Equipment: Apa Itu, Jenis, Manfaat, dan Bedanya dengan Supplies

Diperbarui 11 Nov 2024 - Dibaca 6 mnt
Ditulis oleh : Idzni Meutia

Dalam dunia bisnis, “equipment” adalah istilah yang sering muncul dan menjadi bagian penting dari operasional sehari-hari.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan equipment?

Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian, jenis-jenis, manfaat, karakteristik, dan perbedaannya dengan supplies.

Simak penjelasannya berikut ini, yuk!

Baca Juga: Facebook Ads vs Boost Post: Ini Cara Tentukan yang Cocok Buatmu

Apa Itu Equipment?

Berdasarkan definisi dari Cambridge Dictionary, equipment dapat diartikan sebagai peralatan, misalnya peralatan kantor.

Menurut BDC, equipment dianggap sebagai aset jangka panjang yang memberikan manfaat bagi bisnis selama bertahun-tahun.

Contoh-contoh equipment mencakup komputer, printer, papan tulis, mesin fotokopi, meja kerja, projektor, dan koneksi Wi-Fi.

Berbeda dengan aset tidak berwujud seperti hak paten atau merek dagang, equipment memiliki bentuk fisik yang dapat dilihat dan digunakan.

Dalam konteks bisnis, equipment mencakup berbagai alat yang diperlukan untuk menjalankan operasional sehari-hari, mulai dari peralatan kecil hingga besar.

Dengan demikian, equipment menjadi elemen penting dalam memastikan kelancaran fungsi bisnis.

Tanpa equipment yang memadai, aktivitas operasional perusahaan dapat terhambat, sehingga mempengaruhi produktivitas dan efektivitas kerja karyawan.

Memiliki equipment yang tepat tidak hanya mendukung operasional sehari-hari tetapi juga berkontribusi pada pencapaian tujuan jangka panjang perusahaan.

Jenis-Jenis Equipment

Dalam dunia bisnis, terdapat dua kategori equipment berdasarkan ukuran dan fungsinya:

1. Peralatan kecil

Banyak orang berpikir bahwa equipment selalu berukuran besar. Namun, peralatan kecil juga termasuk dalam kategori equipment.

Contoh peralatan kecil yang sering digunakan di perusahaan antara lain obeng, mouse, kalkulator, dan lemari penyimpanan.

Baca Juga :  UMP 2024 Semua Provinsi Sudah Ditetapkan, Cek Angkanya!

Meskipun ukurannya kecil, peralatan ini tetap memiliki nilai dan akan dicatat sebagai aktiva tetap dalam laporan keuangan karena digunakan dalam jangka waktu yang lama.

2. Peralatan besar

Peralatan besar adalah equipment yang memiliki pengaruh signifikan terhadap aktivitas operasional perusahaan.

Contoh dari peralatan besar ini mencakup kendaraan pengangkut, mesin produksi, gedung perkantoran, dan perabotan kantor.

Peralatan besar ini umumnya membutuhkan modal yang lebih tinggi untuk pembeliannya, namun mereka memberikan keuntungan besar bagi perusahaan dalam jangka panjang.

Manfaat Equipment

Dilansir dari Robin Waite, menggunakan equipment yang tepat dalam bisnis memiliki berbagai manfaat, antara lain:

1. Meningkatkan produktivitas

Equipment yang tepat dapat mendukung tim kamu untuk bekerja lebih efisien.

Dengan adanya peralatan yang sesuai, berbagai tugas dapat diselesaikan lebih cepat dan lebih baik.

Misalnya, Wi-Fi dengan akses internet yang cepat memungkinkan karyawan untuk mengakses aplikasi dan data secara real-time, memudahkan kolaborasi antar tim, dan mengurangi waktu yang terbuang karena gangguan koneksi.

Dengan demikian, karyawan dapat menyelesaikan tugas mereka lebih cepat dan efisien, meningkatkan kinerja keseluruhan perusahaan.

2. Kualitas kerja yang lebih baik

Ketika kamu menggunakan equipment yang tepat, hasil kerja yang dihasilkan pun akan lebih berkualitas.

Hal ini membantu perusahaan dalam memenuhi bahkan melebihi ekspektasi pelanggan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan reputasi bisnis.

3. Keselamatan kerja

Memiliki equipment yang sesuai juga berkontribusi pada keselamatan kerja.

Menggunakan alat yang tepat dapat mengurangi risiko kecelakaan dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi karyawan.

Baca Juga: RAB: Apa Itu, Fungsi, Manfaat, Contoh, Cara Membuat

Karakteristik Equipment

Berikut adalah karakteristik equipment yang membedakannya dari barang lain, antara lain:

  1. Ukuran yang lebih besar: Sebagian besar equipment memiliki ukuran yang lebih besar dan biasanya memerlukan anggaran yang lebih tinggi untuk pembelian.
  2. Biaya penyusutan: Equipment dianggap sebagai aktiva tetap dan akan mengalami penyusutan seiring berjalannya waktu. Misalnya, mesin produksi yang digunakan secara intensif akan kehilangan nilainya.
  3. Usia pemakaian di atas 1 tahun: Equipment umumnya memiliki masa pakai lebih dari satu tahun, sehingga alat baru.
  4. Kemungkinan dijual kembali: Setelah masa pakainya berakhir, equipment yang tidak terpakai dapat dijual meskipun dengan harga yang lebih rendah.
  5. Memerlukan energi: Banyak jenis equipment memerlukan tenaga listrik atau bahan bakar untuk beroperasi, seperti mesin produksi dan kendaraan pengangkut.
Baca Juga :  7 Cara Menghindar Jadi Bahan Gosip di Kantor

Perbedaan Equipment dan Supplies

Sering kali, orang-orang menganggap equipment dan supplies sebagai hal yang sama.

Meskipun keduanya mendukung operasional perusahaan, mereka memiliki perbedaan mendasar yang signifikan.

Memahami perbedaan ini penting karena dapat mempengaruhi keputusan manajerial dan pengelolaan aset perusahaan secara keseluruhan.

Berikut adalah beberapa ciri-ciri yang membedakan equipment dari supplies:

Ciri-ciri equipment

  1. Habis pakai dan menyusut: Equipment adalah barang yang habis pakai dan mengalami penyusutan seiring waktu.
  2. Dapat dijual kembali: Equipment umumnya memiliki nilai jual kembali yang dapat dimanfaatkan.
  3. Umur ekonomis: Equipment biasanya memiliki umur ekonomis lebih dari satu tahun.
  4. Ukuran dan harga: Memiliki ukuran yang lebih besar dan harga yang tinggi dibandingkan supplies.
  5. Kebutuhan energi: Umumnya memerlukan listrik dan/atau bahan bakar untuk beroperasi.
  6. Peran penting: Berperan penting dalam operasional perusahaan, mendukung fungsi utama bisnis.

Ciri-ciri supplies

  1. Habis pakai tanpa penyusutan: Supplies umumnya bisa habis pakai, tetapi tidak mengalami penyusutan.
  2. Tidak bisa dijual kembali: Supplies tidak memiliki nilai jual kembali yang berarti.
  3. Umur ekonomis: Umur ekonomis supplies biasanya kurang dari satu tahun.
  4. Ukuran dan harga: Ukurannya lebih kecil dan harganya lebih rendah dibandingkan equipment.
  5. Tidak memerlukan energi: Supplies tidak memerlukan listrik dan/atau bahan bakar untuk digunakan.
  6. Sebagai pelengkap: Berperan sebagai pelengkap peralatan operasional, mendukung penggunaan equipment.
Baca Juga: RPP: Pengertian, Prinsip, Cara Membuat, dan Contohnya

Itu dia informasi seputar equipment, dari jenis, manfaat, karakteristik, hingga perbedaannya dengan supplies.

Butuh rekomendasi dan tips lain seputar tools kerja?

Ayo baca artikel lainnya di Glints Blog! Ada kategori khusus yang membahas artikel-artikel terkait tools dan penunjang kerja yang bisa kamu baca secara gratis.

Tools tersebut bisa membantumu menyelesaikan pekerjaan dengan lebih efektif dan efisien.

Baca Juga :  Customer Interview: Definisi, Manfaat, dan Cara Melakukannya

Tunggu apa lagi? Ayo klik link ini sekarang untuk temukan kumpulan artikel terbarunya!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon