5 Jenjang Jabatan di Perusahaan dan Contoh Profesinya

Tayang 11 Apr 2024 - Dibaca 5 mnt

Isi Artikel

    Saat baru memasuki dunia kerja, kamu mungkin belum terlalu memahami apa saja jenis dan nama jabatan di perusahaan.

    Sebutan seperti associate, lead, manager, dan director sering kamu dengar tetapi belum terlalu paham hierarki dan perbedaan di antara mereka.

    Nah, artikel Glints kali ini akan membahas apa saja tingkatan jabatan yang biasanya akan kamu temui jika bekerja di sektor swasta.

    Yuk, simak selengkapnya!

    Level dan Nama Jabatan di Perusahaan

    Berikut adalah level atau nama jabatan yang secara umum diterapkan di banyak perusahaan.

    1. Level eksekutif (manajemen senior)

    Di level paling tinggi terdapat jabatan-jabatan eksekutif yang memiliki peran mengambil keputusan besar bagi bisnis.

    Mereka juga seringkali dikenal sebagai posisi “C-level” atau “C-suite”.

    Tugas utamanya adalah memimpin perusahaan dengan mengawasi kondisi finansial, pencapaian visi, dan strategi pertumbuhan bisnis.

    Dalam segi pengelolaan sumber daya manusia, mereka juga turut andil dalam menarik talenta terbaik untuk mengisi posisi manajemen di bawahnya.

    Menjadi pemimpin perusahaan tentu tidaklah mudah. Oleh karenanya, pejabat eksekutif biasanya memiliki sejarah panjang bekerja di industri terkait.

    Beberapa contoh nama profesi yang berada di level eksekutif di antaranya:

    Baca Juga: 6 Mitos Seputar Perencanaan Karier, Benar atau Salah?

    2. Level middle management

    Jabatan di perusahaan berikutnya adalah jabatan middle management yang satu tingkat berada di bawah level eksekutif.

    Sesuai namanya, mereka berada di hierarki tengah yang artinya akan memimpin manajer-manajer di bawahnya.

    Dilansir dari Indeed, middle management berfungsi sebagai perantara komunikasi antara pejabat eksekutif dengan manajer di bawahnya supaya tetap berada dalam satu visi.

    Karena pejabat eksekutif tidak secara langsung mengawasi target tiap departemen, middle management yang akan membantu melakukannya lalu membuat laporan kepada mereka.

    Beberapa contoh nama profesi yang berada di level middle management di antaranya:

    • sales director
    • direktur senior
    • adviser
    • regional manager
    • associate director

    3. Level lower management

    Lower management level juga biasa disebut sebagai first level management.

    Dengan kata lain, mereka merupakan manajer tingkat pertama yang secara langsung memimpin para staf di bawahnya.

    Meski berada di level manajemen yang lebih bawah, mereka tetap seorang profesional yang telah memiliki pengalaman dan kualifikasi di atas rata-rata.

    Mereka tidak melakukan pelaporan langsung kepada pejabat eksekutif, melainkan mengomunikasikannya melalui middle management terlebih dahulu.

    Setelah itu, middle management akan melapor ke pejabat eksekutif dan kembali menyampaikan feedback kepada middle management.

    Berikut contoh nama profesi yang berada di level lower management:

    • sales manager
    • sales supervisor
    • senior finance manager
    • creative lead
    • marketing supervisor
    • project manager
    Baca Juga: 11 Cara Menjadi Manajer yang Baik di Tempat Kerja

    4. Level intermediate (berpengalaman)

    Karyawan di level ini memang belum menduduki level manajerial, tetapi sudah berada 1 tingkat di atas staf biasa.

    Mereka sudah memiliki keahlian yang lebih tinggi di bidang tertentu, atau berpengalaman bekerja selama beberapa tahun.

    Dilansir dari Career Addict, para profesional yang menduduki jabatan ini mungkin diberi beberapa tanggung jawab manajerial dan otonomi yang lebih tinggi dibandingkan posisi entry level.

    Otonomi yang dimaksud adalah kuasa untuk mengambil beberapa keputusan secara mandiri tanpa harus melalui persetujuan atasan.

    Berikut contoh nama profesi yang berada di level intermediate:

    • event coordinator
    • community specialist
    • learning design specialist
    • HR analyst
    • media relation specialist

    5. Entry level

    Kebanyakan orang yang memasuki dunia kerja memulai karir mereka di posisi entry level.

    Fresh graduate yang baru memasuki dunia kerja akan memulai posisi mereka di sini. Fokus utamanya adalah untuk mempelajari terlebih dahulu cara-cara mengerjakan tugas yang diperlukan.

    Tergantung pada perusahaannya, karyawan entry-level biasanya terdiri dari anggota staf dengan kualifikasi minim, pengalaman yang sangat sedikit, atau bahkan tanpa pengalaman sama sekali.

    Karyawan yang berada di level ini tugasnya berkaitan erat dengan proses operasional perusahaan sehari-hari.

    Itulah yang membuat mereka seringkali menjadi karyawan yang paling tahu dengan apa yang terjadi di lapangan. Kendala teknis, tantangan, kebutuhan, maupun peluang untuk perbaikan.

    Dalam menjalani tugasnya, mereka akan diawasi oleh koordinator atau middle management langsung.

    Berikut contoh nama profesi yang berada di entry level ini:

    • staf admin
    • marketing officer
    • sales admin
    • community associate
    • audit associate
    • data analyst officer
    Baca Juga: Apa, ya, Perbedaan Posisi Associate dan Assistant? Ini Dia Jawabannya

    Demikian gambaran mengenai nama dan level jabatan di perusahaan. Dengan penjelasan ini, semoga kamu bisa lebih melihat peluang jenjang kariermu.

    Di Glints Blog, kamu bisa temukan artikel lain yang membahas topik tentang prospek karier.

    Bidang dan industri yang dibahas juga beragam, mulai dari pariwisata, perhotelan, kuliner, teknologi, dan masih banyak lagi.

    Pembahasannya dapat membantumu yang masih menimbang mau memulai karier di bidang yang mana.

    Tertarik? Klik di sini untuk temukan dan baca artikel menarik lainnya sekarang juga!

      Seberapa bermanfaat artikel ini?

      Klik salah satu bintang untuk menilai.

      Nilai rata-rata 4.3 / 5. Jumlah vote: 10

      Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

      We are sorry that this post was not useful for you!

      Let us improve this post!

      Tell us how we can improve this post?


      Leave a Reply

      Your email address will not be published. Required fields are marked *

      Artikel Terkait