Hotelier: Arti, Tanggung Jawab, & Karakteristik yang Dibutuhkan
Ditulis oleh : Vivianisa
Industri hospitality memiliki berbagai macam profesi dalam melayani pelanggan, salah satunya adalah hotelier.
Profesi hotelier adalah profesi yang bisa dikatakan seperti seorang nahkoda dalam sebuah hotel.
Pasalnya, profesi ini memiliki peran penting dalam keberhasilan sebuah hotel melalui perencanaan yang telah disusun oleh sang hotelier.
Ingin tahu serba-serbi dari profesi ini? Simak paparan dari Glints di bawah ini!
Isi Artikel
Definisi Hotelier
Apakah istilah hotelier sudah cukup familier bagimu?
Dikutip dari Cambridge Dictionary, hotelier adalah seseorang yang mengelola atau memiliki sebuah hotel.
Universitas Binus juga menyatakan bahwa hotelier merupakan seseorang yang bertugas dalam mengawasi atau mengelola sebuah hotel.
Beberapa posisi seperti chief of executives, pemilik hotel serta manajer merupakan beberapa posisi yang tergolong dalam hotelier.
Atau jika kamu menemui seseorang yang mengenakan jas hitam dan berdasi di sebuah hotel, maka dapat dikatakan mereka adalah bagian dari hotelier.
Tanggung jawab yang dimiliki seorang hotelier tentunya lebih berat jika dibandingkan dengan staf hotel.
Hotelier memiliki tugas dan tanggung jawab besar untuk mengatur seluruh operasional dan kelancaran perusahaan yang berorientasi pada keuntungan bisnis.
Tanggung Jawab Seorang Hotelier
Lantas, apa saja tanggung jawab seorang hotelier?
Hotelier memiliki tugas yang berbeda dengan staff hotel lainnya.
Tugas harian seorang hotelier tidak berhadapan secara langsung dengan pelanggan.
Namun, tugas harian hotelier seperti menyusun strategi dan pengembangan bisnis akan berdampak secara tidak langsung kepada peningkatan kepuasan pelanggan.
Dirangkum dari Climb The Ladder, tugas seorang hotelier yaitu:
- mengelola anggaran untuk setiap departemen di dalam hotel
- memastikan bahwa penggunaan anggaran sesuai dengan perencanaan dan standar industri
- mengembangkan rencana pemasaran untuk mempromosikan hotel kepada pelanggan potensial
- mengimplementasi rencana pemasaran dengan berbagai metode seperti media sosial, iklan cetak, iklan televisi, dan word of mouth
- memantau jumlah pelanggan untuk memastikan bahwa kamar disewa pada waktu yang optimal untuk memaksimalkan pendapatan
- bekerja sama dengan manajemen untuk membuat program pelatihan karyawan
- memastikan bahwa karyawan memenuhi tanggung jawab pekerjaan mereka sesuai dengan standar perusahaan
- mengawasi semua aspek operasional hotel termasuk operasi meja depan, tata graha, layanan kamar, layanan makanan dan minuman, layanan pramutamu, layanan reservasi, dan layanan pelayan
- memastikan bahwa semua standar hotel dipenuhi oleh anggota staf dengan melakukan inspeksi mingguan terhadap fasilitas
- mewawancarai anggota staf tentang terkait evaluasi dan pemecahan masalah
- mengelola semua aspek operasi keuangan hotel seperti akuntansi dan penggajian
- mempekerjakan, melatih, menjadwalkan, mengawasi, dan mengevaluasi semua anggota staf di departemen
- mempekerjakan anggota staf baru sesuai kebutuhan
- berkoordinasi dengan vendor untuk mengatur produk dan layanan seperti seprai, makanan, persediaan minuman, dan perbaikan peralatan bila diperlukan
Karakteristik yang Diperlukan
Untuk menjadi seorang hotelier, diperlukan pengalaman kerja terlebih dahulu selama beberapa tahun.
Secara khusus, karakteristik seorang hotelier yang baik adalah sebagai berikut:
1. Senang bertemu dengan orang
Industri perhotelan melibatkan interaksi dengan berbagai tamu dari latar belakang dan budaya yang berbeda secara terus-menerus.
Dengan karakteristik ini, seorang hotelier menjadi lebih mampu hubungan yang positif dengan tamu serta memahami kebutuhan tamu.
Dengan begitu, pelayanan yang diberikan pun bisa lebih personal dan baik lagi.
2. Menjadi seorang generalist
Untuk menjadi hotelier yang andal memerlukan pengetahuan yang luas tentang berbagai aspek operasional hotel, seperti manajemen, customer service, keuangan, pemasaran, dan lainnya.
Pasalnya, hampir seluruh aspek di hotel berada dalam pengawasan seorang hotelier.
Dari hal yang terjadi di bar, restoran, meja resepsionis dan aspek-aspek lainnya.
Menjadi seorang generalist memungkinkanmu untuk mengatasi berbagai situasi dan masalah yang mungkin muncul dalam berjalannya operasi bisnis sehari-hari.
3. Tegas
Karakteristik ini sangat penting untuk dimiliki seorang hotelier untuk menangani situasi yang memerlukan kebijaksanaan atau penegakan kebijakan hotel secara tegas.
Contohnya seperti dalam menangani keluhan, menjaga kedisiplinan karyawan, atau mengatasi situasi darurat.
Tegas juga berarti memiliki sikap yang tenang dan tetap berpikiran jernih dalam menghadapi suatu situasi krisis.
4. Bersemangat
Seorang hotelier yang memiliki semangat tinggi akan memotivasi timnya dan meningkatkan antusiasme ke dalam pekerjaan.
Pasalnya, energi positif yang tercipta dapat menular kepada karyawan di hotel.
Semangat yang tinggi juga dapat membantu memotivasi tim untuk memberikan pelayanan terbaik kepada tamu.
5. Teliti
Seorang hotelier perlu memperhatikan detail, seperti kebersihan, perawatan fasilitas, dan perencanaan keuangan.
Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan bahwa hotel berfungsi dengan baik dan memenuhi standar tinggi.
Sehingga, dengan ketelitian yang tinggi dapat menjadi kunci dalam menjaga kualitas dan konsistensi dalam operasi hotel.
Keuntungan Bekerja di Industri Perhotelan
Industri perhotelan merupakan salah satu industri yang sangat dinamis dan terus berkembang.
Sehingga, bekerja di industri ini dapat memberikan keuntungan tertentu, dirangkum dari Indeed, contohnya seperti:
1. Karier yang berkembang
Industri perhotelan memiliki beragam peluang karier yang memungkinkan kita untuk memulai dari tingkat entry-level kemudian berkembang menjadi peran manajemen yang lebih tinggi.
Contohnya seperti mengawali karier sebagai pelayan restoran atau staf resepsionis dan kemudian naik ke posisi manajerial, seperti manajer hotel atau kepala departemen.
Untuk mendukung perkembangan karier karyawannya, perusahaan sering kali memberikan program pelatihan dan pengembangan yang memungkinkan karyawan.
2. Keamanan bekerja
Industri perhotelan merupakan salah satu industri yang dinamis dan terus berkembang.
Perhotelan juga merupakan salah satu layanan yang dibutuhkan oleh banyak orang seperti untuk berlibur, conference, atau acara kantor lainnya.
Karena kebutuhan akan hotel terus meningkat, terutama setelah melewati masa pandemi, industri ini memberikan keamanan bekerja (job security) bagi para karyawannya.
3. Meningkatnya transferable skills
Bekerja di industri perhotelan tentunya dapat mengembangkan berbagai keterampilan penting yang dibutuhkan di lingkungan hotel.
Contohnya seperti keterampilan komunikasi, customer service, manajemen waktu, kerja tim, dan lainnya.
Dari transferable skills tersebut dapat menjadi modal bagimu untuk mendapatkan pekerjaan di tempat atau fasilitas perhotelan yang berbeda.
Demikian paparan dari Glints seputar hotelier dari definisi, tanggung jawab hingga karakteristik yang penting untuk dimiliki.
Semoga informasi di atas dapat membantu perencanaan kariermu selanjutnya ya.
Jika kamu tertarik untuk menekuni industri perhotelan sebagai pilihan kariermu, terdapat berbagai macam jenis pekerjaan lainnya yang bisa kamu eksplor.
Pasalnya, peluang kerja di hotel tidak hanya menjadi hotelier saja.
Namun, kamu juga bisa meniti karier di bidang pelayanan tamu, manajerial, operasional, dan bidang kreatif.
Ingin tahu jenis-jenis pekerjaan di hotel lainnya?
Temukan jawabannya melalui artikel ini.
