10 Alasan Tidak Dipanggil Interview, Jangan Menyerah Dulu, ya!
Ditulis oleh : Humaira Aliya
Pada saat melamar kerja, ada beberapa tahap berbeda yang harus dilewati, seperti interview HRD dan user. Lalu, kira-kira apa alasan kamu tidak dipanggil interview lanjutan, ya?
Mungkinkah karena kemampuanmu tidak memenuhi kualifikasi, melakukan kesalahan di wawancara pertama, atau apa?
Tak perlu bingung, karena Glints sudah menyiapkan beberapa kemungkinan alasannya untukmu.
Yuk, simak lebih lanjut!
1. Kebutuhan perusahaan berubah
Menurut Cultivated Culture, kemungkinan alasan pertama adalah kebutuhan perusahaan berubah setelah mereka mewawancaraimu.
Bisa jadi tiba-tiba ada alokasi budget dan departemen yang kamu lamar harus mengurangi pengeluaran, atau mungkin alasan lainnya.
Kalau memang ini kasusnya, biasanya akan memberi kabar kepadamu.
2. Kamu tidak cocok dengan company culture mereka
Salah satu tujuan perusahaan menjalankan interview selain untuk mengkonfirmasi hard skill yang dimiliki adalah untuk mengetahui apakah kamu cocok dengan company culture mereka.
Nah, bisa jadi alasan perusahaan tidak memanggilmu untuk interview lanjutan adalah karena dalam aspek tersebut, kamu bukanlah orang yang tepat.
Misalkan, kamu tidak bisa bekerja di tempat yang ramai dan terbuka, sedangkan perusahaan tersebut beroperasi di co-working space.
Meskipun kualifikasi memenuhi, akan kurang nyaman bagimu untuk bekerja setiap harinya, kan?
3. Mereka sudah menemukan kandidat lain
Hal lain yang juga mungkin jadi alasan kamu tidak dipanggil interview adalah pihak recruiter sebenarnya sudah menemukan kandidat lain.
Memang, terdengar cukup jahat dan seperti membuang waktu kandidat saja.
Akan tetapi, dalam kasus seperti ini, mereka butuh meyakinkan bahwa kandidat milik mereka sudah benar-benar yang terbaik.
Bisa jadi juga, mereka sudah memiliki kandidat dari pihak internal, tetapi tetap mengambil kesempatan untuk mencari dari pihak eksternal.
4. Kamu melakukan kesalahan di wawancara pertama
Melakukan kesalahan di interview pertama adalah salah satu alasan mengapa kamu tidak dipanggil ke wawancara lanjutan.
Katakanlah rekruter bertanya seputar perusahaan, tetapi kamu tidak bisa menjawabnya.
Hal tersebut menunjukkan bahwa dirimu tidak tahu banyak tentang perusahaan yang dilamar.
Contoh lainnya adalah kamu datang terlambat, tidak sopan ketika berbicara, atau bahkan tidak bisa menjawab pertanyaan interview yang sangat mendasar.
Kalau kasusnya seperti ini, pastikan untuk belajar dari kesalahan tersebut, ya.
5. Tidak mengikuti arahan yang diberikan oleh perusahaan
Dilansir dari The Balance Careers, penting untuk mengikuti arahan yang diberikan oleh perusahaan saat wawancara pertama.
Contohnya adalah mengirimkan portofolio untuk dilihat lagi, cover letter jika dibutuhkan, dan menghubungi perusahaan dalam jangka waktu yang ditentukan.
Kelalaian memenuhi permintaan tersebut bisa jadi alasan kamu tidak dipanggil ke interview selanjutnya, lho.
Akan tetapi, perlu diingat untuk mengirimkan pertanyaan follow up tentang interview satu kali saja dan sesuai rentang waktu yang diberikan.
Ketika mereka bilang waktu proses adalah dua minggu dan belum ada kabar, kamu berhak untuk bertanya.
Kalau belum dijawab juga, mungkin kamu harus melihat kembali kemungkinan lain yang bisa jadi alasan tidak ada interview lanjutan.
6. Akun media sosial terlalu kontroversial
Alasan lain yang menyebabkan kamu tidak dipanggil interview tetapi sebenarnya bisa dihindari adalah akun media sosial.
Tugas HRD bukan hanya mengecek informasi yang kamu masukkan ke CV, tetapi juga apa yang di-upload oleh para kandidat di media sosial mereka.
Bisa jadi, kamu memasang foto atau posting berkaitan dengan politik, SARA, atau hal lain yang bertentangan dengan nilai di perusahaan tersebut.
Maka dari itu, antara kunci akun media sosialmu atau setidaknya berhati-hati dalam posting segala sesuatu.
7. Pemberi rekomendasi kerja tidak membantu
Hal lain yang juga mungkin jadi alasan adalah ketika menelepon untuk meminta rekomendasi dari orang yang pernah bekerja denganmu, mereka tidak membantu.
Maka dari itu, pastikan untuk meminta rekomendasi dari mereka yang paham betul bagaimana kamu bekerja sebelumnya.
8. Kamu cenderung terlihat pasif
Menurut Indeed, perekrut biasanya bisa merasakan apakah kamu benar-benar bersemangat untuk mengisi posisi ini, atau hanya asal melamar saja.
Skill bisa diasah seiring berjalannya waktu, namun passion dan antusiasme adalah hal yang sulit ditemukan oleh recruiter.
Jadi, tunjukkanlah antusiasme dan buktikan bahwa kamu menginginkan posisi ini. Cara menunjukkannya bisa beragam, mulai dari ekspresi, gestur, caramu menjawab, hingga riset yang kamu lakukan.
Semakin dalam risetmu, kamu pasti bisa menjawab lebih maksimal dan menanyakan pertanyaan yang lebih bermakna.
9. Ekspektasimu terlalu tinggi
Kemungkinan selanjutnya mengapa kamu tidak dipanggil interview lanjutan adalah karena ekspektasimu yang terlalu tinggi, baik terhadap gaji maupun benefit lain yang ditawarkan perusahaan.
Tentu, kamu harus menghargai kualifikasi yang dimiliki. Namun, bersikap realistis dan melakukan riset yang cukup adalah hal yang tak boleh kamu lewatkan ketika ditanya mengenai ekspektasi gaji.
Terlebih lagi jika jawabanmu mengindikasikan tidak adanya peluang untuk mereka bernegosiasi.
Jadi, pastikan kamu menekankan bahwa kamu sangat terbuka untuk adanya negosiasi. Hindari menyebutkan angka pasti dan tentunya jangan lupa lakukan riset terlebih dahulu.
10. Kamu overqualified
Kamu tak selamanya harus selalu berkecil hati apabila tidak dipanggil untuk proses selanjutnya.
Setelah wawancara, perusahaan mungkin merasa bahwa pengalamanmu ternyata sudah terlalu banyak.
Apabila kamu overqualified, biasanya perusahaan khawatir tidak bisa memenuhi ekspektasi gajimu atau khawatir kamu berencana pindah kerja dalam waktu dekat.
Cara mengatasinya adalah dengan menyesuaikan kualifikasi di resume dengan kebutuhan perusahaan. Berikan juga alasan yang jelas mengapa kamu minat melamar pekerjaan tersebut.
Selain itu, tunjukkan bahwa kamu sangat fleksibel untuk mengerjakan tugas yang bahkan lebih mudah jika dibandingkan dengan pekerjaanmu sebelumnya.
Itu dia berbagai macam kemungkinan alasan kamu tidak dipanggil interview lanjutan.
Ingat, tidak semua hal adalah kesalahanmu. Bisa jadi, kemampuanmu kurang cocok dengan perusahaan A, sedangkan perusahaan B mencari orang dengan kualifikasi persis sepertimu, kan?
Intinya, terus tingkatkan kemampuan diri sendiri dan lakukan persiapan yang lebih baik untuk menghadapi peluang wawancaramu selanjutnya.
Salah satunya adalah dengan mempelajari strategi terbaik ketika CV untuk meminimalisasi kesalahan.
Glints sudah siapkan banyak kumpulan artikel tips interview yang bisa kamu terapkan serta contoh jawabannya.
Ayo tingkatkan peluang keberhasilanmu dengan membaca kumpulan artikelnya di sini!
