Frontliner: Tugas, Jenjang Karier, Skill dan Gajinya
Ditulis oleh : Andre Oliver
Selain mempelajari apa itu frontliner, kamu juga perlu pelajari tugas hingga skill utamanya jika memang ingin memulai karier di pekerjaan ini. Frontliner sendiri adalah pekerjaan di bawah departemen customer service.
Umumnya, mereka bertugas untuk menciptakan lingkungan yang positif bagi pelanggan.
Mereka mewakili wajah atau suara bisnis dan menjadi yang pertama untuk berinteraksi dengan para customer.
Menurut riset Chron, pekerjaan satu ini sedang naik daun dan diperkirakan untuk tumbuh sebesar 5% hingga 2026 mendatang.
Nah, karena peluangnya menjanjikan, kali ini Glints akan paparkan definisi, tugas, gaji, dan kualifikasi frontliner untuk kamu yang tertarik mencari pekerjaan di bidang ini. Yuk, disimak!
Isi Artikel
Apa Itu Frontliner?
Jika dilihat dari kamus Oxford, frontliner adalah seseorang yang bekerja dengan melakukan interaksi langsung dengan pelanggan, klien, atau pengguna layanan perusahaan.
Mereka merupakan garda terdepan yang mengurusi aktivitas antara organisasi atau perusahaan dengan masyarakat umum.
Ini sesuai dengan nama dasarnya yaitu “frontliner” yang artinya “para garda/garis terdepan” secara harfiah.
Sebagai tambahan, Indeed juga menjelaskan bahwa frontliner artinya seseorang yang bekerja di bidang customer service dan sejenisnya.
Peluang kerjanya tersebar di berbagai bidang dan industri, seperti perhotelan, food and beverages, dan retail.
Mereka bertugas memerhatikan pelanggan atau klien, menangani masalah mereka, dan menjawab berbagai pertanyaan terkait perusahaan.
Jenis-Jenis Frontliner
Sejatinya, frontliner adalah sebutan yang memayungi profesi-profesi lain yang serupa.
Oleh karena itu, di beberapa perusahaan, ada yang menamakan pekerjaan ini dengan frontliner, ada juga yang memperjelas perannya ke dalam jenis pekerjaan yang berbeda.
Berikut adalah pemaparan mengenai jenis-jenis frontliner yang umumnya terdapat di sebuah perusahaan.
1. Customer support
Jenis frontliner yang jasanya kerap dibutuhkan oleh banyak perusahaan adalah para customer support.
Menurut Growth Engineering, mereka yang memegang jabatan ini bertugas untuk menerima seluruh keluhan dan pertanyaan yang diajukan oleh pelanggan.
Secara sederhana, tugas seorang customer support, antara lain:
- merespons pertanyaan pelanggan dengan waktu yang singkat dan akurat, lewat chat, telepon, atau email
- memahami kebutuhan pelanggan dan membantunya memakai fitur khusus
- memantau komplain pelanggan di sosial media dan menghubungi untuk membantunya
- menginformasikan kepada pelanggan soal fitur baru
- melakukan follow-up ke pelanggan apakah masakah sudah terselesaikan
- mengumpulkan feedback pelanggan dan menyampaikannya ke tim produk, sales, dan marketing
2. Teller
Jenis frontliner selanjutnya yang biasa ditemukan pada perusahaan besar adalah teller.
Peran mereka adalah untuk melayani pelanggan dalam urusan transaksi keuangan.
Maka dari itu, sering kali mereka terlihat mengirim atau menarik uang, memberikan bukti transaksi, dan mengelola invoice klien.
Jika dirangkum, berikut adalah tugas seorang teller:
- membantu nasabah dengan transaksi dasar, seperti menyetor dan pengambilan uang
- menerima uang cash, cek, dan bentuk pembayaran lainnya dari nasabah, serta menjaga slipnya secara rapi dan berurutan
- memastikan identitas nasabah dan dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap dan benar
- menjawab pertanyaan nasabah yang berhubungan dengan rekening mereka dan layanan bank
- memastikan keaslian uang dan cek yang diberikan
- menghitung uang cash sebelum dan sesudah jam kerja untuk memastikan jumlahnya
- menyediakan layanan khusus, seperti mencetak rekening koran, memesan kartu, menutup tabungan, mengeluarkan cek atau mata uang asing, mencairkan obligasi tabungan, dan membayar tagihan
Tugas Frontliner
Setelah mengetahui apa itu tugas frontliner yang lebih spesifik seperti CS dan teller, kamu juga perlu mengetahui tugas secara umumnya.
Berikut adalah pemaparan mengenai tugas-tugas frontliner di dalam perusahaan, sebagaimana diungkapkan Indeed.
- menyambut pelanggan saat mereka memasuki toko, kantor, atau restoran
- mengatasi masalah dan menyelesaikan konflik yang dihadapi pelanggan
- membantu pelanggan melakukan pemesanan, pembatalan, penukaran, atau pengembalian uang
- menjelaskan produk atau layanan kepada pelanggan secara menyeluruh
- menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh para pelanggan
- memproses penagihan atau pembayaran kepada para pelanggan
- melengkapi dan memperbarui akun bisnis pelanggan
- berkomunikasi dengan pelanggan secara langsung, melalui panggilan telepon, email, atau sistem chat yang disediakan perusahaan
- menghubungkan pelanggan dengan karyawan yang relevan dengan isu mereka
Gaji Frontliner
Kisaran gaji frontliner adalah sekitar Rp2.000.000 – Rp10.000.000.
Peran mereka paling banyak dibutuhkan di industri pariwisata dan perhotelan.
Rentang gajinya cukup jauh, karena sangat dipengaruhi oleh:
- upah minimum daerah
- tugas atau job description
- kualifikasi kandidat
Apakah kamu tertarik cari kerja sebagai frontliner? Yuk, cari lowongan terbarunya di Glints!
Tersedia info loker frontliner di kota-kota besar seperti Bali, Jakarta, Yogyakarta, Bandung, dan masih banyak lagi.
Kamu juga masih bisa cari lowongan dari kota/kabupaten lain di seluruh Indonesia.
Jangan lewatkan peluang, segera cari dan lamar lowongannya sekarang!
Jenjang Karier Frontliner
Mengingat ada 2 jenis frontliner yang paling umum, otomatis jenjang kariernya tentu akan berbeda di setiap masing-masing jenisnya.
Berikut adalah jenjang karier frontliner di masing-masing jenis.
1. Jenjang karier customer support
Kata Hubspot, setidaknya ada 5 jenjang karier bagi kamu yang memilih profesi ini, yaitu:
- representative atau associate (entry level)
- spesialis
- pemimpin tim
- manajer
- direktur
Sebagai frontliner tahap awal, kamu biasanya akan diberi tugas untuk menjawab pertanyaan pelanggan dan menyelesaikan masalah mereka.
Setelah kamu semakin mahir di kedua hal ini, kamu baru bisa naik ke level spesialis yang menguasai sebuah produk dan punya wewenang untuk melakukan eskalasi masalah, baik up-sell dan cross-sell.
Rata-rata, gaji pokok seorang customer support di Indonesia biasanya memiliki rentang gaji antara 3-5 juta setiap bulannya.
2. Jenjang karier teller
Untuk teller yang khususnya kerja di bank, jenjang karier yang tersedia cukup jelas.
Seorang fronliner teller bisa meraih posisi head of tellers atau dipindah ke posisi leadership lain.
Teller umumnya adalah entry-level. Seorang teller mungkin saja dipromosikan ke posisi sales, loan officer, atau bahkan posisi manajerial, terlebih jika didukung dengan latar belakang pendidikan yang dibutuhkan.
Sebagai seorang teller, rata-rata gaji yang mungkin dihasilkan per bulannya adalah sekitar 4-6 juta rupiah.
Kualifikasi Frontliner
Selain mempelajari apa itu forntliner, penting untuk tahu kualifikasi yang dibutuhkan di posisi ini.
Menurut Chron, frontliner umumnya memerlukan pendidikan dari jurusan komunikasi, manajemen, dan sejenisnya.
Perusahaan juga akan mengutamakan kandidat yang memiliki pengalaman di bidang CS, marketing, atau customer relations.
Namun, setiap perusahaan memiliki preferensi yang berbeda-beda. Jika kamu yang memiliki latar belakang yang berbeda, tidak menutup kemungkinan kamu bisa lolos seleksi.
Yang terpenting, kamu memahami betul apa itu frontliner dan apa saja skill yang harus dikuasai.
Skill yang Dibutuhkan Frontliner
Setelah melihat jenis-jenis beserta tugasnya, jelas bahwa frontliner adalah sebuah pekerjaan yang tak bisa disepelekan.
Lantas, apa itu skills yang harus dimiliki seorang frontliner agar bisa menjalannya dengan baik? Berikut jawaban lengkapnya.
1. Komunikasi verbal dan nonverbal
Pertama-tama, untuk menjadi frontliner, kamu perlu memiliki skill komunikasi verbal dan nonverbal.
Pasalnya, frontliner harus bisa mengomunikasikan solusi dan isu secara jelas kepada para pelanggan.
Tak hanya itu, frontliner juga perlu membaca gestur tubuh dan mimik wajah pelanggan supaya bisa menyimpulkan masalah mereka dengan baik.
2. Active listening
Berikutnya, frontliner harus memiliki keterampilan active listening yang mumpuni.
Skill ini dibutuhkan karena frontliner harus bisa menjawab pertanyaan atau mengatasi masalah pelanggan dengan cepat.
Nah, menggunakan active listening, mereka bisa mendengarkan keluhan pelanggan dengan penuh perhatian, sesuai yang disebutkan oleh Growth Engineering.
3. Empati dan problem solving
Dua kemampuan selanjutnya yang harus dikuasai frontliner adalah empati dan problem solving.
Frontliner dapat menggunakan empati untuk memahami dan bisa lebih terhubung dengan pelanggan.
Skill ini juga dapat membantu mereka membina hubungan yang positif dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Di sisi lain, keterampilan problem solving diperlukan agar frontliner dapat memberikan solusi terbaik kepada para pelanggan.
4. Resilience
Apa itu resilience dan mengapa penting bagi frontliner? Skill ini merujuk pada kemampuan untuk beradaptasi dan tetap teguh dalam situasi sulit.
Menghadapi banyak orang terkadang memang menguras tenaga dan pikiran.
Resiliensi yang baik mampu membantu para frontliner untuk bertahan dalam mengghadapi tugas sulit berhubungan dengan konsumen.
5. Critical thinking
Permasalahan pelanggan yang lebih kompleks dari biasanya, menuntut frontliner untuk mampu berpikir kritis.
Kemampuan berpikir kritis inilah yang membantu mereka agar dapat menghasilkan problem solving yang terbaik.
Critical thinking skill meliputi kemampuan untuk memahami akar masalah, menganalisis situasi, dan mempertimbangkan alternatif solusi yang ada secara rasional.
6. Fleksibel
Bekerja sebagai frontliner artinya kamu siap menghadapi berbagai jenis orang dengan sikap dan permasalahan yang berbeda-beda.
Interaksi yang terbentuk pun pasti bersifat unik. Setiap keluhan mungkin memerlukan respon dan penanganan yang berbeda pula.
Maka dari itu, seorang frontliner harus bisa fleksibel dalam menanggapi kebutuhan mereka.
7. Computer literacy
Beberapa pekerjaan frontliner mungkin memang tidak melibatkan administrasi yang terlalu rumit.
Meskipun begitu, mereka tetap dituntut untuk memiliki kemampuan komputer dasar. Sebagian besar pengelolaan informasi perusahaan kini pasti telah beralih menggunakan perangkat digital.
Skill yang satu ini meliputi kemampuan untuk beradaptasi dengan software baru, Microsoft Office, dan perangkat lunak lainnya yang digunakan oleh perusahaan.
Demikian pembahasan dari Glints mengenai apa itu frontliner, tugas frontliner, kualifikasi, hingga skill yang dibutuhkan agar bisa menjadi frontliner yang handal.
Sudah merasa memenuhi kualifikasinya? Atau mau pelajari dulu lebih lanjut lowongan-lowongan frontliner?
Yuk, cek loker frontliner yang ada di Glints!
Kamu bisa menyaring info lokernya sesuai kriteria yang diinginkan, misalnya berdasarkan:
- kualifikasi pendidikan (untuk lulusan SMA/SMK, S1, dan lainnya)
- minimum pengalaman kerja (di bawah 1 tahun, 1-3 tahun, dan lainnya)
Klik tombol di bawah untuk cari lowongannya!
