamu secara online. Misalnya dengan berjualan lewat media sosial atau mau membuat situs online shop. 

    4. Promotion (Promosi)

    promosi marketing mix bauran pemasaran

    © Unsplash.com

    Pemasaran tidak akan terlepas dari promosi. P yang keempat dalam marketing mix atau bauran pemasaran kembali mengingatkan pentingnya melakukan promosi.

    Promosi termasuk bagaimana kamu menyampaikan pesan kepada para pelanggan. Penting untuk memastikan bahwa kamu telah melakukan promosi yang baik, sehingga pelanggan dapat mengenal produk atau jasa yang kamu promosikan.

    Kenali betul seperti apa gaya promosi dan komunikasi yang pelangganmu sukai.

    5. People (Sumber Daya Manusia)

    marketing mix

    © Pexels.com

    P kelima dalam 7P marketing mix atau bauran pemasaran adalah sumber daya manusia (SDM). SDM merupakan bagian paling penting dalam suatu perusahaan.

    Merekrut SDM yang tepat merupakan kunci untuk memajukan perusahaan. SDM yang dimiliki perusahaan juga mewakili nilai dan citra perusahaan. Oleh karena itu, SDM yang baik juga dapat membantu pelanggan membangun rasa nyaman dan loyalitas terhadap brand dan produk yang dijual.

    Baca Juga: Belajar Digital Marketing dan Sertifikasi yang Perlu Kamu Ambil

    6. Process (Proses)

    proses marketing mix bauran pemasaran

    © istockphoto.com

    Proses adalah unsur keenam dalam konsep marketing mix. Proses mencakup rangkaian setiap tahap pemasaran dari perusahaan ke pelanggan.

    Unsur ini juga mencakup pelayanan dan proses transaksi antara perusahaan dan pelanggan. Penting untuk memastikan bahwa pelanggan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dan memuaskan di setiap proses transaksi sampai barang diterima.

    Lakukanlah evaluasi di setiap tahapnya untuk meningkatkan brand awareness hingga jumlah pembelian. Kamu bisa melakukan evaluasi salah satunya melalui survei pelanggan.

    7. Physical Evidence (Bukti Fisik Perusahaan)

    kantor bukti fisik perusahaan physical evidence

    © Unsplash.com

    Unsur terakhir dalam marketing mix adalah physical evidence yang berarti bukti fisik perusahaan.

    Dalam menjual produk atau jasa, pelanggan membutuhkan bukti fisik untuk menjalin hubungan bisnis yang lebih nyata. Berbagai macam bentuk fisik dapat dilakukan. Mulai dari kantor yang bisa dikunjungi pelanggan, ataupun bentuk fisik yang dapat dimiliki pelanggan seperti brosur.

    Contoh Penerapan 7P dalam Marketing Mix

    Untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana konsep 7P dalam bauran pemasaran dilakukan oleh brand secara nyata, mari kita ambil contoh brand Nike.

    Nike fokus menjual produk berupa pakaian dan sepatu olahraga. Dengan menyasar target pasar menengah ke atas, Nike menetapkan harga yang sesuai dengan target pasar tersebut.

    Dalam memasarkan produknya, Nike membuka gerai di sejumlah pusat perbelanjaan. Tidak hanya itu, Nike juga menjual produknya secara online melalui situs dan melakukan promosi melalui media sosial yang banyak digunakan pelanggannya.

    Nike menjalankan sejumlah usaha promosi, salah satunya dengan menggandeng brand ambassador atau influencer internasional dan lokal.

    Menurut Statista.com, di tahun 2019 Nike mempekerjakan lebih dari 76.000 karyawan di seluruh dunia sebagai sumber daya manusianya.

    Proses jual beli yang dilakukan Nike cenderung mudah. Pelanggan bisa mendapatkan produk Nike langsung di toko fisik yang tersebar di seluruh dunia. Pembelian secara online pun dapat dilakukan melalui situs web dengan layanan antar barang.

    Nike senantiasa menata setiap produknya di etalase toko sebagai bukti fisik. Selain itu, Nike juga memiliki bukti fisik lain seperti brosur ataupun konten promosi melalui media sosial yang sesuai dengan citra dan nilai perusahaan tersebut.

    Baca Juga: 7 Jenis Pekerjaan Marketing yang Mungkin Belum Kamu Tahu

    Nah, itu dia penjelasan Glints terkait marketing mix yang perlu kamu pahami.

    Bagaimana? Sampai di sini kamu sudah paham kan dengan serba-serbi bauran pemasaran? Atau justru kamu masih penasaran dengan istilah lainnya dalam dunia pemasaran?

    Tenang saja, kamu bisa pelajari semuanya di blog Glints. Klik tombol di bawah ini untuk temukan artikel-artikel menariknya, ya!

    BACA ARTIKELNYA

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4 / 5. Jumlah vote: 6

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait