HRBP: Apa Itu, Tugas, Peran, Skill Penting, dan Gaji
Ditulis oleh : Idzni Meutia
HRBP atau HR Business Partner adalah profesi yang memiliki peran penting dalam pengelolaan sumber daya manusia di era modern seperti sekarang.
Secara garis besar, HRBP merupakan pengembangan dari HR management dengan tanggung jawab yang lebih strategis.
Biasanya, posisi ini diisi oleh individu yang sudah berpengalaman atau senior dalam bidang manajemen sumber daya manusia.
Lalu, apa saja tugas serta tanggung jawab seorang HRBP?
Untuk menjawab rasa penasaranmu, Glints telah menyiapkan pembahasan lengkap seputar HRBP, mulai dari pengertian, tugas, hingga peluang kariernya. Yuk, baca sampai selesai!
Isi Artikel
Apa Itu HRBP?
Sumber daya manusia atau human resources adalah aset paling berharga dalam sebuah organisasi.
Tidak heran, strategi yang diterapkan di bidang HR memiliki dampak besar terhadap keberhasilan bisnis perusahaan.
Menurut Robert Walters, HRBP atau HR business partner adalah posisi yang memiliki tanggung jawab untuk bekerja lebih dekat dengan organisasi.
Peran mereka tidak hanya mendukung, tetapi juga memberikan ide dan nilai dalam proses pengambilan keputusan bisnis.
Sederhananya, HRBP fokus pada pengembangan strategi yang mampu membuat departemen HR menjadi lebih efektif dan sejalan dengan tujuan perusahaan.
Salah satu prioritas utamanya adalah pengembangan bakat karyawan, yang membutuhkan pendekatan khusus mereka memiliki skill yang sesuai kebutuhan bisnis.
Mereka juga memastikan strategi ini selalu relevan dengan tujuan perusahaan.
Sebagai penghubung antara karyawan dan manajer, HR business partner membangun hubungan erat dengan para pemimpin bisnis untuk memberikan solusi atas berbagai tantangan.
Selain itu, mereka juga berperan menciptakan lingkungan kerja yang positif dan menjadi penasihat bagi tim leader.
Tugas dan Tanggung Jawab HRBP
Tanggung jawab dari HRBP bisa jadi berbeda-berbeda, tergantung pada kebijakan dari perusahaan masing-masing.
Namun, pada umumnya HRBP tidak memiliki tanggung jawab menjadi pengawas langsung tetapi lebih sebagai penasihat atau mentor untuk tim leader.
Dilansir dari Oyster HR, berikut adalah gambaran beberapa tugas utama yang biasanya dikelola oleh HRBP:
1. Mengelola gaji dan tunjangan
Tanggung jawab HRBP yang pertama adalah memastikan proses penggajian berjalan dengan tepat waktu dan sesuai aturan pajak yang berlaku.
Mereka juga mengatur struktur gaji dan tunjangan agar sesuai dengan tujuan perusahaan.
2. Menyusun dan memelihara kebijakan karyawan
Dengan kebijakan yang jelas, HR business partner membantu menciptakan lingkungan kerja yang aman dan menyenangkan.
Mereka juga bertugas memperbarui pedoman kebijakan bagi karyawan untuk mencegah kesalahpahaman yang dapat memengaruhi kepuasan kerja.
3. Mengatur program kesejahteraan karyawan
Tanggung jawab HRBP selanjutnya adalah mengelola keseimbangan antara kebutuhan karyawan dan keterbatasan anggaran bukanlah hal yang mudah.
Di sini, HRBP menggunakan keahlian mereka untuk memilih, mengelola, dan menyelenggarakan program kesejahteraan yang tepat bagi karyawan.
4. Memastikan karyawan patuh terhadap peraturan
Peraturan yang berlaku di tempat kerja sering kali berubah.
Di sinilah peran HRBP dibutuhkan, untuk memastikan perusahaan selalu mengikuti hukum ketenagakerjaan terbaru, yang sangat penting untuk mencegah risiko hukum.
5. Pelatihan dan pengembangan karyawan
Tempat kerja yang mendukung pengembangan profesional karyawan tidak hanya membuat mereka lebih terlibat, tetapi juga membantu mereka berkembang.
HRBP mengelola program pelatihan, mulai dari orientasi hingga pengembangan keterampilan, untuk mendukung pertumbuhan karyawan dan mengurangi tingkat keluar masuk karyawan.
6. Mengawasi sistem penilaian kinerja
Penilaian kinerja bisa menjadi hal yang sensitif, tetapi sangat penting untuk perkembangan karyawan.
7. Merekrut talenta terbaik
Proses perekrutan adalah tugas lain dari HRBP.
Dalam proses ini, HRBP bekerja sama dengan manajer untuk menentukan kebutuhan tenaga kerja dan memimpin proses perekrutan serta orientasi agar bisa menarik kandidat yang tepat.
8. Membangun budaya kerja yang positif
HRBP aktif dalam membangun budaya kerja yang positif dan inklusif, yang sejalan dengan nilai-nilai perusahaan, memastikan bahwa karyawan merasa dihargai, terhubung, dan termotivasi.
Peran HRBP
Secara umum, HR business partner (HRBP) memiliki peran penting dalam bekerja sama dengan manajemen untuk memastikan strategi HR selaras dengan arah perusahaan.
Berikut adalah beberapa peran utama yang dijalankan oleh HRBP dalam organisasi.
1. Partner strategis
HR business partner, sesuai dengan namanya, bekerja sama dengan pihak manajemen untuk memastikan strategi HR sejalan dengan tujuan besar perusahaan.
Mereka juga membantu merancang rencana bisnis dan menciptakan solusi untuk mendukung pertumbuhan perusahaan.
2. Ahli dalam administrasi
Sebagai ahli administrasi, HR menangani hal-hal teknis seperti penggajian, tunjangan, dan kepatuhan terhadap peraturan.
Peran ini memastikan semua proses administratif berjalan lancar agar perusahaan bisa fokus pada hal lainnya.
3. Pendukung kesejahteraan karyawan
HR dalam peran ini berfokus pada kebutuhan dan kesejahteraan karyawan.
Mereka mendengarkan keluhan, membantu menyelesaikan masalah, serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, sambil mendukung pengembangan diri karyawan agar tetap termotivasi dan produktif.
4. Pemimpin perubahan
Terakhir, HR business partner berperan memimpin organisasi dalam beradaptasi dengan perubahan.
Contohnya, memberikan teknologi atau cara kerja baru, dan memastikan transisi berjalan lancar untuk mempersiapkan tim menghadapi tantangan mendatang.
Skill yang Penting Dimiliki HRBP
Setelah mengetahui tugasnya di atas, bisa disebutkan bahwa HRBP adalah profesi dengan tanggung jawab yang cukup besar di perusahaan.
Itulah mengapa untuk mencapai profesi ini tidaklah mudah karena dibutuhkan pengalaman panjang di bidang HR management minimal selama delapan tahun, menurut SHRM.
Selain itu, juga diperlukan pemahaman yang baik dari berbagai hal penting dari bidang HR seperti hubungan karyawan, performance management, hingga undang-undang ketenagakerjaan.
Sementara itu, dikutip dari AIHR, berikut adalah berbagai skill yang dibutuhkan untuk menjadi seorang HRBP:
1. Kemampuan komunikasi yang baik
HR business partner harus mampu berkomunikasi dengan jelas dan efektif.
Sebagai penghubung antara manajer dan karyawan, HRBP harus bisa menyampaikan informasi secara langsung dan mudah dipahami oleh semua pihak.
Selain itu, HRBP juga perlu mendengarkan dengan baik agar bisa menanggapi masalah atau kebutuhan karyawan dengan tepat.
2. Kemampuan menyusun kebijakan yang adil dan jelas
Sebagai penanggung jawab dalam menciptakan kebijakan terkait karyawan, HRBP harus mampu menyusun aturan yang adil dan mudah dipahami.
Kebijakan ini harus mencerminkan tujuan perusahaan sekaligus mendukung kesejahteraan karyawan. HRBP juga harus memastikan kebijakan tersebut konsisten dan diterapkan dengan baik.
3. Kemampuan mengelola perubahan dengan bijak
Di lingkungan kerja yang dinamis, HRBP harus siap menghadapi perubahan, baik yang berkaitan dengan struktur organisasi, kebijakan, atau proses kerja lainnya.
HRBP perlu memastikan perubahan berjalan lancar tanpa mengganggu produktivitas dan motivasi karyawan.
Mereka juga harus mampu memberikan dukungan kepada karyawan agar bisa beradaptasi dengan perubahan tersebut.
4. Kemampuan mengelola konflik dengan baik
Setiap tempat kerja pasti memiliki tantangan, dan salah satunya adalah konflik antar karyawan.
HRBP harus memiliki kemampuan untuk menangani konflik dengan bijaksana, mencari solusi yang win-win bagi semua pihak, dan menjaga keharmonisan di lingkungan kerja.
5. Kemampuan dalam perencanaan dan pengembangan SDM
HR business partner juga harus memiliki kemampuan untuk merencanakan dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM).
Ini termasuk dalam merancang program pelatihan, mengidentifikasi kebutuhan keterampilan, dan memastikan karyawan terus berkembang untuk mencapai tujuan perusahaan.
Gaji HRBP
Apabila kamu tertarik untuk bekerja sebagai seorang HRBP, mengetahui berapa jumlah gaji yang didapatkan per bulannya perlu diketahui.
Hal ini agar kamu bisa mendapatkan gambaran berapa penghasilanmu sebagai HRBP serta menjadi bekal ketika dirimu ditanya ekspektasi gaji.
Berdasarkan riset yang Glints lakukan, rata-rata gaji untuk seorang HRBP di tingkat entry level berada di angka Rp2.500.000 – Rp5.000.000 per bulan.
Namun, angka ini tergantung pada lokasi dan jam terbang yang kamu miliki, serta bisa meningkat seiring pengalaman yang bertambah dan skills-mu yang semakin matang.
Itu dia penjelasan mengenai HRBP, mulai dari apa itu, tugas, skill penting, kualifikasi, hingga kisaran gaji untuk profesi ini.
Jika ingin mencoba profesi yang satu ini pastikan kamu memiliki kualifikasi yang dibutuhkan dan jangan menyerah untuk terus meningkatkan skill, ya.
Apabila kamu tertarik dengan industri human resources dan ingin serius berkarier di bidang tersebut, jangan lupa untuk mencari peluangnya di Glints, ya.
Di Glints, kamu bisa pakai fitur menarik untuk menemukan loker HR yang paling cocok, misalnya fitur untuk menyaring:
- lowongan kerja full time, part time, freelance, dan lainnya
- lowongan kerja untuk yang berpengalaman kurang dari 1 tahun atau belum punya pengalaman kerja sama sekali
Tunggu apa lagi? Segera cari dan lamar lowongan terbarunya sekarang!
