Career Plateau: Definisi, Contoh, dan Cara Menghadapinya

Diperbarui 11 Nov 2024 - Dibaca 6 mnt
Ditulis oleh : Nika Audina

Pernahkah kamu merasa bingung menghadapi rutinitas yang sepertinya tidak akan berubah dan tak ada yang bisa dilakukan lagi untuk karier? Kalau pernah, hal tersebut adalkah bentuk career plateau.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Career plateau membuat pekerja merasa kariernya sulit atau tak bisa berkembang.

Nah, agar kamu tidak lama-lama merasakan hal tersebut, ketahui serba-serbi career plateau dan bagaimana menghadapinya di bawah ini.

Definisi Career Plateau

Career plateau adalah sebuah fase dalam karier profesional di mana kemungkinan promosi jabatan semakin kecil dan jenis serta kualitas pekerjaan menjadi monoton, dikutip dari MBA Skool.

Pekerja yang mengalami career plateau ini cenderung telah berada di satu posisi dalam masa yang lama.

Tak hanya posisi, rutinitas kerja, tugas, dan tanggung jawabnya monoton atau itu-itu saja. 

Bamboo HR menyebutkan bahwa salah satu tanda pekerja mengalami career plateau adalah merasa bosan dan kesulitan untuk mengerjakan tugas serta tidak bisa lagi mengembangkan diri.

Career plateau bisa terjadi karena budaya perusahaan juga hierarki organisasi yang sudah tidak bisa lagi berkembang.

Namun, ini juga berbeda tergantung pada pengalaman masing-masing individu. Mengutip peopleHum, penyebab career plateau dibagi dalam dua kategori yaitu:

  • Alasan internal: kurangnya kepercayaan diri karena kejadian tertentu dalam kehidupan karyawan atau hilangnya kemampuan tertentu sehingga karyawan tidak lagi tertarik atau tertantang dengan pekerjaannya.
  • Alasan eksternal: mencapai level yang lebih tinggi dalam aspek kemampuan yang dimiliki, namun perusahaan tidak memiliki posisi yang lebih baik sehingga karyawan bisa memutuskan untuk turnover.

Baca Juga: 7 Cara Mencapai Tujuan yang Bisa Lejitkan Kariermu

Contoh Career Plateau

Walaupun tidak semua, career plateau biasa terjadi dengan karyawan yang sudah bekerja dalam jangka waktu lama.

Baca Juga :  Career Switch: Arti, Plus-Minus, Persiapan, dan Checklist Pertimbangannya

Contoh dari karyawan yang mengalami career plateau adalah sebagai berikut:

Andi telah bekerja perusahaan A yang bergerak dalam bidang kesehatan selama 12 tahun.

Sejak dia lulus, Andi telah bekerja di perusahaan A dan memiliki performa kerja yang baik. Namun, performa yang baik itu mulai berkurang 3 tahun terakhir.

Setelah bekerja selama 9 tahun lamanya, Andi merasa stagnan dengan tugas dan tanggung jawab serta posisinya di perusahaan A.

Belum lagi, hierarki perusahaan tidak menyediakan posisi atau jabatan yang lebih tinggi, sehingga Andi merasa tidak bisa berkembang lagi. 

Apa yang dialami Andi ini adalah contoh dari career plateau.

Perasaan bahwa sebagai karyawan, kesempatannya di industri yang sama akan berkurang karena tidak bisa lagi berkembang.

Baca Juga: Introspeksi Diri: Arti, Manfaat untuk Karier, Cara, dan Pertanyaannya

Cara Menghadapi Career Plateau

Beberapa cara menghadapi career plateau adalah sebagai berikut:

1. Reskill/upskill

Ini adalah salah satu cara terbaik untuk menghilangkan rutinitas bekerja yang monoton di perusahaan.

Pekerja bisa berpindah ke pekerjaan yang berbeda dan lebih relevan di dalam perusahaan. 

Belajar bidang pekerjaan baru dalam industri yang sama, maupun posisi lain yang sangat berbeda dan mengembangkan kemampuan adalah cara terbaik untuk menghadapi career plateau.

Reskill maupun upskill ini bisa membawa kamu ke posisi atau jabatan yang lebih baik. 

2. Perluas cakupan pekerjaan

Jika pekerja tidak bisa naik jabatan karena tidak tersedianya posisi di hierarki suatu perusahaan, job enlargement atau perluasan cakupan pekerjaan bisa diajukan ke HR.

Pekerja bisa mengajukan diri untuk mendapat tanggung jawab lain yang akan membantu dalam pengembangan skill dan kritikal untuk perusahaan. 

3. Rotasi pekerjaan

Terkadang berpindah departemen juga bisa menjadi cara untuk mengatasi career plateau dan butuh 100% komitmen dari pekerja.

Baca Juga :  Associate Consultant: Arti, Tugas, Kemampuan, dan Peluang Karier

Selain berpindah departemen, berganti posisi di internal departemen yang sama juga bisa membantu mengatasi adanya career plateau. 

4. Ganti pekerjaan atau job switch

Saat vertical growth dalam internal organisasi atau perusahaan sudah tidak bisa diandalkan dalam mengatasi career plateau, pekerja bisa pindah perusahaan bahkan industri.

Berpindah ke perusahaan lain memungkinkan pekerja untuk mendapatkan posisi atau jabatan yang lebih baik juga struktur perusahaan yang tepat. 

Baca Juga: Merasa Kurang Puas dalam Bekerja? Lakukan 6 Cara Ini

Itu dia informasi seputar career plateau yang Glints telah rangkum untuk kamu. 

Intinya, career plateau bisa terjadi bagi pekerja terlepas dari berapa lama dia bekerja maupun industri yang digeluti. 

Saat hal tersebut terjadi, pekerja bisa menerapkan cara-cara di atas untuk menghadapinya.

Kadang merasa stagnan tak melulu berarti harus pindah kerja. Ada banyak cara untuk membuat pekerjaanmu tetap menyenangkan dan bikin semangat.

Nah, Glints sudah menyiapkan beragam artikel seputar tips tempat kerja yang bisa kamu baca dan praktikkan.

Klik di sini untuk temukan dan baca artikel menarik lainnya!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon