×

Bagaimana Menentukan Gaji yang Kamu Pantas Dapatkan

January 30, 2019 | No Comments

Ada banyak pertimbangan ketika kita menyangkut pilihan pekerjaan, apalagi untuk posisi dan pekerjaan baru. Selain pertimbangan mengenai posisi yang kita inginkan, lokasi kantor, kebanyakan calon pekerja kebingungan soal menentukan gaji.

Tidak hanya mereka yang baru pertama kali bekerja. Tidak sedikit dari para pekerja yang berencana untuk mencari kesempatan barupun kesulitan saat menentukan gaji yang mereka harapkan dari calon perusahaan. Biasanya, kandidat cenderung menghindari untuk memberikan ekspektasi gaji di awal dan membiarkan recruiter untuk memberikan penawaran. Akan tetapi, pada akhirnya bagaimanapun juga kandidat tetap harus bisa memberikan jawaban terkait kesesuaian gaji sebelum menerima pekerjaan.

Menentukan gaji memang persoalan memang perlu beberapa pertimbangan. Jangan sampai kamu memberikan harapan gaji yang terlalu rendah sehingga tidak mendapatkan apa yang kamu layak dapatkan. Dan jangan sampai juga kamu memberikan angka yang terlalu tinggi sehingga perusahaan menjadikan hal tersebut sebagai alasan untuk tidak menerima kamu.

Berikut beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk menentukan gaji yang tepat:

Baca Juga: Serba-serbi Slip Gaji dan Kegunaannya

#1 Lakukanlah Riset

Hal pertama yang bisa kamu lakukan untuk menentukan gaji adalah dengan melakukan riset. Saat mencari pekerjaan biasanya kamu sudah tahu posisi apa yang kamu inginkan. Cari referensi gaji minimum untuk posisi yang kamu inginkan yang ada di pasaran saat ini. Nilai gaji untuk seorang pekerja sendiri dipengaruhi oleh standar minimum untuk posisi tersebut, pengalaman, juga kemampuan yang dimiliki. Lakukanlah perhitungan standar gaji minimum yang kamu ketahui dengan pengalaman dan kemampuan kamu. Kamu juga bisa mempertimbangkan perusahaan yang kamu minati. Cari tahu kisaran nilai gaji yang biasa diberikan oleh perusahaan.

#2 Evaluasi Diri Kamu

Langkah yang ke-2 masih berhubungan dengan langkah sebelumnya untuk menentukan gaji. Selain riset yang kamu dapatkan, penting untuk mengevaluasi diri kamu sendiri. Kamu bisa mulai mencoba menilai latar belakang pendidikan kamu, sekaligus apa yang kamu miliki dari latar belakang pendidikan tersebut. Evaluasi apakah latar belakang pendidikan kamu benar-benar memberikan bekal baik itu dalam teori terkait pekerjaan yang kamu minati, atau mungkin soft skill yang membentuk diri kamu.

Setelah itu, pelajari pengalaman baik profesional maupun organisasi yang pernah kamu lakukan. Perhatikan kembali apakah pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk pekerjaan kamu selanjutnya. Kamu juga dapat mempertimbangkan kemampuan lainnya yang dapat menunjang karir kamu. Setelah mengevaluasi diri kamu, tentu akan lebih mudah dalam menentukan gaji untuk pekerjaan selanjutnya.

#3 Kalkulasi Pengeluaran Wajib

Baik kamu hidup sendiri ataupun dengan keluarga, kalkulasi pengeluaran yang wajib kamu keluarkan setiap bulannya. Pengeluaran wajib bulanan inilah ke mana mayoritas gaji kamu nantinya akan dikeluarkan. Oleh karena itu, penting untuk benar-benar menghitung berapa jumlah yang harus kamu keluarkan serta berapa yang kamu perlukan untuk keperluan lainnya. Kalkulasi pengeluaran tentu akan menentukan gaji yang kamu butuhkan untuk menunjang hidup secara jangka panjang.

#4 Ajukan Pertanyaan Saat Wawancara

Untuk menentukan gaji, kamu bisa melakukan pertimbangan lewat pertanyaan saat proses wawancara. Ingatlah untuk mengajukan pertanyaan yang dapat memberikan informasi terkait keuntungan yang akan kamu dapatkan sebagai karyawan selain gaji pokok. Tanyakan informasi terkait uang transportasi, asuransi, bonus, ataupun tunjangan lainnya.

Hal-hal lain seperti jam masuk kerja, lokasi kantor, serta ekspektasi yang diharapkan perusahaan untuk kamu nantinya saat bekerja di posisi yang kamu inginkan. Meski hal-hal tersebut tidak langsung menyebutkan soal keuntungan secara materi, namun tetap bisa menjadi pertimbangan kamu dalam memberikan angka gaji sesuai dengan apa yang kamu harapkan dan layak kamu dapatkan. Jangan sampai ketika nantinya kamu melakukan pekerjaan tidak sesuai dengan apa yang kamu pikirkan di awal, angka yang disepakati di awal menjadi tidak sepadan dengan kerja keras yang kamu lakukan.

#5 Coba Lakukan Negosiasi

Langkah ini mungkin tidak terlalu familiar untuk dilakukan terutama bagi para kandidat yang baru pertama kali mencari pekerjaan. Bernegosiasi akan menjadi hal yang sulit karena kekhawatiran melakukan tindakan yang salah. Akan tetapi, bukan berarti negosiasi dalam menentukan gaji dengan recruiter tidak bisa dilakukan.

Setelah kamu tahu betul apa yang kamu inginkan, butuhkan, serta mengevaluasi diri kamu sendiri, tentu di titik ini kamu sudah memiliki gambaran nilai gaji yang kamu harapkan. Persiapkan diri kamu dengan pertimbangan yang kamu punya sebelum melakukan negosiasi.

Jika penawaran yang diberikan perusahaan jauh lebih rendah dari yang kamu harapkan, jangan takut untuk memberikan angka yang kamu rasa layak kamu dapatkan. Akan tetapi, jika perusahaan menyatakan tidak dapat memberikan angka yang kamu harapkan, maka cobalah bernegosiasi dalam hal lainnya. Contohnya, kamu bisa bernegosiasi untuk bekerja di rumah selama beberapa hari dalam 1 minggu kerja untuk memotong biaya transportasi. Atau, kamu juga bisa bernegosiasi mengenai hari libur yang kamu dapatkan.

Menentukan gaji sesuai dengan apa yang kamu pikir layak kamu dapatkan dan menyesuaikan dengan apa yang perusahaan tawarkan memang bukan hal yang mudah. Akan tetapi, penting untuk memikirkan bahwa kamu worth it. Ketika kamu memberikan menentukan gaji kepada perusahaan, di saat yang sama kamu  juga perlu menunjukan keseriusan kamu ehingga perusahaan dapat melihat komitmen yang kamu tawarkan.

Baca Juga: Anti Boros Belanja Online Setelah Gajian, Cek di Sini!

Untuk tips seputar karir serta informasi lowongan pekerjaan, jangan lupa untuk sign up di Glints sekarang!

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up