×

Gaji Tidak Sesuai dengan Usahamu? Ini yang Bisa Kamu Lakukan

February 28, 2019 | No Comments

gaji tidak sesuai

Mendapatkan gaji tidak sesuai dengan usaha adalah hal yang menyakitkan. Ini tentu akan membuat semangat kerjamu menurun, bahkan memengaruhi pula kinerjamu di perusahaan. Momen ini terkadang membuatmu ingin menyalahkan perusahaan atau atasan yang memberimu gaji tidak sesuai.

Kasus gaji tidak sesuai bisa terjadi karena berapa hal. Misalnya: perusahaan masih dalam tahap rintisan, sehingga anggarannya belum cukup untuk menggaji secara layak. Atau, perusahaan tengah menyimpan anggaran besarnya untuk kepentingan di masa depan.

Lalu, apakah kita hanya pasrah menerima gaji tidak sesuai? Oh, tentu tidak. Menurut The Everygirl, setidaknya ada empat cara yang bisa kita lakukan agar terlepas dari belenggu gaji tidak sesuai. Dan, membuat kita mendapatkan gaji yang sesuai dengan effort yang kita hasilkan. Apa saja cara-cara tersebut? Yuk simak saja ulasan di bawah ini!

Baca Juga: Tips Agar Kamu Bisa Naik Gaji

Negosiasikanlah ke Pihak Perusahaan Soal Benefit Apa Saja yang Bisa Kamu Dapat Selain Gaji

Gaji Tidak Sesuai: Negosiasikan

pexels.com

Seperti yang disebutkan sebelumnya, salah satu faktor gaji tidak sesuai usaha adalah anggaran perusahaan. Seringkali perusahaan meminta kita untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan yang menuntut usaha lebih. Sayangnya, usaha lebih yang mesti kita keluarkan tak sesuai dengan gaji yang didapat. Dan, perusahaan akan beralasan, “maaf ya, baru bisa kasih segini. Angaran kita masih terbatas.”

Untuk mengatasi situasi ini, kamu bisa mencoba menegosiasikan dirimu ke pihak perusahaan. Negosiasikanlah soal benefit apa saja yang bisa kamu terima dari perusahaan, selain dari gaji tidak sesuai yang kamu dapatkan. Ada beberapa benefit yang bisa kamu ajukan, yakni:

  • Kesempatan untuk mendapatkan mentorship atau bahkan menjadi mentor itu sendiri.
  • Kesempatan untuk mengikuti seminar atau konferensi yang berhubungan dengan industri atau profesimu.
  • Pelatihan lintas profesi yang memungkinkanmu mendapatkan profesi impian.
  • Fasilitas dan sarana yang menunjang pekerjaanmu. Seperti: laptop, Alat Tulis Kantor (ATK), atau coworking space yang biaya sewanya ditanggung oleh kantor.

Negosiasikanlah sejumlah benefit di atas hingga perusahaan mau untuk memberikannya padamu. Mendapatkan sejumlah benefit di atas akan membuatmu mendapatkan keuntungan lain dari perusahaan yang bisa menutupi gaji tidak sesuai usaha yang mereka berikan.

Meminta Kerja Remote

Selain sejumlah benefit di atas, ada satu benefit lain yang bisa kamu minta: kerja remote. Negosiasikanlah pada perusahaan supaya mereka mau memberikanmu kesempatan bekerja secara remote. Agar perusahaan mau memberikan sistem kerja remote padamu, maka cobalah beritahu mereka sejumlah manfaat kerja remoteMisalnya: membuatmu lebih produktif; sehat; dan bisa menghemat pengeluaran perusahan.

Bekerja secara remote bisa menjadi benefit yang berharga, selain gajimu sehari-hari. Jadi, kamu nggak akan terlalu kecewa bila perusahaanmu masih memberikan gaji tidak sesuai. Selama mereka mau memberimu kerja secara remote, maka selama itulah kamu tak perlu gusar akan gaji tidak sesuai usaha yang kamu dapat.

Kuliah Lagi

gaji tidak sesuai: kuliah lagi

Sumber: pexels.com

Baca Juga: Bagaimana Menentukan Gaji yang Kamu Pantas Dapatkan

Selain meminta kerja remote, kamu juga bisa meminta perusahaan untuk mengizinkanmu kuliah lagi. Selain untuk menutupi gaji tidak sesuai yang kamu dapat, kesempatan kuliah lagi juga bisa kamu manfaatkan untuk meningkatkan kemampuanmu. Siapa tahu, semakin meningkatnya kemampuanmu, bukan tak mungkin perusahaanmu tidak lagi memberikanmu gaji tidak sesuai, dan bersedia memberikan gaji yang lebih layak lagi.

Ada beberapa langkah untuk melakukan langkah mengantisipasi gaji tidak sesuai ini. Langkah-langkah itu ialah:

  • Tanyakanlah ke pihak HR-mu apakah perusahaan membuka kesempatan untuk kuliah lagi.
  • Buatlah surat pengajuan untuk kuliah lagi ke atasanmu. Pastikan pengajuan tersebut benar-benar dapat meyakinkan atasan dan perusahaanmu.
  • Pastikan untuk melakukan pengajuan tersebut di waktu yang tepat. Sebagai rekomendasi, cobalah untuk mengajukan permohonanmu itu sebulan sebelum rencana anggaran keuangan perusahaan. Ini dilakukan agar pengajuanmu bisa masuk ke rencana anggaran keuangan perusahaan. Dengan begitu, kamu pun bisa dibiayai oleh perusahaan untuk kuliah lagi.

Kalaupun tidak diberi kesempatan kuliah lagi, maka kamu bisa menegosiasikan sejumlah benefit yang berhubungan dengan pengembangan diri. Misalnya: kursus online; seminar; dan sejenisnya. Ini dilakukan agar kamu bisa mengembangkan kemampuanmu, kendatipun kamu tidak bisa melanjutkan kuliah lagi.

Meningkatkan kemampuan dengan bekuliah lagi bisa membuatmu terlepas dari gaji tidak sesuai. Tapi, kalaupun perusahaanmu masih saja memberi gaji tidak sesuai, maka kesempatanmu untuk kuliah bisa menambah kualitas CV-mu. Dan bukan tak mungkin, kamu pun bisa pindah ke perusahaan lain yang bisa memberimu gaji lebih layak.

Meminta Pekerjaan Baru

Mungkin cara ini agak aneh buat dilakoni. Namun, meminta pekerjaan baru bisa menjadi solusi alternatif kala kamu berada di fase gaji tidak sesuai usaha. Pekerjaan baru–terutama yang berlainan dengan posisimu yang sekarang–bisa membantumu memperluas skill-mu sebagai karyawan. Karyawan yang skill-nya luas biasanya bakal memiliki value yang tinggi.

Value yang tinggi secara tak langsung akan membuat perusahaanmu berhenti membayarmu dengan gaji tidak sesuai. Dan, kamu pun bisa terlepas dari fase gaji tidak sesuai usaha, serta mendapatkan gaji yang lebih layak lagi.

Selain empat cara di atas, ada satu cara pamungkas yang harus kamu lakukan. Cara tersebut ialah:

Resign!

gaji tidak sesuai: resign

Sumber: pexels.com

Baca Juga: Serba-serbi Slip Gaji dan Kegunaannya

Cara mengatasi gaji tidak sesuai ini dilakukan, bila kamu masih saja kerap mendapatkan gaji tidak sesuai usaha. Padahal, kamu sudah semaksimal mungkin melakukan sejumlah cara yang kami terangkan sebelumnya. Memaksakan diri bekerja dengan imbalan gaji tidak sesuai usaha akan sangat menyiksa; baik lahir maupun batin. Secara tak langsung, hal itu juga bisa memengaruhi performamu menjadi buruk. Dan kalau performamu buruk, perusahaanmu pun juga pasti akan merugi. Bukan begitu?

Jadi, daripada terus-terusan ngebatin akibat mendapat gaji tidak sesuai, mending kamu segera resign saja. Apalagi, jika sebelumnya kamu sudah melakukan sejumlah cara di atas, terutama cara yang ketiga dan keempat (kuliah lagi dan minta pekerjaan baru).

Oh ya, kalau kamu mau resign dan ingin mendapatkan pekerjaan dengan gaji layak, beberapa langkah di bawah ini bisa kamu lakukan:

  • Pastikan kalau pengajuan resign yang kamu lakukan tidak mendadak. Ya, minimal dua minggu atau sebulan sebelum kamu benar-benar resign dari perusahaanmu.
  • Tulislah surat resign-mu seefektif mungkin.
  • Sebelum kamu benar-benar meninggalkan tempat kerjamu, maka kerjakanlah sebaik mungkin pekerjaan terakhirmu di sana. Ini dilakukan agar kamu bisa memberikan kesan baik kepada perusahaan/tempat kerja yang bakal kamu tinggalkan.
  • Jangan lupa, mintalah surat rekomendasi dari perusahaanmu.

Baca Juga: Sudah Gajian? Jangan Lupa 8 Cara Ini Agar Uang Gak Numpang Lewat

Menerima gaji tidak sesuai usaha adalah hal yang menyakitkan. Bagaimana tidak, kita sudah kerja dengan usaha yang maksimal, namun gajinya yang didapat malah minimal. Kita tentu saja jangan berdiam diri saja, bila mengalami situasi tersebut. Melakukan sejumlah langkah antisipasi yang kami sebutkan di atas bisa sangat membantumu, agar terlepas dari fase gaji tidak sesuai usaha.

Oh ya, apakah kamu sedang mengalami fase gaji tidak sesuai dan hendak mencari pekerjaan baru? Kalau ya, yuk sign up di laman Glints untuk menemukan pekerjaan dengan gaji yang layak di sana!

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up