Guru Penggerak: Definisi, Peran, Kompetensi, dan Cara Menjadi
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Guru penggerak adalah istilah yang disematkan kepada guru yang sudah menyelesaikan program pelatihan dan mengembangkan kompetensi tertentu.
Sejak dimulai pada tahun 2020, sudah terdapat 10 angkatan dari Program Guru Penggerak yang siap memajukan pendidikan Indonesia.
Ini adalah kesempatan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi mengajar dan kemampuan kepemimpinannya.
Kalau kamu tertarik untuk menjadi salah satunya, ayo pelajari dulu informasi penting di bawah ini yang sudah Glints rangkum untukmu!
Isi Artikel
Apa Itu Guru Penggerak?
Guru Penggerak adalah guru-guru terpilih yang sudah lulus seleksi dan menyelesaikan Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP).
Disebut guru terpilih karena tidak semua orang bisa mengikuti program PGP.
Program tersebut bertujuan untuk menyiapkan guru Indonesia untuk menjadi pemimpin pembelajaran dan berperan dalam mendorong transformasi pendidikan ke arah yang lebih baik.
Penyelenggara Program Pendidikan Guru Penggerak adalah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Selama 6 bulan, guru akan mengikuti berbagai jenis dan format pelatihan terutama dengan fokus peningkatan kemampuan keterampilan.
Namun, selama program, mereka tetap harus menjalankan tugasnya sebagai guru.
Kompetensi Guru Penggerak
Dikutip dari Kemendikbud, kompetensi yang harus dimiliki guru penggerak adalah sebagai berikut:
- Mengembangkan diri dan guru lain dengan refleksi, berbagi dan kolaborasi secara mandiri.
- Memiliki kematangan moral, emosi dan spiritual untuk berperilaku sesuai kode etik.
- Merencanakan, menjalankan, merefleksikan dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada murid dengan melibatkan orang tua.
- Berkolaborasi dengan orang tua dan komunitas untuk mengembangkan sekolah dan menumbuhkan kepemimpinan murid.
- Mengembangkan dan memimpin upaya mewujudkan visi sekolah yang berpihak pada murid dan relevan dengan kebutuhan komunitas di sekitar sekolah.
Nah, program PGP sendiri dirancang dengan berfokus pada pengembangan kompetensi di atas.
Peran Guru Penggerak
Setelah mengikuti serangkaian pelatihan, diharapkan guru penggerak dapat menjalani perannya sebagai agen perubahan pendidikan di daerahnya masing-masing.
Berikut adalah cara-cara yang bisa ditempuh guru penggerak dalam menjalani peran tersebut:
- Menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan di wilayahnya.
- Menjadi pengajar praktik bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah.
- Mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah.
- Membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antar guru dan pemangku kepentingan di dalam dan luar sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
- Menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well-being ekosistem pendidikan di sekolah.
Cara Menjadi Guru Penggerak
Jika berminat menjadi guru penggerak, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengetahui cara mendaftar program Pendidikan Guru Penggerak dari Kemendikbud.
Alur seleksinya cukup mudah dipahami. Kamu hanya perlu melengkapi berkas persyaratan, mengerjakan soal esai, dan wawancara.
Di bawah ini adalah rangkuman lengkap mengenai persyaratan dan alur pendaftaran program Pendidikan Guru Penggerak yang perlu kamu pahami.
Syarat mengikuti program PGP
- Guru ASN maupun non-ASN baik dari sekolah negeri maupun sekolah swasta, pada satuan pendidikan formal jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB yang memiliki SK mengajar.
- Kepala sekolah yang belum memiliki Nomor Registrasi Kepala Sekolah (NRKS),berstatus definitif dari ASN maupun non-ASN baik dari sekolah negeri maupun sekolah swasta, pada satuan pendidikan formal jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB.
- Memiliki akun guru di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
- Memiliki kualifikasi pendidikan minimal S1/D4.
- Memiliki pengalaman mengajar minimal 5 tahun.
- Memiliki masa sisa mengajar tidak kurang dari 10 tahun atau memiliki usia tidak lebih dari 50 tahun saat registrasi.
Berkas persyaratan Program Guru Penggerak
Sudah memenuhi persyaratan di atas? Sekarang saatnya menyiapkan berkas yang diperlukan.
Di bawah ini adalah berkas yang harus disiapkan untuk mendaftar program Pendidikan Guru Penggerak.
- Pasfoto.
- Kartu Tanda Penduduk.
- Ijazah S1/D4.
- Surat rekomendasi.
- SK pembagian tugas mengajar terbaru yang memuat jumlah jam mengajar (bagi guru), atau SK pengangkatan kepala sekolah (bagi kepala sekolah).
- Surat izin dari kepala sekolah tempat bekerja sesuai format (bagi guru).
- Surat izin dari kepala dinas pendidikan/ketua yayasan tempat bekerja sesuai format (bagi kepala sekolah).
- Rencana pelaksanaan pembelajaran atau modul ajar.
Alur seleksi Program Guru Penggerak
- Melakukan pendaftaran di laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/detil-program/
- Log in dengan cara input akun SIMPKB dan password.
- Upload berkas persyaratan yang telah ditentukan.
- Lengkapi CV di formulir yang telah disediakan (tidak perlu upload CV yang telah dibuat sendiri).
- Upload dokumen penting lainnya seperti KTP, surat dukungan pimpinan, hingga surat rekomendasi.
- Menyelesaikan semua pertanyaan esai yang tersedia.
- Mengerjakan tes bakat skolastik sesuai jadwal yang ditentukan.
- Tahap verifikasi, validasi, penilaian berkas dan esai.
- Simulasi mengajar dan wawancara.
- Pengumuman.
Demikian rangkuman dari Glints mengenai apa itu guru penggerak dan cara mendaftarnya.
Selain topik ini, Glints masih punya banyak artikel lain terkait profesi guru.
Misalnya tentang apa itu PPG, guru PPPK, guru honorer, contoh CV guru, hingga surat lamaran kerja guru.
Semua artikelnya dibuat untuk membantumu mengembangkan karier sebagai pengajar profesional.
Tertarik? Yuk, klik link ini untuk baca kumpulan artikelnya!
