5 Cara Bijak Menggunakan Pinjaman Online, Jangan Sampai Kamu Terlilit Utang!

Diperbarui 07 Des 2020 - Dibaca 9 mnt

Isi Artikel

    Pinjaman online menjadi opsi bagi orang-orang yang butuh dana cepat di saat pandemi seperti sekarang. Namun, harus diketahui dulu cara bijak untuk menggunakan pinjaman online.

    Aplikasi pinjaman online saat ini cukup menjamur dan populer di kalangan masyarakat.

    Bahkan, tidak sedikit yang akhirnya ketergantungan menggunakan pinjaman online hingga punya banyak utang.

    Sebelum mulai menggunakannya, seharusnya kamu juga harus mengetahui dulu apa saja plus minus dari pinjaman online.

    Dengan begitu, kamu bisa tahu apa saja yang perlu dihindari saat meminjam dana di sana.

    Sebelum melakukan pinjaman online, ketahui dulu cara bijak menggunakannya berikut ini agar keuangan tetap sehat.

    Baca Juga: 5 Daftar Pinjaman Online OJK yang Terpercaya dan Aman

    1. Pinjamlah Dana Hanya untuk Kebutuhan Mendesak

    apa saja cara bijak menggunakan pinjaman online

    © Rawpixel.com

    Pinjaman online memang sangat berguna saat kita membutuhkan suatu dana yang mendesak. Proses pengajuan hingga pencairan yang relatif cepat membuat banyak orang menyukainya.

    Sebelum memutuskan untuk meminjam sejumlah uang ke sebuah aplikasi pinjaman online, sebaiknya pastikan kamu memiliki tujuan yang jelas.

    Misalnya kamu membutuhkan uang karena orang tua tiba-tiba sakit atau karena mengalami suatu musibah, maka kamu bisa segera mengajukan pinjaman.

    Beda cerita jika kamu ingin meminjam uang hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumtif saja. Misalnya untuk digunakan mentraktir teman atau memenuhi gaya hidup.

    Jika kamu mau keuangan tetap terjaga kesehatannya, sebaiknya jangan pernah mengajukan pinjaman hanya untuk digunakan memenuhi keperluan konsumtif saja.

    2. Pilih Aplikasi Pinjaman Online yang Memang Sudah Terdaftar di OJK

    © Rawpixel.com

    Cara bijak menggunakan pinjaman online yang selanjutnya adalah dengan memilih lembaga yang memang sudah terbukti terdaftar di OJK.

    Seperti yang disebutkan di atas, kini ada banyak sekali perusahaan atau lembaga yang menawarkan pinjaman online.

    Namun, tentu tidak semua sudah terdaftar di OJK. Jika kamu memilih menggunakan pinjaman online yang belum terdaftar di OJK, tentu bisa beresiko mengalami penipuan.

    Dilansir dari Kontan, sampai 5 November 2020, terdapat 154 perusahaan fintech yang menawarkan pinjaman online yang sudah terdaftar dan memiliki izin dari OJK.

    Jadi, jika ingin transaksi aman sebaiknya pastikan dahulu bahwa perusahaan pinjaman online yang akan kamu gunakan sudah memiliki izin dari OJK, ya!

    3. Cari Tahu Besaran Bunga, Biaya Tambahan, dan Tenor yang Ditawarkan

    ketahui cara bijak menggunakan pinjaman online

    © Rawpixel.com

    Setelah mengetahui daftar pinjaman online yang sudah berizin dari OJK, kini saatnya kamu membandingkan bunga, biaya tambahan, dan tenor.

    Hal yang satu ini merupakan cara bijak yang tidak boleh dilupakan saat ingin menggunakan pinjaman online.

    Pasalnya, tanpa melakukan perbandingan maka kamu tidak akan tahu mana aplikasi pinjaman online yang paling cocok dengan kebutuhanmu.

    Periksa lagi berapa besaran bunga yang dikenakan, apakah ada biaya tambahan, dan lama tenor yang ditawarkan.

    Seperti yang dijelaskan oleh Liputan 6, pinjaman online menawarkan sistem bunga harian.

    Jadi semakin singkat masa tenor yang diambil, maka bunga tidak akan terlalu berat.

    Oleh karena itu, tidak disarankan kamu memilih tenor yang lama karena bunga akan semakin banyak dan bisa memberatkanmu saat membayarnya.

    Baca Juga: Berencana Kuliah Lagi? Cek 6 Pinjaman Mahasiswa Ini!

    4. Buat Kalender Pembayaran Tagihan

    © Rawpixel.com

    Membuat kalender pembayaran tagihan bisa menjadi salah satu cara bijak yang perlu kamu lakukan saat menggunakan pinjaman online.

    Dilansir dari The Balance, membuat kalender pembayaran tagihan bisa membantu kita mengetahui mana tagihan yang perlu segera dibayarkan.

    Selain itu, hal yang satu ini juga bisa menjauhkan kita dari keterlambatan pembayaran yang bisa sangat merugikan.

    Saat telat membayar tagihan, maka kamu harus membayarkan sejumlah uang keterlambatan yang lebih menguras kantong.

    5. Jangan Mengambil Pinjaman Lagi Saat Masih Memiliki Utang

    © Rawpixel.com

    Cara bijak terakhir yang perlu kamu ketahui saat menggunakan pinjaman online adalah dengan tidak menumpuk utang.

    Jika saat ini kamu masih memiliki utang di suatu pinjaman online, sebaiknya jangan tambah utang lagi sebelum lunas.

    Hal yang satu ini bisa menjadi penyebab kamu terlilit utang yang tidak berujung. Bahkan, kamu bisa merasa terlalu berat untuk membayarnya.

    Banyak pengguna pinjaman online yang akhirnya terjebak dalam lilitan utang karena mereka memiliki terlalu banyak utang sehingga kesulitan untuk membayarnya.

    Jadi, saat masih memiliki utang di suatu pinjaman online sebaiknya jangan menambah utang lagi karena pasti akan memberatkan keuangan kita.

    Baca Juga: 5 Rekomendasi Aplikasi P2P Lending Terpercaya di Indonesia

    Itulah beberapa cara bijak saat menggunakan pinjaman online yang seharusnya kamu perhatikan.

    Dari informasi di atas Glints berharap agar kamu bisa lebih bijak saat mencoba meminjam sejumlah dana di pinjaman online agar tidak sampai terlilit utang.

    Jika sebelumnya kamu sudah pernah mencoba pinjaman online, coba ceritakan pengalamanmu di Glints Komunitas.

    Di forum tanya jawab itu kamu bisa sharing pengalaman atau berdiskusi seputar masalah keuangan atau dunia kerja.

    Yuk, sign up sekarang dan mulai cerita di Glints Komunitas. 

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait