eSIM: Apa Itu, Kelebihan, dan Operator yang Mulai Menggunakan
Ditulis oleh : Idzni Meutia
eSIM adalah salah satu inovasi dari kartu SIM Card biasa, yang sebelumnya telah tersedia dalam tiga ukuran (standar, nano, dan mikro).
Penggunaan eSIM membuat pengguna tak perlu repot gonta-ganti SIM card dengan alat pelepas kartu SIM.
Hal ini tentunya memudahkan ketika berpergian, baik itu ke luar kota maupun ke luar negeri.
Nah, kira-kira apa lagi ya, kelebihan eSIM? Bagaimana cara aktivasinya?
Langsung saja, simak penjelasan lebih dalam seputar eSIM dalam artikel Glints di bawah ini!
Isi Artikel
Apa Itu eSIM?
Dikutip dari Kompas, eSIM, atau Embedded Subscriber Identity Module, adalah teknologi SIM digital yang memungkinkan pengguna ponsel untuk mengaktifkan paket seluler dari operator tanpa memerlukan kartu SIM fisik.
Menurut Kominfo, e-SIM tertanam di perangkat dan dapat diaktifkan jarak jauh oleh operator setempat untuk wilayah tertentu.
Pengguna e-SIM bisa menggunakan layanan seluler lintas negara dengan mengaktifkannya di negara tujuan.
Teknologi ini memungkinkan satu ponsel dan e-SIM untuk digunakan di berbagai negara tanpa perlu menukar kartu SIM sesuai operator lokal.
Kelebihan eSIM
Berikut adalah beberapa kelebihan eSIM:
1. Penggunaan yang mudah
Dengan adanya SIM elektronik, pengguna tidak perlu repot mengganti kartu SIM secara fisik ketika ingin berganti operator atau bepergian ke luar negeri.
Dikutip dari Android Authority, ukurannya pun yang sangat kecil. Hanya 6×5 mm dengan ketebalan 0,67 mm.
Kartu ini tertanam langsung pada perangkat, di mana perubahan operator jaringannya pun dapat dilakukan melalui aplikasi.
Sehingga menghemat waktu dan tenaga pengguna.
2. Akses global yang fleksibel
Pengguna juga dengan mudah terhubung ke jaringan seluler di berbagai negara tanpa perlu mencari kartu SIM lokal.
Penggunanya hanya perlu mengunduh profil jaringan yang sesuai dengan wilayah mereka saat berada di luar negeri.
3. Transisi operator yang cepat
Proses beralih dari satu operator ke operator lain menjadi lebih cepat dan efisien, karena tidak ada kebutuhan untuk melakukan perubahan fisik pada perangkat.
Dikutip dari Forbes, kamu bahkan mungkin memiliki dua nomor telepon pada satu perangkat.
Ini akan sangat memudahkan jika kamu ingin nomor yang terpisah untuk penggunaan pribadi dan bisnis atau pekerjaan.
4. Penyimpanan kontak yang efisien
Perbedaan mencolok antara kartu SIM fisik dan elektronik adalah tempat penyimpanan kontak.
Jika biasanya kontak disimpan pada kartu SIM fisik, SIM elektronik menggunakan sistem cloud yang disediakan oleh penyedia eSIM.
Ini memberikan keleluasaan bagi pengguna karena kontak tetap aman, bahkan jika kartu fisik rusak atau hilang.
5. Proses aktivasi mudah dan aman
Aktivasi kartu SIM fisik biasanya membutuhkan registrasi manual. Sedangkan SIM elektronik menawarkan proses yang lebih praktis.
Selain itu, proses penggunaan eSIM juga meningkatkan keamanan sebab tidak dapat dilepas dengan mudah dari perangkat.
Sehingga, jika terjadi pencurian, perangkat masih dapat dilacak.
Cara Aktivasi eSIM
Bagi kamu yang tertarik menggunakan SIM eletronik ini, aktivasi bisa dilakukan sendiri dengan mudah, di mana pun dan kapan pun.
Dikutip dari Axis, berikut langkah-langkahnya:
Aktivasi di iOS
- Buka menu Pengaturan di ponselmu.
- Pilih ‘Koneksi’ atau ‘Connections’.
- Klik ‘Pengaturan SIM Card’ atau ‘SIM Card Settings’.
- Pilih ‘Tambahkan Paket Seluler’ atau ‘Add Cellular Package’.
- Pilih menu ‘Pindai Kode QR’ atau ‘Scan QR Code’.
- Pindai kode QR pada paket kartu eSIM kamu.
- Layar iPhone akan memuncul notifikasi berupa ‘Cellular Package Detected’ yang artinya kartu telah terdeteksi.
- Klik ‘Lanjutkan’ atau ‘Continue’ dan tunggu hingga kamu mendapatkan kode konfirmasi.
- Copy dan paste kode tersebut dan pastikan urutan nomor sudah benar.
- Jika nomor sudah terdaftar, klik ‘OK’.
- Setelahnya, proses aktivasi selesai dan eSIM sudah bisa digunakan seperti biasa.
Aktivasi di Android
- Buka menu Pengaturan di HP Android kamu..
- Pilih ‘Pengaturan SIM Card’ atau ‘SIM Card Settings’.
- Klik ‘Koneksi’ atau ‘Connections’.
- Lalu, klik opsi ‘Tambahkan Paket Seluler’ atau ‘Add Cellular Package’.
- Pilih ‘Pindai Kode QR’ atau ‘Scan QR Code’.
- Setelahnya, pindai kode QR yang tertera pada paket kartu perdana eSIM.
- Tunggu hingga layar HP menginformasikan eSIM telah terdeteksi, lalu klik ‘Lanjutkan’.
- Pilih saluran default yang ingin kamu gunakan dan klik ‘Lanjutkan’ atau ‘Continue’.
- Selesai! eSIM sudah berhasil aktif dan bisa digunakan seperti biasa.
Operator Indonesia yang Telah Menggunakan eSIM
Dikutip dari Detik, berikut beberapa operator di Indonesia yang telah menggunakan eSIM:
1. Smartfren
Smartfren merupakan operator seluler pertama di Indonesia yang menyediakan layanan SIM elektronik yang telah diresmikan sejak bulan Juli 2019.
Aktivasi dari Smartfren dapat dilakukan dengan memindai QR code di gerai operator tersebut, menyediakan cara yang mudah dan cepat bagi pengguna untuk mengaktifkan layanan ini.
2. Indosat Ooredoo Hutchison
Operator kedua yang mengaktifkan eSIM adalah Indosat Ooredoo Hutchison yang merilis layanan eSIM pada Desember 2022 silam.
Proses penggunaannya sendiri melibatkan penggantian kartu SIM lama dengan mengaktifkan nomor baru, diikuti dengan aktivasi menggunakan QR code di gerai operator tersebut.
3. XL Axiata
XL Axiata menyusul aktivasi SIM elektronik pada tahun 2023.
Group Head Corporate Communications XL Axiata, Retno Wulan, dilansir dari Detik, menyebut, eSIM tidak langsung menggantikan versi fisiknya.
Namun, adanya perubahan yang dilakukan akan serupa dengan pemadaman jaringan 3G, yang dilakukan secara bertahap.
Demikian informasi seputar eSIM.
Selain paparan di atas, kamu bisa mendapatkan lebih banyak informasi, tips, dan trik seputar teknologi dengan baca kumpulan artikel Teknologi yang sudah Glints siapkan.
Mulai dari rekomendasi smartphone 3 jutaan sampai power bank terbaik dengan daya besar.
Kamu bisa mengakses dan baca ragam artikelnya secara gratis dengan klik di sini sekarang!
