Etika Penelitian: Apa Itu, Mengapa Penting & Contohnya
Ditulis oleh : M. Ichsan Medina
Ketika kamu sedang membuat skripsi, salah satu hal yang perlu diperhatikan sejak awal penyusunan hingga akhir adalah etika penelitian. Namun, apa itu maksudnya?
Dengan mematuhi etika yang berlaku ini, kamu memastikan tidak ada pihak yang diragukan saat proses penyusunan skripsimu.
Ketahui apa itu etika penelitian di artikel Glints berikut ini, yuk!
Isi Artikel
Apa Itu Etika Penelitian?
Mengutip City University of Hong Kong dan WHO, etika penelitian adalah sebuah prinsip yang memandumu dalam merancang dan melakukan sebuah penelitian.
Setiap peneliti, termasuk mahasiswa yang sedang menyusun skripsi, harus mematuhi kode etik yang berlaku ketika mengambil data dari orang lain yang berperan sebagai partisipan studinya.
Tujuan dari sebuah penelitian biasanya adalah untuk:
- memahami suatu fenomena di dunia nyata
- mencari tahu perawatan yang paling efektif terhadap suatu penyakit
- mempelajari suatu perilaku
- mencari cara untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang
- dan masih banyak lagi
Nah, terlepas dari apa yang akan kamu teliti dan bagaimana pelaksanaannya, terdapat beberapa etika penelitian yang fungsinya adalah untuk:
- melindungi hak-hak partisipan penelitian
- meningkatkan kevalidan sebuah penelitian
- menjaga integritas akademik dan bidang ilmu
Mengapa Etika Penelitian Penting?
Dari penjelasan singkat di atas, bisa diketahui bahwa saat menyusun skripsi kamu harus mematuhi beberapa etika yang sudah ditetapkan.
Mengutip Scribbr, etika penelitian begitu penting agar menjaga:
- integritas keilmuan
- hak asasi manusia dan martabatnya
- kolaborasi antara ilmu pengetahuan dan masyarakat
Tak hanya itu, prinsip-prinsip etika ini juga memastikan partisipasi di penelitianmu dilakukan secara sukarela, terinformasi, serta aman bagi subjek.
Mematuhi etika yang berlaku juga memastikan penelitianmu dilakukan menggunakan metode dan prosedur yang etis, seiring kamu mencoba mencapai tujuan studimu.
Perlu diingat bahwa partisipan penelitianmu tidak boleh disakiti sehingga sebisa mungkin kamu harus menghindari hal-hal yang dapat mencelakakan mereka.
Melanggar etika yang berlaku juga dapat menurunkan kredibilitas penelitianmu karena orang lain tidak akan percaya datamu yang diambil menggunakan metode yang dipertanyakan.
Contoh Etika Penelitian
Sebenarnya, kamu bisa mematuhi berbagai etika yang berlaku ini saat menyusun skripsimu karena cukup mudah dilakukan.
Berikut adalah beberapa contoh sederhana dari etika penelitian yang bisa kamu pelajari saat mengerjakan skripsimu masih mengutip Scribbr dan NIEHS.
- meminta izin dan persetujuan dari partisipan penelitian sebelum mengambil data
- tidak memalsukan atau memanipulasi data yang didapatkan selama penelitian
- menyebutkan secara jelas seputar metodologi penelitian, sumber data, dan teknik pengolahan data yang dilakukan dalam skripsi
- merahasiakan identitas dan data pribadi partisipan penelitian serta tidak menyebarkannya ke pihak lain tanpa izin
- berhati-hati dalam mengambil data dan memastikannya untuk tidak bocor ke pihak lain
- apabila partisipan penelitian melibatkan anak-anak atau individu yang rentan, meminta izin dan persetujuan dari pihak yang terkait seperti orang tua
- memastikan binatang yang digunakan sebagai subjek penelitian diperlakukan dengan penuh kehati-hatian
- tidak melakukan plagiat saat menyusun skripsi
Itu adalah paparan singkat seputar etika penelitian yang bisa kamu pelajari.
Intinya, pastikan kamu memenuhi beragam etika yang berlaku saat sedang menyusun skripsi agar penelitianmu valid serta menjaga integritasmu sebagai peneliti dan mahasiswa.
Setelah tahu beragam etika yang harus diperhatikan, Glints punya beragam tips yang bisa kamu terapkan agar skripsimu cepat selesai.
Yuk, klik tombol di bawah untuk baca artikelnya! Gratis!
