Drop Out: Arti, Pertimbangan, Alasan, Bisa Kuliah Lagi atau Tidak?
Ditulis oleh : M. Ichsan Medina
Saat kuliah, mungkin kamu pernah mendengarkan kata drop out. Namun, apakah kamu tahu apa artinya drop out?
Simak penjelasan singkat Glints berikut ini untuk tahu apa itu drop out, yuk!
Isi Artikel
Arti Drop Out
Menurut Sydle, drop out artinya adalah mahasiswa yang memutus atau diputus hubungan studinya secara resmi dari perguruan tinggi tempatnya belajar.
Sehingga, seorang mahasiswa yang drop out tidak bisa mendapatkan gelar di program studi pilihannya.
Dari penjelasan di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa seorang mahasiswa bisa mengajukan drop out secara resmi ke pihak universitas.
Namun, universitas juga bisa men-drop out seorang mahasiswa karena beberapa sebab. Menurut Biz Community, beberapa sebab tersebut adalah sebagai berikut;
- tidak bisa menyelesaikan studi sesuai jangka waktu yang ditentukan
- melanggar ketentuan yang berlaku di perguruan tinggi terkait
- melakukan kecurangan seperti plagiat atau memanipulasi nilai
- melakukan tindak kriminal
- memiliki IPK yang tidak memenuhi standar program studi dan universitas tempatnya belajar
Pertimbangan Drop Out
Apabila kamu memiliki pertimbangan untuk drop out dari kuliah, perlu diketahui bahwa dirimu tak bisa melakukannya secara sembarangan.
Kamu perlu melakukan pertimbangan yang matang terlebih dahulu karena keputusan drop out kuliah dapat berdampak ke kariermu.
Meski begitu, perlu diingat bahwa mengambil keputusan untuk drop out sangat personal dan tergantung oleh situasi setiap orang.
Berikut adalah beberapa pertimbangan seperti kelebihan serta kekurangan yang bisa dipikirkan terlebih dahulu apabila ingin drop out mengutip Trade Schools dan Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya.
Kelebihan melakukan drop out
- kamu bisa bekerja sehingga bisa mendapatkan uang dan pengalaman lebih awal ketimbang mahasiswa yang berkuliah
- kamu bisa mengeksplorasi hal-hal yang disukai sehingga dapat membangun karier dari sana
- kamu bisa belajar skills praktik yang tidak diajarkan di perguruan tinggi
Kekurangan melakukan drop out
- kamu tidak bisa memiliki ijazah resmi sehingga peluang pekerjaan menjadi terbatas dan mengalami kesulitan ketika melamar pekerjaan
- kamu bisa diminta mejelaskan keputusanmu melakukan drop out terutama saat interview kerja
- dapat mengalami kesulitan untuk naik jabatan karena beberapa posisi yang tinggi mengharuskan seseorang memiliki pendidikan formal
Alasan Drop Out
Dari penjelasan di atas, bisa diketahui bahwa drop out dapat diinisiasi baik oleh pihak perguruan tinggi maupun mahasiswa.
Artinya, mahasiswa juga bisa mengajukan diri untuk drop out selama alasan yang disertakannya bisa diterima pihak perguruan tinggi.
Berikut adalah beberapa alasan yang umum digunakan mahasiswa untuk mengajukan drop out menyadur Indeed.
1. Perubahan prioritas dan kesempatan
Salah satu alasan yang umum digunakan mahasiswa untuk drop out yaitu perubahan prioritas dan kesempatan yang dimiliki.
Misalnya, seorang mahasiswa yang tujuan kariernya berubah dan merasa dirinya tidak membutuhkan gelar lagi bisa mengajukan diri untuk drop out.
Meski begitu, pastikan apakah gelar yang akan dilepas dapat memenuhi persyaratan entry level dari bidang karier yang ingin dijalani.
2. Kesulitan akademik
Memiliki kesulitan akademik juga menjadi alasan lain untuk drop out.
Artinya, seorang mahasiswa yang merasa bahwa program studi yang ia jalani terlalu sulit dan dirinya tidak bisa lulus dengan nilai yang memuaskan dapat mengajukan drop out.
3. Kesulitan finansial
Seorang mahasiswa yang mengalami kesulitan finansial sehingga tidak dapat membayar UKT juga bisa mengajukan diri untuk drop out.
Biasanya, pihak kampus akan menawarkan program beasiswa yang bisa didapatkan mahasiswa terkait untuk mencegah dirinya drop out.
4. Sakit
Alasan lain yang umum digunakan untuk mengajukan drop out adalah sakit, terutama apabila mahasiswa mengalami penyakit keras atau kecelakaan parah.
Meski begitu, perguruan tinggi biasanya mengajukan opsi di mana mahasiswa bisa mengambil cuti untuk menjalani pemulihan.
Sudah Drop Out Bisa Kuliah Lagi atau Tidak?
Salah satu pertanyaan yang mungkin dimiliki jika seorang mahasiswa memutuskan untuk drop out adalah apakah nantinya bisa melanjutkan kuliah lagi atau tidak.
Menurut Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya, bisa atau tidaknya seorang mahasiswa melanjutkan kuliah lagi setelah drop out sangat tergantung pada perguruan tinggi tempatnya mendaftar.
Dengan begitu, seorang mahasiswa harus bertanya ke pihak perguruan tinggi untuk mencari tahu apakah mereka mau menerima mahasiswa yang sempat drop out atau tidak.
Selain itu, pastikan juga untuk menanyakan persyaratan dan prosedur pendaftaran yang berlaku di perguruan tinggi. Siapkan juga berkas dokumen yang biasanya diminta seperti;
- transkrip nilai
- sertifikat pendukung jika ada
- surat lamaran
Itu adalah pembahasan seputar artinya drop out dan beberapa pertimbangan juga alasan sebelum melakukannya.
Intinya, keputusan untuk drop out kuliah harus diambil sematang mungkin. Pasalnya, hal tersebut bisa berpengaruh pada kariermu di masa depan.
Selain paparan di atas, ada lebih banyak informasi seputar kehidupan akademik kampus yang bisa kamu dapatkan dengan baca kumpulan artikel kategori Panduan Akademik di Glints Blog.
Beragam artikel yang ada di Glints Blog dapat membantumu menjalani kehidupan perkuliahan dengan lancar.
Menarik bukan? Klik di sini untuk akses dan baca ragam artikelnya secara gratis!
