10 Film tentang Pemuda yang Inspiratif dan Sarat Makna

Tayang 17 Okt 2022 - Dibaca 6 mnt

Isi Artikel

    Saat Hari Sumpah Pemuda, ada banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk merayakannya. Salah satu cara sederhananya adalah menonton film tentang pemuda yang menginspirasi.

    Nah, kali ini Glints membawakan 10 rekomendasi film yang tak hanya bercerita tentang semangat anak muda, tetapi juga bertema keberagaman Indonesia.

    Dengan menonton film-film ini, semoga kita sebagai anak muda semakin sadar untuk mempererat tali persaudaraan dan merawat warisan bangsa.

    Tak perlu berlama lagi, ini dia 10 rekomendasi filmnya khusus untukmu!

    Baca Juga: Perluas Wawasan dengan 6 Rekomendasi Film Tentang Keuangan Berikut

    1. 3 Srikandi (2016)

    Film tentang pemuda yang satu ini menceritakan tentang 3 atlet perempuan Indonesia yang bekerja keras untuk mewakili Indonesia di Olimpiade Seoul 1988.

    Ketiga atlet perempuan ini akhirnya berhasil mencetak rekor sebagai orang pertama dari Indonesia yang meraih medali dalam olimpiade tersebut setelah melewati banyak konflik dan hambatan.

    Film ini dibintangi oleh nama-nama aktris terkenal Indonesia, mulai dari Bunga Citra Lestari, Chelsea Islan, dan Tara Basro.

    Sebagai pemuda Indonesia, mereka berhasil menyampaikan pesan untuk terus menjaga semangat mengharumkan nama Indonesia, meskipun tantangannya sangat besar terutama ketika proses latihan menuju olimpiade.

    2. Negeri Dongeng (2017)

    Negeri Dongeng (2017) merupakan film berdasarkan kisah nyata yang bercerita tentang perjalanan 7 sineas muda Indonesia yang mendaki 7 puncak gunung tertinggi di Indonesia.

    Penonton diajak untuk melihat Indonesia lebih dekat. Setiap perjalanan mereka masing-masing memiliki makna tersendiri yang membuat penonton semakin takjub akan budaya dan kekayaan alam Indonesia.

    Film ini sangat cocok ditonton untuk memperingati sumpah pemuda. Selain semangat pemuda yang sangat terasa, kebanggaan dan cinta terhadap tanah air dijamin akan bertambah ketika menonton filmnya.

    3. Rudy Habibie (2016)

    Film tentang pemuda selanjutnya adalah film yang mengisahkan masa muda presiden ketiga Indonesia, B.J Habibie.

    Berbeda dengan film Habibie & Ainun (2012), Rudy Habibie (2016) lebih berfokus menceritakan perjalanan Habibie ketika bersekolah di Jerman.

    Di Jerman, Habibie bertemu dengan pemuda Indonesia lainnya. Bersama mereka, Habibie berjuang untuk lolos ujian masuk kampus RWTH.

    Habibie kemudian bermimpi menjadikan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Aachen Jerman sebagai wadah untuk mahasiswa Indonesia di sana yang ingin membangun negeri, terutama dalam industri penerbangan.

    Baca Juga: 11 Profesi di Bidang Film yang Sedang Naik Daun, Tertarik?

    4. Denias, Senandung di Atas Awan (2006)

    Diangkat dari kisah nyata seorang anak bernama Janias, film ini menceritakan tentang kisah hidup anak suku pedalaman Papua untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

    Tinggal di kaki gunung Jayawijaya, Denias bersungguh-sungguh menuntut ilmu bersama gurunya yang diperankan oleh aktor senior Indonesia, Mathias Muchus.

    Film ini sangat inspiratif dan mampu mendorong kita untuk menjadi anak bangsa yang tekun menuntut ilmu, merawat mimpi, dan berjuang meraihnya.

    Selain itu, kita juga bisa menikmati indahnya alam Papua yang kembali mengingatkan kita bahwa sebagai pewaris tanah air, kita harus menjaganya dengan baik.

    Dilansir dari Direktorat Sekolah Menengah Pertama, film ini bahkan berhasil mendapatkan beberapa penghargaan pada Festival Film Indonesia.

    5. Sang Pemimpi (2009)

    Film tentang pemuda yang selanjutnya merupakan adaptasi dari novel dengan judul yang sama karangan Andrea Hirata.

    Bagi kamu yang sudah menonton Laskar Pelangi, kamu wajib menonton film ini karena Sang Pemimpi (2009) mengandung lanjutan ceritanya.

    Ikal, Arai, dan Jimbron memasuki masa remaja dan memulai perjalanan mencari jati diri. Mereka juga mulai menghadapi konflik yang berhubungan dengan asmara.

    Apa yang mereka alami dan pasti banyak juga dialami oleh anak muda di luar sana. Kamu bisa mendapatkan banyak perspektif dan pelajaran baru dari film ini.

    6. Negeri Lima Menara (2015)

    Sama seperti Sang Pemimpi, film ini juga diadaptasi dari novel dengan judul serupa karya Ahmad Fuadi.

    Alif merupakan anak sederhana yang ingin melanjutkan kuliah ke ITB. Namun, akhirnya ia mengikuti keinginan kedua orang tuanya untuk melanjutkan pendidikan ke pesantren.

    Di pesantren, awalnya Alif mengalami masa sulit sampai ia berkawan dengan 5 anak lainnya. Sering berjalannya waktu, mereka bersahabat baik dan perlahan kegigihan untuk belajar semakin muncul.

    Kamu pasti akan dibuat takjub dengan bagaimana mereka berenam selalu berpikir visioner dan bercita-cita besar sampai mampu menuntut ilmu ke berbagai belahan dunia, mulai dari Eropa hingga Afrika.

    7. 3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta (2010)

    Sedikit berbeda dengan genre film-film di atas, film tentang pemuda yang satu ini bergenre komedi romantis yang mengisahkan kisah asmara dua sejoli yang beda agama dan etnis.

    Hal ini tentu banyak juga dialami oleh anak muda di Indonesia, bukan?

    Di samping plot cerita tentang asmara, film ini mengingatkan kita untuk selalu menghormati keberagaman karena kita masih satu bangsa dan satu tanah air.

    Tak heran jika film ini berhasil membawa pulang 7 penghargaan Festival Film Indonesia 2010. Pasalnya, keberhasilannya menyuguhkan cerita bertema agama dan etnis menjadi tontonan segar yang dapat dinikmati.

    Baca Juga: 8 Buku Quarter Life Crisis Rekomendasi Glints

    8. Cahaya dari Timur (2014)

    Dibintangi oleh Chicco Jerikho dan Shafira Umm, film Cahaya dari Timur (2014) juga mengangkat isu sensitif di masyarakat dan menyajikannya ke dalam sebuah cerita yang menginspirasi.

    Tokoh utama Sani Tawainella berjuang untuk menyelamatkan anak-anak di kampung halamannya yang terdampak konflik agama melalui sepak bola.

    Pernahkah kamu membayangkan apa yang terjadi dalam satu tim sepak bola yang terdiri dari anak-anak yang memeluk berbagai agama berbeda?

    Tonton film yang berdasarkan kisah nyata ini untuk menyaksikan bagaimana Sani mengatasi hambatan tersebut.

    9. ? (Tanda Tanya) (2011)

    Film tentang pemuda yang satu ini masih bertemakan keberagaman Indonesia. Sekali lagi, film ini mengingatkan generasi muda dan masyarakat bahwa perbedaan itu seharusnya dirayakan, bukan dipermasalahkan.

    Selain ceritanya yang mengagumkan, film ini juga bertabur bintang muda Indonesia, mulai dari Revalina S. Temat, Reza Rahadian, Rio Dewanto, Agus Kuncoro, Hengky Solaiman, dan Endhita.

    Setelah menonton film ini, pasti langsung tumbuh keinginan dalam diri untuk terus menjaga toleransi dengan sesama.

    10. Negeri Van Oranje (2015)

    Nah, jika kamu ingin menikmati tontonan dengan cerita anak muda yang lebih ringan, Negeri Van Oranje (2015) jawabannya.

    Komedinya ada, bumbu percintaannya ada, cerita yang sarat akan makna persahabatan juga ada.

    Yang terpenting, film ini juga menunjukkan eratnya tali persaudaraan antarsaudara sebangsa yang sedang menimba ilmu di negeri orang.

    Sejak bersahabat, 5 tokoh utama di film ini (Chicco Jerikho, Ge Pamungkas, Tatjana Saphira, Abimana Aryasatya, dan Arifin Putra) selalu berbagi suka dan duka bersama-sama.

    Kamu bisa saksikan film ini untuk mempelajari bagaimana mereka mengatasi situasi saat persahabatan mereka diuji dengan konflik asmara.

    Baca Juga: 12 Prinsip Dasar Animasi Besutan Disney, Animator Wajib Tahu

    Demikian 10 film tentang pemuda rekomendasi dari Glints. Cerita tentang masalah anak muda dan keberagaman di dalamnya pasti bisa memberimu banyak pelajaran dan perspektif baru.

    Perlu rekomendasi film lainnya?

    Tak usah khawatir karena Glints punya banyak rekomendasi film lain yang tak kalah inspiratif. Mulai dari film tema bisnis, kemerdekaan, hingga karier.

    Kamu bisa temukan rekomendasi lainnya di artikel Glints Blog secara gratis.

    Tunggu apa lagi? Ayo baca dan temukan kumpulan artikelnya di sini!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait