6 Tips Mengatasi Caffeine Withdrawal saat Ramadan

Diperbarui 11 Jun 2025 - Dibaca 4 mnt
Ditulis oleh : M. Ichsan Medina

Bagi kamu pecinta kopi, caffeine withdrawal mungkin jadi salah satu hal yang dikhawatirkan terjadi selama bulan Ramadan.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Berbagai gejala caffeine withdrawal yang umum terjadi seperti sakit kepala, lelah, dan sulit berkonsentrasi.

Hal-hal tersebut tentu akan menyulitkanmu untuk tetap produktif bekerja ketika sedang berpuasa.

Nah, jika kamu ingin mengatasi hal ini saat berpuasa di bulan Ramadan, simak beberapa tips dari Glints berikut!

1. Konsumsi kafein saat berbuka

Bukan berarti buka puasa dengan kopi, ya. Menurut HHWT, kamu bisa meminum kopi 30 menit setelah waktu berbuka.

Misalnya, kamu makan dulu untuk berbuka puasa. Setelah perut terisi dan siap, baru kamu bisa konsumsi kopi.

Lebih baik juga jangan minum kopi terlalu malam, agar kamu bisa tidur dan tidak melewatkan sahur.

Baca Juga: 8 Tips agar Aman Puasa untuk Penderita GERD

2. Kurangi atau batasi konsumsi kafein

Sunday menyebutkan, kamu bisa mencoba untuk mengurangi atau membatasi konsumsi kafein demi mengatasi caffeine withdrawal di bulan Ramadan.

Misalkan, jika kamu terbiasa mengonsumsi 3 gelas kopi sehari, cobalah untuk menguranginya menjadi 1 gelas saja.

Kamu juga bisa mencoba untuk menambahkan air panas atau dingin ke minuman berkafein tersebut.

Tentu saja, melakukan hal ini akan ada efek sampingnya tersendiri seperti mengalami anxiety sejenak atau masalah pencernaan.

Meski begitu, kamu bisa melakukannya secara bertahap untuk meminimalisir efek-efek tersebut.

3. Ganti minuman kafein dengan yang tanpa kafein

Cara lainnya untuk mengatasi caffeine withdrawal adalah dengan mengganti minuman berkafein dengan yang tidak mengandung kafein sama sekali.

Meski begitu, menggantinya secara langsung dapat membuat tubuhmu kaget dan mungkin menimbulkan efek seperti berkurangnya asupan energi, kata Cuisine at Home.

Baca Juga :  UMK 2022 di Malang Raya sudah Final, Berapa Angkanya?

Glints menyarankanmu untuk melakukan hal ini secara bertahap. Misalkan, dengan mengonsumsi kopi yang kandungan kafeinnya hanya setengah saja.

Dari situ, kamu bisa sedikit demi sedikit mengurangi kandungan kafein dari minumanmu.

Saat sudah biasa konsumsi minuman tanpa kafein, kamu pun akan terbebas dari caffeine withdrawal di bulan Ramadan.

Baca Juga: Tips dan Contoh Undangan Buka Puasa Bersama di Kantor

4. Perbanyak konsumsi air putih

Kamu juga bisa mengatasi caffeine withdrawal di bulan Ramadan dengan memperbanyak konsumsi air putih, terutama di waktu sahur dan berbuka.

Hal ini tentu merupakan opsi yang lebih baik dan sehat ketimbang mengonsumsi kopi atau minuman berkafein lainnya.

Air putih dapat menjagamu dari risiko dehidrasi yang merupakan faktor penting untuk mencegah terjadinya caffeine withdrawal, terlebih di bulan Ramadan.

Jika kamu tidak terbiasa meminum air putih, cobalah untuk mencampurkannya dengan buah sehingga menjadi infused water yang menyehatkan.

5. Lakukan olahraga ringan

Memang, tingkat energimu saat berpuasa di bulan Ramadan akan menjadi lebih rendah dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Meski begitu jika mengalami caffeine withdrawal ketika sedang berpuasa di bulan Ramadan, kamu bisa mencoba berolahraga ringan untuk mengatasinya.

Kamu bisa mengalokasikan waktu 10-15 menit setelah berbuka atau sebelum sahur untuk melakukan olahraga ringan seperti yoga hingga pilates.

6. Beristirahat sejenak

Kamu juga bisa beristirahat sejenak untuk mengatasi caffeine withdrawal yang dirasakan saat sedang berpuasa di bulan Ramadan.

Memang, harus berpuasa sambil bekerja plus tanpa asupan kafein bisa membuatmu merasa mudah lelah.

Namun, efek tersebut adalah hal yang wajar, kok.

Ketika kamu merasa lelah, itu adalah tanda untukmu beristirahat sejenak.

Kamu bisa membaca buku atau Al-Qur’an, mendengarkan musik, hingga tidur sejenak.

Baca Juga :  Growth Investing, Strategi Investasi Tak Peduli Harga Saham Murah Atau Mahal

Intinya, melakukan hal-hal yang membuatmu rileks adalah cara yang simpel dan efektif untuk mengatasi caffeine withdrawal saat berpuasa.

Baca Juga: 5 Topik Pembicaraan saat Bukber agar Tak Melulu soal Pekerjaan

Itu adalah beberapa tips dari Glints yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi caffeine withdrawal di bulan Ramadan.

Intinya, hal-hal ini dapat membantumu mengurangi gejala caffeine withdrawal yang mungkin kamu alami saat sedang berpuasa.

Selain tentang caffeine withdrawal, kamu bisa baca lebih banyak artikel tentang Ramadan di Glints Blog.

Ada beragam informasi, tips, dan trik menarik yang bisa membantu puasa Ramadanmu berjalan lancar.

Tertarik? Kamu bisa mengakses ragam artikelnya dengan klik di sini sekarang secara gratis!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon