Angular atau AngularJS, Mana yang Terbaik untuk Website Kamu?

Diperbarui 27 Feb 2023 - Dibaca 5 mnt

Isi Artikel

    Kalau berbicara tentang framework untuk developer, Angular dan AngularJS adalah dua nama populer di jenisnya. Meski namanya cukup mirip, Angular dan AngularJS memiliki banyak perbedaan.

    Kedua framework ini diluncurkan pada tahun yang berbeda. Meski demikian, kamu dapat menggunakannya untuk membuat website berbasis HTML.

    Seperti apa perbedaan kedua framework ini? Yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut.

    Angular vs AngularJS

    Angular

    © Dev.to

    Framework Angular pertama kali diperkenalkan Google pada tahun 2012. Hingga saat ini, Angular menjadi salah satu framework terpopuler di kalangan developer untuk membuat website, baik untuk desktop maupun mobile.

    Biasanya, Angular digunakan untuk membangun aplikasi one-page client menggunakan HTML dan TypeScript. TypeScript digunakan untuk memudahkanmu dalam implementasi fungsi inti dan opsional ke dalam aplikasi yang kamu buat.

    Blok penyusun aplikasi Angular menggunakan NgModules.

    NgModules mengumpulkan seluruh kode terkait ke dalam set fungsional. Aplikasi Angular kemudian didefinisikan oleh satu set NgModules.

    Berikut beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan dengan menggunakan Angular.

    • Angular dapat digunakan untuk membangun dan memelihara pola desain proyek yang kamu buat. Sehingga, kamu tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk memastikan kode tersebut berjalan dengan baik.
    • Learning curve dari Angular cukup mudah. Angular menggunakan HTML dan TypeScript sehingga kamu masih bisa menggunakan berbagai fitur Angular seperti pengetikan statis, antarmuka, dekorator, dan lainnya.
    • Angular mendukung pengujian yang dibutuhkan menggunakan berbagai tools seperti Jasmine dan Protactor.
    • Kamu hanya membutuhkan satu framework untuk berbagai bentuk website yang dibuat baik desktop maupun mobile.

    Baca Juga: Ingin Jadi Software Developer? Pelajari Daftar Pertanyaan Interview Ini!

    AngularJS

    © Angularjs.org

    Framework AngularJS merupakan pengembangan dari Angular yang berbasis HTML.

    AngularJS  biasanya digunakan untuk mengembangkan website yang dinamis dengan JavaScript.

    Meskipun HTML umumnya digunakan untuk membangun website statis, kamu dapat mengubahnya menjadi website yang dinamis menggunakan AngularJS.

    AngularJS berusaha meminimalisir ketidakcocokan antara HTML yang berpusat pada dokumen dan apa yang dibutuhkan aplikasi dengan membuat konstruksi HTML baru.

    Ini beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan ketika menggunakan AngularJS untuk membangun website kamu.

    • User interface dari website yang dibangun dengan AngularJS lebih interaktif.
    • Tools yang disediakan oleh AngularJS lebih inklusif untuk pengembangan front-end.
    • AngularJS memiliki performa yang tinggi.
    • Kamu dapat menggunakan kembali kode-kode yang telah kamu buat.
    • Pengembangan front-end dapat dilakukan dan dikelola dengan mudah.

    Baca Juga: Bingung Memilih Framework yang Tepat untuk Website-mu? Ini 6 Tipsnya

    Perbedaan Angular dan AngularJS

    © Pexels.com

    1. Arsitektur

    Perbedaan pertama antara Angular dan AngularJS terletak pada arsitekturnya.

    AngularJS memiliki model-view-controller (MVC) yang bertindak sebagai komponen pusat.

    MVC bertugas mengelola data, logika, aturan, dan mengungkapkan bagaimana aplikasi berperilaku.

    • Model, yaitu tempat pengelolaan semua data disimpan.
    • View, menghasilkan output setelah meninjau informasi dalam model.
    • Controller, menerima masukan dan mengubahnya menjadi perintah yang dikirim ke model dan tampilan.

    Sementara itu, Angular menggunakan komponen yang direktif dengan template. Ada dua jenis arahan yang diguakan di Angular.

    • Arahan struktural yang mengubah tata letak DOM dengan mengganti elemennya.
    • Arahan atributif, mengubah perilaku DOM dan penampilan elemen.

    2. Mobile support

    Seperti yang telah dijelaskan di atas, AngularJS tidak dapat digunakan untuk membuat website untuk mobile. Kamu bisa menggunakan Angular untuk membuat website seperti itu.

    3. Performa dan kecepatan

    Perbedaan selanjutnya dari Angular dan AngularJS terletak pada performa dan kecepatan website yang dibangun.

    Pada AngularJS, terdapat fitur two-way binding yang dapat mengurangi upaya dan waktu konstruksi.

    Sementara itu, Angular meningkatkan struktur framework untuk memberikan peningkatan performa dan kecepatan website.

    4. Alat pendukung

    Teakhir, perbedaan antara kedua framework ini terletak pada alat pendukung atau tools yang disediakan.

    AngularJS bergantung pada tools pihak ketiga seperti IDE dan WebStorm.

    Sebaliknya, Angular menggunakan Command Line Interface (CLI) untuk mengurangi waktu saat membuat aplikasi.

    Baca Juga: Ini Letak Perbedaan JavaScript Framework dan JavaScript Library

    Lantas, mana yang lebih baik antara Angular dan AngularJS? Ini bergantung pada website seperti apa yang akan kamu kembangkan.

    Jika kamu ingin membuat website dengan tambilan yang dinamis, AngularJS dapat menjadi pilihan.

    Akan tetapi, kalau kamu ingin mengembangkan website yang dapat diakses melalui perangkat mobile, kamu bisa menggunakan Angular.

    Selain rangkuman di atas, Glints sudah menyiapkan beragam artikel yang dapat menambah wawasanmu di bidang web development.

    Penasaran apa saja? Yuk, klik di sini sekarang untuk temukan kumpulan artikelnya!


    Comments are closed.

    Artikel Terkait