Cara Menulis Email Reschedule Meeting Beserta Contohnya

Tayang 25 Sep 2022 - Dibaca 6 mnt

Isi Artikel

    Mengajukan perubahan jadwal rapat adalah hal yang mungkin dapat terjadi saat bekerja. Oleh karena itu, kamu harus mempelajari cara menulis email reschedule meeting yang baik.

    Email reschedule meeting adalah pesan yang sopan dan formal untuk memberitahu para peserta rapat bahwa terdapat perubahan pada penjadwalan.

    Menurut Indeed, sangatlah penting bagi karyawan untuk dapat menulis email mengganti jadwal meeting dengan cara yang profesional.

    Pada artikel ini, kamu akan mempelajari cara menulis email permohonan perubahan jadwal serta contohnya dalam Bahasa Indonesia maupun Inggris. Yuk, disimak!

    Cara Menulis Email Reschedule Meeting

    Membuat sebuah perubahan jadwal rapat melalui email tentu tidak bisa dilakukan dengan sembarangan.

    Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan ketika meminta perubahan jadwal rapat:

    1. Tulis subject email dengan jelas

    Pertama-tama, ingatlah untuk mengisi kolom subject email dengan jelas. Kamu bisa menuliskan tujuan dari email ini pada kolom tersebut.

    Sebagai contoh, kamu bisa menuliskan:

    • Perubahan pada Jadwal Rapat Evaluasi Tim Marketing
    • Reschedule Request for Marketing Evaluation Meeting

    2. Masukkan salam pembuka

    Pada bagian awal isi email, kamu harus menulis salam pembuka layaknya surat formal. Kamu bisa gunakan sapaan seperti “Selamat pagi, Bpk./Bu. X” atau “Dear, Mr./Ms.X”

    Jika si penerima pesan adalah rekan kerja atau setara, kamu bisa menggunakan sapaan yang lebih informal seperti “Selamat pagi, Jeremy” atau “Dear, Jeremy”

    Baca Juga: Baru Mulai Kerja? Ketahui Dulu 7 Jenis Meeting Ini

    3. Sertakan alasan di balik reschedule

    Dilansir Glassdoor, kamu harus bisa memberikan alasan yang kredibel saat menulis email reschedule meeting.

    Ketika menjelaskan alasan reschedule rapat, gunakanlah kalimat yang singkat dan padat agar dapat mudah dimengerti penerima.

    Selanjutnya, untuk menunjukkan etika kerja yang baik, ucapkan juga permohonan maaf atas perubahan jadwal tersebut.

    Contoh menulis alasan pada email reschedule meeting dengan sopan bisa kamu cek di bawah.

    4. Berikan tanggal dan jam yang baru

    Pada paragraf berikutnya, kamu dapat memberikan informasi mengenai tanggal dan jam meeting yang baru.

    Jika sudah mengetahui waktu tetapnya, tanyakan kepada penerima email apakah mereka dapat menghadiri rapat pada tanggal dan jam tersebut.

    Jika belum, kamu dapat menanyakan kepada penerima email kapan mereka memiliki waktu luang untuk rapat.

    Baca Juga: 11 Tips Memimpin Meeting agar Lancar dan Efektif

    5. Tutup dengan salam penutup

    Pada salam penutup, ungkapkan rasa terima kasih dan sekali lagi minta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dialami karena perubahan jadwal.

    Dengan mengucapkan kedua hal ini di akhir email reschedule meeting, kamu akan terlihat lebih profesional dan beretika.

    6. Kirimkan email di waktu yang tepat

    Selain memperhatikan cara penulisan email, satu hal lagi yang perlu kamu diingat adalah mengenai waktu pengiriman.

    Pada umumnya, kamu harus untuk sesegera mungkin memberitahu peserta rapat jika terdapat perubahan pada jadwal meeting.

    Dengan begitu, peserta rapat juga dapat menyesuaikan waktu mereka dengan jadwal meeting yang baru.

    Namun, jika terjadi perubahan jadwal rapat yang sangat mendadak, kamu bisa mengirimkan email dan juga mengabari peserta rapat melalui media lainnya.

    Contoh Menulis Email Reschedule Meeting

    Setelah membaca hal-hal yang perlu diperhatikan ketika menulis email reschedule meeting, berikut Glints juga memberikan contohnya dalam dua bahasa.

    Dalam bahasa Indonesia

    infografis cara menulis email reschedule meeting bahasa indonesia

    Dalam bahasa Inggris

    infografis cara menulis email reschedule meeting bahasa inggris

    Baca Juga: 6 Tips Meeting Online Agar Kondusif dan Produktif

    Nah, itulah penjelasan Glints mengenai cara menulis email reschedule meeting dan juga contohnya.

    Selain informasi ini, kamu bisa menemukan ragam artikel penting seputar meeting di Glints Blog.

    Beragam infonya akan membuatmu tahu bagaimana cara menjalani meeting, mulai dari persiapan hingga etikanya.

    Yuk, cek berbagai artikelnya di sini!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait