Tingkatkan Nilaimu di Mata Rekruter dan Perusahaan dengan Upskilling

Tayang 29 Sep 2021 - Dibaca 11 mnt

Isi Artikel

    Ingin segera diterima kerja atau kembangkan karier? Upskill atau upskilling adalah salah satu kuncinya.

    Tak sekadar penting, upskill juga merupakan tuntutan zaman. Kira-kira, mengapa bisa begitu?

    Kamu bisa menemukan jawabannya dalam artikel ini. Ada juga penjelasan lengkap seputar upskilling. Simak selengkapnya, yuk!

    Apa Itu Upskilling?

    upskill upskilling adalah

    © Benitokeh.org

    Mengutip Forbes, upskilling adalah proses pembelajaran atau pelatihan kemampuan baru karena tuntutan perkembangan teknologi.

    Memangnya, apa hubungannya teknologi dan pembelajaran skill baru?

    Dulu, seorang akuntan harus menuliskan laporan keuangan di atas kertas. Semua perhitungan dilakukan secara manual atau dengan bantuan kalkulator.

    Saat itu, untuk menjadi seorang akuntan, kamu harus bisa menulis, membaca, dan berhitung. Ketelitian juga diperlukan untuk pekerjaan yang satu ini.

    Di masa kini, sudah ada software khusus pencatatan keuangan. Keluar-masuknya aset perusahaan bisa dicatat di software ini.

    Otomatis, kebutuhan skill seorang akuntan jadi berbeda. Selain teliti, mahir menulis, membaca, dan berhitung, mereka harus mampu mengoperasikan komputer.

    Akhirnya, untuk menjawa tuntutan zaman, para akuntan mengasah skill komputer mereka. Proses pembelajaran itu adalah upskill. Mereka melakukannya karena tuntutan perkembangan teknologi.

    Baca Juga: 6 Cara untuk Mengasah Kemampuan Berpikir Out of the Box

    Mengapa Upskilling Penting?

    manfaat upskilling

    © Freepik.com

    Sekarang, kita bahas pentingnya melakukan upskill.

    1. Mengembangkan karier

    Seperti yang sudah Glints jelaskan, upskilling berkaitan erat dengan perkembangan teknologi. Nah, seperti dituliskan Inuit Mint, perkembangan teknologi itu terjadi sangat cepat.

    Pada akhirnya, ada jarak di antara kebutuhan perusahaan dan kemampuan tenaga kerja. Perusahaan mencari kandidat yang punya skill A, namun tak banyak pencari kerja yang menguasainya.

    Itulah mengapa, upskill adalah kegiatan yang penting. Perusahaan untung karena mereka mendapat pekerja yang terampil. Selain itu, kamu juga bisa segera mendapat atau mengembangkan karier.

    2. Penting untuk pergantian karier

    Ingin berganti pekerjaan atau mencari kesempatan promosi? Kalau iya, upskilling wajib hukumnya.

    Sebab, pekerjaan berbeda tentu membutuhkan kemampuan yang berbeda pula. Jadi, coba asah keterampilan baru, ya!

    Baca Juga: 6 Manfaat Belajar Skill Baru, Bukan Cuma untuk Kariermu!

    3. Meningkatkan fungsi otak

    Belajar ternyata tak hanya berdampak baik pada karier. Mengutip Health Navigator NZ, menuntut ilmu bisa meningkatkan fungsi otak.

    Otomatis, konsentrasi, ketelitian, memori, dan skill problem solving-mu jadi terasah.

    Tips Melakukan Upskilling

    tips upskilling

    © Freepik.com

    Sudah paham apa itu dan pentingnya melakukan upskill? Sekarang, kita bahas tips melakukannya, yuk!

    1. Tentukan tujuan

    Pertama-tama, kamu harus menetapkan tujuan. Selain tuntutan teknologi, untuk apa kamu mempelajari skill baru? 

    Apakah kamu ingin mendapat promosi, atau malah memulai karier di bidang yang berbeda? Ada juga orang yang belajar skill baru karena ingin meningkatkan job security mereka.

    Selain itu, belajar karena sekadar penasaran tak ada salahnya, lho. Sesuaikan saja dengan kebutuhanmu sekarang.

    2. Pilih skill yang tepat

    Sekarang, saatnya memilih skill yang tepat. Mengutip Indeed, kalau kamu sudah bekerja, kantormu bisa jadi inspirasi pemilihan keterampilan.

    Coba lihat, adakah pekerjaan kantor yang masih bisa diperbaiki? Kalau ada, kemampuan apakah yang dibutuhkan untuk maksimalkan pekerjaan tersebut? Nah, coba pelajari skill itu.

    Kamu juga bisa mengasah kemampuan yang diprediksi jadi tren di masa depan, lho.

    Tak perlu bingung, World Economic Forum sudah membuat proyeksi skill yang penting dimiliki pada 2025 nanti. Berikut daftarnya:

    • berpikir analitis dan inovatif
    • mendengar aktif dan learning strategies
    • pemecahan masalah kompleks
    • berpikir kritis dan analitis
    • kreativitas, orisinalitas, dan inisiatif
    • kepemimpinan dan social influence
    • technology monitoring (pengelolaan teknologi dari jarak jauh)
    • teknologi desain dan programming
    • resillience (keuletan dan kegigihan), toleransi stres, dan fleksibilitas
    • reasoning, problem solving, dan ideation

    Kamu bisa memilih keterampilan di atas saat melakukan upskilling.

    Baca Juga: Psst, Belajar Creative Thinking Bisa Mudahkanmu Pikat Hati Rekruter!

    3. Manfaatkan teknologi

    Siapa bilang belajar memakan banyak waktu dan tenaga? Dengan bantuan teknologi, upskill adalah proses yang sangat mudah. 

    Ikuti saja kelas online Glints ExpertClass. Kamu tinggal mendaftar kelasnya secara online, lalu belajar lewat aplikasi webinar. 

    Asal ada internet, kamu bisa belajar di mana pun. Mudah, kan?

    Topiknya juga beragam, lho. Ada bahasan soal soft skill, sampai hard skill di beragam industri. Ada juga kelas seputar dunia kerja dan pengembangan diri. Semuanya diisi oleh praktisi andal yang punya tahunan pengalaman.

    Tak perlu khawatir soal sertifikat, seusai kelas, Glints ExpertClass juga menawarkan ecertificate yang bisa kamu download dan cetak jika perlu.

    Jadi, tunggu apa lagi? Lakukan upskilling sekarang, hanya di Glints ExpertClass. Klik tombol di bawah ini, ya:

    ASAH SKILL SEKARANG

    4. Disiplin

    Saat belajar skill baru, disiplin sangatlah penting. Bahkan, MindTools menuliskan, saat memprediksi kesuksesan, penilaian kedisiplinan lebih akurat daripada IQ.

    Jadi, jaga kedisiplinan dalam proses upskilling, ya! Berikut beberapa tips menjaga komitmenmu, dikutip dari Sololearn:

    • mulai dengan perlahan
    • tetapkan tujuan
    • buat rencana untuk mencapainya
    • latih fokusmu
    • latihan
    • jadwalkan istirahat
    • jangan lupa self reward
    • jangan takut gagal

    Demikian penjelasan Glints seputar upskilling. Agar makin maksimal, yuk, jalani proses ini di Glints ExpertClass!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait