Influencer Brief: Definisi, Komponen, dan Template Gratisnya

Diperbarui 03 Mar 2024 - Dibaca 6 mnt
Ditulis oleh : Alisatul Aini

Influencer brief adalah dokumen yang tak boleh kamu lewatkan ketika hendak bekerja sama dengan seorang Key Leader Opinion (KOL) atau influencer.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Dokumen inilah yang akan menjadi pegangan utama dari keseluruhan proses kerja sama yang terjalin dari awal sampai akhir.

Bagi kamu yang masih belum memiliki gambaran apa pun terkait dokumen ini, ayo simak pembahasan Glints berikut hingga selesai!

Definisi Influencer Brief

Dilansir dari Upfluenceinfluencer brief atau yang sering juga disebut sebagai influencer campaign brief adalah sebuah dokumen yang akan membantu influencer lebih memahami apa yang dibutuhkan oleh brand.

Selain itu, dengan adanya dokumen ini, kamu dapat mengurangi komunikasi yang tidak perlu karena semua informasi penting dapat dilihat di satu dokumen saja.

Dokumen ini juga berfungsi sebagai panduan dan juga standar yang harus diikuti oleh influencer agar mereka dapat memberi output yang diharapkan.

Strategi influencer marketing yang sudah susah-susah dibuat bisa berjalan kurang efektif jika brief yang diberikan ternyata menimbulkan kesalahpahaman.

Jadi, sebagai marketer atau KOL specialistsebaiknya jangan menganggap remeh dokumen yang satu ini, ya.

Baca Juga: 8 Tips Social Media Marketing untuk Sukseskan Strategimu

Komponen Influencer Brief

Beberapa komponen penting influencer brief yang harus kamu tuliskan di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Company overview

Agar influencer lebih paham tentang produk atau campaign yang perlu dipromosikan, mereka butuh gambaran mengenai brand yang mengajaknya bekerja sama.

Dalam bagian ini, kamu dapat memberi informasi dasar mengenai profil perusahaan, logo, dan produk atau jasa yang ditawarkan.

Baca Juga :  Akuntan Publik: Definisi, Tugas, Syarat, dan Gajinya

Isinya tidak perlu detail sampai menjelaskan struktur organisasi atau sejarah pembentukan, yang penting mereka paham perusahaanmu bergerak di bidang apa serta solusi yang ditawarkan untuk konsumen.

2. Campaign brief

Komponen selanjutnya dalam influencer brief adalah campaign brief. Nah, di bagian inilah kamu harus menjelaskan secara detail mengenai rencana kampanye marketing yang akan dijalankan.

Dilansir dari Klear, beberapa contoh isi campaign brief di antaranya adalah:

  • Campaign goal, tujuan kampanye yang ingin dicapai, misalnya meningkatkan awareness terhadap produk baru, mendorong audiens agar mendaftar program, dan lain sebagainya.
  • Campaign message, pesan utama yang perlu disampaikan KOL, baik melalui konten maupun caption. Brand dapat memutuskan apakah mereka boleh menyunting atau harus sama persis.
  • Objektif, turunan dari campaign goal yang lebih spesifik, misalnya angka sign up, kenaikan jumlah followers, dan lain-lain.
  • Target audiens, kelompok audiens yang ingin kamu jangkau melalui kampanye ini.
  • Channelplatform yang digunakan untuk menjalankan kampanye, misalnya TikTok, Twitter, dan Instagram.
  • Timeline, pedoman waktu berjalannya kampanye agar KOL tahu kapan mereka harus menyelesaikan project.
  • Campaign review process, kesepakatan antara brand dan KOL mengenai proses revisi dan pemberian feedback.
  • Campaign reporting, proses pelaporan dan dokumen apa saja yang harus KOL berikan setelah mereka menyelesaikan project.

Jika ada informasi lain yang menurutmu perlu dijelaskan, silakan tambahkan dalam campaign brief untuk memperjelas semua hal terkait kampanye.

3. Campaign deliverables

Komponen terakhir dari influencer brief adalah campaign deliverables, yaitu output yang harus diberikan oleh KOL.

Deliverable ini bisa berjumlah lebih dari 1 yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan brand.

Contoh campaign deliverables adalah 2 Instagram Story dan 1 video TikTok.

Nah, kamu tetap harus memberi detail yang lebih jelas mengenai output tersebut, misalnya:

  • Apa saja yang tidak boleh disebutkan dalam caption dan konten.
  • Jadwal post dan deadline revisi.
  • Referensi moodboard atau konten serupa.
Baca Juga :  8 Trik Jitu untuk Mendapatkan Proyek Kerja Freelance

Baca Juga: Begini Bedanya Peran Content Marketing dan Social Media Marketing

Tips Membuat Influencer Brief

Dari komponen di atas, mungkin kamu sudah mendapatkan gambaran bagaimana cara membuat influencer brief.

Supaya kampanye bersama KOL berjalan lebih mulus, coba terapkan beberapa tips penting saat menyusun brief berikut ini.

1. Tambahkan do(s) and don’t(s)

Meski komponen di atas sudah terlihat jelas dan lengkap, namun bagian do(s) dan don’t(s) ini bisa berfungsi sebagai panduan mengenai langkah yang lebih spesifik.

Misalnya KOL boleh menjelaskan manfaat produk dengan bahasa sendiri, tetapi jangan ucapkan kalimat overclaim seperti “dijamin berhasil”, “100% terbukti efektif”, dan lain sebagainya.

Ketentuan tersebut tentunya bisa diputuskan oleh brand dan disesuaikan dengan brand value dan brand voice.

2. Jangan buat terlalu panjang

Betul, influencer brief haruslah memuat informasi lengkap agar tak ada lagi kebingungan.

Namun, KOL mungkin akan mengalami kesulitan untuk mencerna informasi yang terlalu banyak.

Jadi, cukup tuliskan poin-poin utamanya saja. Sisanya dapat kamu jelaskan lebih detail saat sesi presentasi atau meeting.

3. Tambahkan moodboard atau referensi

Sejelas apa pun deskripsi yang dituliskan, tetap ada kemungkinan interpretasi yang berbeda-beda terhadap suatu panduan.

Itulah mengapa Statusphere menyebutkan bahwa brief yang hanya berisi teks tidak akan terlalu membantu KOL.

Tambahan referensi foto, video, atau moodboard juga akan meminimalkan kesalahan KOL sehingga tidak akan ada terlalu banyak proses revisi yang harus dilalui.

Baca Juga: Email Marketing vs Social Media Marketing, Mana yang Lebih Efektif?

Contoh Influencer Brief

Supaya kamu memiliki gambaran yang jelas mengenai wujud sebuah influencer brief, berikut Glints berikan 2 contoh yang terdiri dari versi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Baca Juga :  5 Tren Dunia Kerja 2024 yang Perlu Kamu Antisipasi

Silakan pertimbangkan mana yang lebih cocok dengan kebutuhan dan identitas brand-mu.

Contoh influencer brief bahasa indonesia

Versi bahasa Inggris:

Contoh influencer brief bahasa inggris

Template Influencer Brief

Apakah ini pertama kalinya kamu membuat influencer brief?

Tak perlu khawatir, ada template gratis dari Glints yang bisa langsung kamu gunakan, lho!

Cara mendapatkannya mudah sekali. Cukup jawab pertanyaan di bawah ini lalu klik tombol Download Template.

Lalu, template influencer brief dengan format Microsoft PowerPoint akan terdownload secara otomatis dan bisa kamu gunakan sesuai kebutuhanmu.

Tunggu apa lagi? Ayo download template-nya sekarang juga!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon