Serupa Tapi Tak Sama, Kenali 4 Perbedaan KOL dan Influencer Berikut ini

Diperbarui 28 Nov 2022 - Dibaca 9 mnt
Ditulis oleh : Andre Oliver

Karena terlihat sama dengan rangkain tugas yang tak berbeda jauh, kebanyakan orang tidak tahu perbedaan dari KOL dan influencer.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Kedua opinion leader ini memang memiliki pengaruh yang besar dalam dunia pemasaran khususnya pada influencer marketing.

Namun apa yang membedakan seorang KOL dan influencer? Apa saja tugas dan kualifikasi masing-masing peran?

Yuk, simak rangkuman Glints mengenai perbedaan antara KOL dan influencer berikut ini.

Baca Juga: Yuk, Pelajari Apa Itu Brand Awareness dan Cara Meningkatkannya

KOL dan Influencer

perbedaan kol dan influencer

© Freepik.com

Dewasa ini, influencer marketing sedang meledak dan makin banyak orang yang bermimpi untuk menjadi influencer sukses di berbagai platform media yang tersedia.

Hal ini muncul karena dalam influencer marketing, brand akan menggunakan jasa para influencer untuk meningkatkan brand awareness dari merek perusahaannya.

Dari sinilah, timbul beberapa individu yang sibuk berkarya dan berperan dalam sebuah bidang agar kelak dapat berkolaborasi dengan beberapa perusahaan.

Menurut Influencer Marketing Hub, influencer adalah orang-orang yang telah membangun reputasi pada sebuah bidang sehingga opini mereka dianggap kredibel untuk topik tertentu.

Namun, menurut KOLsquare, beberapa influencer ada yang membeli followers atau subscribers pada akun sosial media mereka. 

Hal ini tidak luput dari perhatian konsumen dan brand yang kini lebih sigap pada kasus seperti ini.

Maka, muncullah KOL atau key opinion leader

KOL pertama kali muncul di Tiongkok, dan tampaknya segera mendapatkan momentum di dunia influencer marketing.

Sama dengan influencer, KOL juga merupakan individu yang telah sukses membangun reputasi baik pada suatu bidang tertentu.

Pengalaman mereka menciptakan sebuah pengetahuan yang tak semua orang miliki. Mereka juga mempunyai dokumentasi mengenai pengalaman dan pendidikan mereka.

Baca Juga :  Supaya Karyamu Punya Dampak Baik, Ketahui 7 Prinsip dan Manfaat Ethical Design

Hal ini membuat pendapat seorang KOL menjadi sumber terbaik untuk kredibilitas sebuah berita atau merek.

Perbedaan KOL dan Influencer

© Freepik.com

Meskipun kedua opinion leader memiliki peran yang sama, terdapat perbedaan jelas yang membentuk individu menjadi seorang KOL dan influencer.

Dunia pemasaran membutuhkan kedua pihak, namun mereka wajib mengulik kebutuhan brand sebelum memilih jasa siapa yang akan mereka gunakan.

Yuk, ketahui 4 perbedaan antara KOL dan influencer yang wajib kamu ketahui berikut ini:

1. Media yang mereka gunakan

Perbedaan utama keduanya adalah bahwa influencer menggunakan platform media sosial sebagai alat terbaik mereka untuk mempromosikan diri dan brand yang telah menjalin kerjas ama dengannya.

Hal itu diungkapkan oleh Influencecity.

Bahkan, konsep influencer pun dikembangkan dan menjadi populer di media soial

Di sisi lain, KOL bergerak di media tradisional seperti televisi dan radio.

Menggunakan pengetahuan dan profesi mereka sebagai sumber yang valid.

Baca Juga: Tahapan dan Contoh Strategi Branding yang Berhasil Dilakukan

2. Memonetisasi jasa

Umumnya, KOL cenderung tidak menerima imbalan kompensasi setelah merekomendasikan produk yang berkaitan dengan profesi mereka.

Sementara, influencer mempromosikan jasa atau produk bila memang kompensasi telah disepakati di awal kontrak.

Meskipun demikian, ada beberapa influencer yang tak menerima imbalan sama sekali, lho. Namun hal seperti ini sangat jarang.

3. Motivasi audiens

Perbedaan mendasar lainnya antara KOL dan influencer adalah motivasi yang mendorong audiens untuk mengikuti mereka.

Untuk influencer, memiliki komunitas pengikut adalah hal yang paling penting untuk mereka. Untuk alasan itulah mereka merekomendasikan produk dan layanan kepada followers mereka. 

Keaslian dan kualitas konten yang mereka post secara langsung menentukan dampak dan jumlah pengikut mereka.

Baca Juga :  CTA: Definisi, Manfaat, Jenis, Contoh, dan Tips Membuatnya

Pilar konten dan kualitasnya menjadi sandaran kredibilitas dan identitas mereka sebagai seorang influencer.

KOL, di sisi lain, tidak mencari keuntungan dari hal seperti ini, tetapi justru menganggapnya sebagai pelengkap kegiatan sehari-hari mereka.

Kredibilitas mereka tak didasari jumlah audiens namun bertumpu pada pengetahuan mereka.

4. Komunikasi dengan audiens

Perbedaan utama lainnya antara kedua opinion leader ini menurut Trend, adalah cara mereka berkomunikasi dengan audiens mereka.

KOL cenderung menjadi komunikator satu arah sedangkan influencer adalah komunikator dua arah.

Influencer cenderung sangat terlibat dengan audiens mereka sementara KOL jarang menanggapi kembali komentar, pertanyaan, atau saran yang diajukan oleh para pengikutnya.

Bahkan ketika KOL merespons, kadang-kadang hanya melalui asisten pribadi atau manajer media sosial mereka.

Baca Juga: Branding Adalah Kunci Kemajuan Bisnis, Kok Bisa?

Itulah serangkaian perbedaan KOL dan influencer yang dapat kamu pelajari. Jika kamu ingin belajar lebih jauh lagi tentang influener, kamu bisa ikut kelas influencer yang tersedia di Glints ExpertClass. Diajarkan langsung oleh influencer terkenal di Indonesia.

Seperti yang sudah dijelaskan, influencer marketing dan dunia pemasaran umumnya sedang naik daun.

Maka, jangan sampai melewati kesempatan dan temukan lowongan pekerjaan marketing di kanal lowongan kerja Glints.

Kamu juga bisa belajar lebih banyak dengan pakar dunia pemasaran pada kategori kelas marketing di Glints ExpertClass, lho.

Yuk, cek kelasnya sekarang!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon