Guru Bahasa Inggris: Tugas, Skill yang Penting, dan Cara Menjadi
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Jika kamu memiliki kemampuan berbahasa inggris yang baik dan senang mengajar, menjadi guru bahasa Inggris bisa menjadi pilihan yang tepat.
Dengan banyaknya perusahaan internasional dan organisasi global, kemampuan bahasa Inggris yang baik kini menjadi kebutuhan utama.
Maka tak heran, dalam era globalisasi saat ini, peran guru bahasa Inggris menjadi semakin dibutuhkan.
Untuk memahami pengertian dan tugas lengkap profesi ini, ayo simak pembahasan Glints berikut ini!
Isi Artikel
Apa Itu Guru Bahasa Inggris?
Guru bahasa Inggris adalah seorang pendidik yang fokus mengajarkan dan membimbing siswa dalam memahami berbagai teks bahasa Inggris.
Mengutip Teal, hal ini mencakup tata bahasa (grammar) dan kosakata (vocabulary), hingga bagian yang lebih rumit.
Mereka juga bertanggung jawab untuk menyiapkan materi pelajaran sesuai dengan kurikulum nasional, memberikan pekerjaan rumah, serta mengevaluasi ujian dan tugas siswa.
Profesi ini umumnya bekerja di sekolah, mulai dari SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, hingga lembaga bahasa.
Tugas Guru Bahasa Inggris
Sebagai guru bahasa Inggris, kamu berperan penting dalam mengembangkan keterampilan komunikasi siswa, baik tertulis maupun lisan.
Kegiatan ini meliputi kemampuan membaca, mendengarkan, berbicara, secara keseluruhan semua keterampilan dasar yang akan mendukung kesuksesan akademis siswa di masa depan.
Pada tingkat SD, kamu akan mengenalkan siswa mengenai berbagai kosa kata dalam bahasa Inggris, seperti kata benda (nouns), kata kerja (verbs) sederhana, dan kata sifat (adjectives).
Pengenalan ini dimulai dengan mempelajari abjad dan angka dalam bahasa Inggris, benda-benda sekitar, bagian tubuh, kemudian benda-benda lebih rumit seperti bagian bumi, hingga kalimat sapaan.
Dikutip dari WGU, berikut tugas umum guru bahasa Inggris, yang dibedakan berdasarkan kelompok usia anak didiknya:
Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Di tingkat SMP, guru bahasa Inggris biasanya fokus pada dasar-dasar keterampilan bahasa, seperti merangkai kosakata yang tepat sesuai dengan aturan grammar.
Kamu akan memperkenalkan berbagai jenis kalimat, seperti:
- perkenalan diri
- menanyakan kabar
- meminta maaf
- berterima kasih
- meminta izin
- memberikan selamat
- memberikan instruksi
- menanyakan arah
Di samping itu, di tingkat SMP, siswa juga akan mulai mempelajari bentuk kalimat yang lebih kompleks, seperti penggunaan simple past tense dan past continuous tense.
Dengan ini, siswa dapat memahami teks dengan lebih baik, meningkatkan kemampuan merangkai kosakata menjadi kalimat, serta meningkatkan kemampuan menulis, mendengarkan, dan berbicara.
Sekolah Menengah Atas (SMA)
Pada jenjang SMA, kamu akan bertugas mengajarkan analisis teks yang lebih kompleks dan variasi dalam struktur kalimat.
Beberapa contohnya sebagai berikut:
- Passive voice: Penggunaan kalimat pasif untuk berbagai tenses.
- Conditionals: Penggunaan first, second, dan third conditional untuk menyatakan kemungkinan dan situasi hipotetis.
- Reported speech: Mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung.
- Relative clauses: Penggunaan kata penghubung seperti who, which, that untuk memberikan informasi tambahan tentang subjek atau objek.
- Gerunds and infinitives: Penggunaan bentuk verb-ing dan to + verb.
Pembelajaran ini dapat dilakukan melalui bedah film atau karya sastra seperti novel atau dongeng klasik.
Kurikulum yang lebih mendalam ini diperlukan untuk mempersiapkan siswa mengikuti tes standar masuk perguruan tinggi, mengikuti beasiswa, atau dunia kerja.
Skill yang Penting Dimiliki
Agar dapat sukses menjalani peran ini, kamu memerlukan berbagai keterampilan penting. Berikut adalah keterampilan utama yang perlu dikuasai:
1. Keahlian pedagogis
Keahlian pedagogis adalah fondasi bagi setiap guru bahasa Inggris. Ini melibatkan pemahaman teori pembelajaran, metode pengajaran, dan pengembangan kurikulum.
Kamu harus bisa merancang rencana pelajaran yang sesuai dengan berbagai gaya belajar, mengevaluasi kemajuan siswa, dan memberikan umpan balik yang membangun.
Ini membantu memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk berkembang.
2. Komunikasi
Kemampuan berkomunikasi dengan siswa dari berbagai latar belakang budaya pun merupakan keterampilan yang penting dimiliki oleh guru bahasa Inggris.
Ini mencakup empati, kesabaran, dan kemampuan untuk mengelola dinamika kelas.
Dengan keterampilan ini, kamu bisa menciptakan suasana belajar yang inklusif di mana semua siswa merasa dihargai dan termotivasi untuk berbagi ide mereka.
3. Empati
Kemampuan untuk mendengarkan secara aktif dan merespons dengan sensitivitas adalah keterampilan penting untuk mendukung kesejahteraan emosional siswa.
Kamu perlu menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung membantu siswa merasa nyaman untuk berbagi dan berkembang.
4. Adaptabilitas
Selanjutnya, kemampuan beradaptasi juga penting dimiliki oleh profesi ini.
Ini karena tiap siswa memiliki kemampuan dan kebutuhan belajar yang berbeda.
Dengan tetap fleksibel, kamu dapat menangani berbagai situasi dan memberikan solusi yang produktif.
Misalnya, jika seorang siswa membutuhkan bantuan tambahan menjelang ujian, kamu bisa memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
5. Kesabaran
Mengajar siswa dengan berbagai latar belakang dan kemampuan memerlukan tingkat kesabaran yang tinggi.
Kesabaran memungkinkan kamu untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan setiap siswa, membantu mereka belajar dengan cara yang paling efektif.
6. Kemampuan menggunakan komputer
Keterampilan teknis sangat penting dalam peran ini.
Kamu akan dituntut menggunakan komputer untuk membuat presentasi, mencatat dan menyimpan dokumen, atau sebagai alat berkomunikasi dengan rekan kerja.
Kemampuan ini membantu dalam mempermudah dan memperkaya proses pengajaran.
7. Perhatian terhadap detail
Perhatian terhadap detail adalah keterampilan yang tak kalah penting dimiliki posisi ini.
Dikutip dari Indeed, ini karena banyak aturan tata bahasa melibatkan perbedaan kecil dalam kata-kata, tanda baca, dan ejaan.
Dengan keterampilan ini, kamu bisa dengan cepat menemukan dan memperbaiki kesalahan, memastikan siswa memahami dan menerapkan aturan bahasa dengan benar.
Cara Menjadi Guru Bahasa Inggris
1. Pendidikan formal
Langkah pertama yang harus kamu persiapkan adalah mengambil jurusan yang linear dengan karier ini.
Kamu dapat mengambil jenjang sarjana (S1) atau diploma empat (D4) di bidang pendidikan bahasa Inggris atau sastra Inggris.
Gelar ini biasanya diperoleh setelah menempuh pendidikan selama 3-4 tahun di universitas, baik negeri maupun swasta.
2. Sertifikat bahasa
Untuk mengukur kemahiran bahasa Inggris, kamu perlu mengikuti kursus TOEFL atau IELTS.
Untuk sertifikat TOEFL, kamu perlu mencapai nilai minimal 550. Sementara itu, untuk sertifikat IELTS, nilai minimal yang harus dicapai adalah 6.0.
Namun, sertifikasi ini akan disesuaikan dengan tempatmu mengajar nanti.
3. Pengalaman mengajar
Pengalaman magang juga penting dimiliki oleh guru bahasa Inggris.
Selain membuka peluang lebih lebar di dunia kerja, pengalaman ini dapat membantu kamu memperoleh keterampilan praktis yang diperlukan dalam proses mengajar.
4. Mencari pengalaman
Setelahnya kamu dapat melamar di sekolah tingkat SD hingga SMA, atau mengajar lembaga bahasa.
Selain itu, kamu juga dapat mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan atau Dalam Jabatan yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek.
Program ini memberikan sertifikat pendidik yang diterbitkan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).
Demikian penjelasan mengenai guru bahasa Inggris, mulai dari tugas, skill, hingga cara memulai kariernya.
Intinya, sebagai guru bahasa Inggris, kamu tidak hanya mengajarkan kosakata dan tata bahasa, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan komunikasi yang efektif.
Dengan ini, kamu dapat berkontribusi dalam mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di dunia kerja yang kompetitif.
Bagaimana? Sudah yakin mau memulai karier di bidang ini?
Yuk, cek berbagai lowongan guru bahasa Inggris terbaru di Glints yang terbuka untuk berbagai jenjang pengalaman, bahkan fresh graduate, lho.
