Frugal Living: Arti, Bedanya vs Pelit, Manfaat, dan Trik Jalankan

Diperbarui 27 Apr 2023 - Dibaca 9 mnt
Ditulis oleh : Khairina F. Hidayati

Siapa bilang hemat itu sama dengan pelit? Dengan gaya hidup frugal alias frugal living, kamu bisa menekan pengeluaran secukupnya.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Tertarik menjalani lifestyle tersebut? Glints punya tips menjalaninya dalam artikel ini.

Sebelumnya, kita bahas apa itu frugal living. Ada juga penjelasan soal manfaatnya. Langsung saja, ini dia informasinya.

Apa Itu Frugal Living?

Mengutip Wealthsimple, frugal living adalah sebuah gaya hidup yang menekankan kesadaran alias mindfulness saat mengeluarkan uang. 

Banyak orang yang menyamakan gaya hidup ini dengan pelit. Padahal, keduanya berbeda, lho. 

Frugal living vs pelit

US News Money menuliskan, orang yang pelit sering kali takut membeli sesuatu.

Ketakutan itu mendorong pembelian barang yang murah. Padahal, barang murah tersebut punya kualitas yang buruk. 

Lain halnya dengan penganut gaya hidup frugal. Bagi mereka, membeli barang mahal bukanlah sebuah masalah.

Namun, barang tersebut haruslah punya kualitas baik dan sedang benar-benar dibutuhkan.

Manfaat Frugal Living

Sekarang, kita bahas berbagai manfaat dari gaya hidup frugal

1. Hidup lebih hemat

Tentu saja, dengan belanja lebih mindful, kamu bisa menghemat banyak uang. Sebab, pengeluaran impulsifmu banyak ditekan.

Tak hanya itu, kamu juga cenderung memilih barang yang berkualitas. Meski mahal, barang tersebut lebih awet. Jika dihitung-hitung, ini lebih hemat daripada terus-terusan membeli barang murah karena berkali-kali rusak.

Baca Juga: 5 Tips untuk Memulai Gaya Hidup Minimalis

2. Baik untuk lingkungan

Melansir The Simple Dollar, frugal living bisa membuatmu punya lebih sedikit barang. Gaya hidup seperti ini baik untuk lingkungan, lho.

Barang tak terpakaimu jadi tak banyak. Ini tentu baik, karena barang-barang tersebut sering kali berakhir di tempat pembuangan.

Baca Juga :  Sertifikasi Apa yang Harus Diperhatikan dari Manajer Investasi?

Padahal, produksi sebuah barang membutuhkan banyak energi. Salah satunya adalah bensin yang dipakai untuk transportasi barang tersebut.

Itulah mengapa, ketika tak punya banyak barang, kamu melakukan kebaikan untuk lingkungan.

Tips Frugal Living

Makin tertarik hidup secara frugal? Agar makin lancar, yuk, pakai tips-tips di bawah ini!

1. Atur budget makanmu

Pertama-tama, atur budget makanmu. Kalau bisa, coba masak sendiri, yuk! Sebab, masakan sendiri hampir selalu lebih murah daripada makanan yang dibeli.

Sesekali membeli jajan atau makan di luar tentu boleh-boleh saja. Misalnya, berlakukan aturan makan di luar hanya saat weekend.

2. Berkebun

Berkebun punya banyak manfaat. Frugal living adalah salah satunya. Sebab, bahan makanan yang harus kamu beli jadi lebih sedikit.

Kalau tak punya lahan, seperti dituliskan ABC, kamu bisa menanam sayur dan rempah di pot.

Baca Juga: 4 Alasan Mengapa Berkebun Itu Sehat untuk Mental, Yuk Cari Tahu!

3. Manfaatkan diskon untuk beli barang pokok

Tips gaya hidup frugal selanjutnya berkaitan dengan diskon. Ingat, diskon ini dipakai untuk berbelanja kebutuhan pokok seperti tisu, sayur, sabun mandi, dan lain-lain.

Hati-hati, diskon bukanlah pembenaran untuk berbelanja secara impulsif. Untuk mencegah hal ini, mengutip NerdWallet, kamu bisa membuat daftar belanja.

digital marketing saat ramadan

© Pexels.com

4. Buat kreasi do it yourself

Misalnya, kamu membutuhkan kotak untuk menyimpan barang-barang. Ternyata, kotak tersebut dijual seharga Rp30 ribu di sebuah marketplace.

Sepintas, harganya memang tak seberapa. Akan tetapi, kamu bisa lebih hemat kalau membuat kotak sendiri.

Coba beli kardus bekas, lem, dan kertas berwarna. Ketiga barang tersebut bisa kamu dapatkan dengan harga kurang dari Rp30 ribu.

Setelah itu, buatlah kotakmu sendiri. Dengan trik frugal living ini, kamu bisa menghemat pengeluaran.

Baca Juga :  Bantu Kamu Lebih Percaya Diri, Kenali Apa Itu Self-worth dan Cara Meraihnya

Baca Juga: Kerajinan dari Barang Bekas ini Bisa Jadi Inspirasimu Dikala Bosan

5. Evaluasi langganan kontenmu

Sadar atau tidak, langganan konten streaming hingga berita bisa menjadi sumber “bocor halus”. Harganya tak seberapa, tapi karena dibayar terus-menerus, uang terus keluar dari dompetmu.

Kalau konten-konten itu kamu tonton dan baca, tentu tak masalah. Kalau tidak, coba hentikan langganannya. Langkah itu akan menghemat uangmu.

6. Pakai barang berkualitas

Selanjutnya, pilihlah barang-barang yang berkualitas. Glints sudah sempat menyinggung tips frugal living ini di atas.

Saat membeli barang, fokuslah pada nilainya, bukan harganya. Apakah barang tersebut benar-benar kamu butuhkan? Selain itu, apakah kualitasnya memang bagus?

Misalnya, kamu ingin membeli laptop. Ada merek A yang berharga Rp20 juta, serta merek B yang harganya Rp5 juta.

Sekilas, merek B memang lebih murah. Akan tetapi, spesifikasinya kurang mumpuni, serta bahannya mudah kotor dan rusak.

Sementara itu, merek A punya spesifikasi yang tinggi. Build quality-nya juga lebih baik sehingga barang tersebut lebih awet.

Kalau memang dibutuhkan, para penganut gaya hidup frugal akan membeli laptop merek A. Meski lebih mahal, laptop tersebut lebih awet. Spesifikasinya yang tinggi juga membuat penggunaan laptop merek A lebih produktif.

7. Beli barang bekas

Ingin beli barang berkualitas dengan harga miring? Melansir US News Money, pembelian barang bekas adalah solusinya.

Dengan strategi ini, barang bermerek juga bisa didapat dengan harga miring, lho. 

Akan tetapi, hati-hati, ya. Pastikan barang bekas pilihanmu masih berkualitas.

8. Jalan-jalan di musim kerja

Jika kamu hobi jalan-jalan, baik keluar kota ataupun negara lain, coba pilih tanggal di mana orang jarang ambil cuti.

Hindari peak season seperti hari raya atau hari libur nasional.

Baca Juga :  Cara Cepat untuk Mengganti Alamat Email di Gmail, Outlook, dan Yahoo

Ambil cuti di tengah-tengah minggu misalnya, atau di bulan yang tidak ada tanggal merah sama sekali.

Biasanya tiket-tiket akan lebih murah dan akomodasi lebih terjangkau.

Baca Juga: 7 Cara Hemat Biaya Makan saat Liburan agar Tidak Kalap Kulineran

9. Kumpulkan kupon promo dan poin diskon

Berkaitan dengan jalan-jalan, biasanya beberapa aplikasi travel menyediakan poin yang bisa ditukar dengan kupon diskon atau promo.

Nah, manfaatkan hal tersebut dengan mengikuti syarat-syarat untuk dapatkan poinnya.

Setelah poin terkumpul cukup, tukarkan dengan kupon-kupon diskonnya.

Demikian pengertian, manfaat dan tips frugal living dari Glints. Agar makin maksimal, gaya hidup ini bisa kamu gabung dengan tips hemat lainnya, lho.

Yuk, intip berbagai tips-tips itu di bawah ini:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon