15 Alasan Pindah Kerja yang Baik untuk Interview Kerja
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Setiap orang pasti memiliki alasan pindah kerja yang berbeda-beda. Baik itu alasan personal maupun profesional, mengungkapkan alasan pindah kerja saat interview bukanlah perkara mudah.
Pertanyaan ini memang rentan menjebak, karena jika terdengar menjelek-jelekkan perusahaan atau atasanmu, kamu akan menimbulkan kesan yang kurang baik.
Jadi, sebenarnya alasan seperti apa yang bisa diterima?
Kamu bisa menemukan jawaban selengkapnya di artikel berikut ini!
1. Mendapatkan tawaran yang lebih baik
Kesempatan kerja bisa saja lebih dulu datang kepadamu tanpa kamu cari sebelumnya.
Misalnya, ada yang menghubungimu di LinkedIn karena tertarik dengan personal branding yang kamu bangun. Akhirnya mereka menawarkan kompensasi yang lebih tinggi.
Alasan ini bisa kamu gunakan saat kamu ditanya mengapa tertarik untuk melanjutkan proses tawaran kerja tersebut.
2. Pindah jalur karier
Apakah kamu sebenarnya kurang menyukai pekerjaanmu saat ini?
Memilih untuk pindah jalur karier atau career-switch kini sudah menjadi hal yang sangat wajar.
Menurut My Careers Future, saat kita memutuskan pindah jalur karier ke bidang yang baru, kita pasti menemui kesulitan meskipun sudah memiliki pengalaman kerja.
Saat interview, kamu bisa fokus membicarakan transferable skills yang dimiliki dan pengalaman berharga dari pekerjaan sebelumnya.
3. Mencari lingkungan kerja baru
Berada di lingkungan kerja toxic memang tidak enak. Namun saat pindah kerja, hindari menjelek-jelekkan perusahaan yang lama, ya.
Kamu bisa menggunakan deskripsi lain saat mengungkapkan alasanmu, seperti:
- ingin mencari lingkungan yang lebih dinamis
- ingin menjadi bagian dari tim yang lebih besar
- ingin berada di perusahaan dengan interaksi sosial yang lebih banyak
Jangan lupa juga untuk sertakan alasan mengapa lingkungan tersebut dapat mendukung perkembangan kariermu.
4. Kepemimpinan yang berbeda
Terkadang, kita memang kurang cocok dengan gaya kepemimpinan atasan.
Mungkin kamu adalah salah satu yang saat ini sedang berusaha menemukan cara menghadapi atasan yang cuek, menyebalkan, dan lain-lain.
Saat interview, kamu bisa lebih fokus menjelaskan mengapa kepemimpinan di tempat kerja sebelumnya menghambatmu untuk berkembang, tanpa harus mencoreng nama baik atasan.
5. Keadaan keluarga
Membahas masalah personal di tempat kerja memang tidak terlalu disarankan, tetapi kondisi keluarga bisa menjadi alasan valid untuk kamu pindah kerja.
Misalnya, kamu adalah seorang ibu muda yang lebih memilih pekerjaan remote dibandingkan pekerjaan yang mengharuskan pergi ke kantor.
Selain itu, mungkin ada kondisi keluarga lainnya yang mengharuskan kamu bekerja dengan jam yang lebih sedikit dan fleksibel.
6. Struktur perusahaan yang berubah
Perusahaan mungkin melakukan perubahan di beberapa departemen dan divisi.
Akibatnya, alur pekerjaan, produktivitas, dan lingkungan kerja secara keseluruhan menjadi terdampak.
Jika merasa perubahan ini justru mengarah ke hal yang lebih buruk, kamu bisa menggunakan hal ini sebagai alasan pindah kerja saat interview.
7. Dampak layoff
Layoff atau pemberhentian karyawan merupakan hal yang tidak bisa kita kontrol. Kamu boleh mengungkapkan hal ini sebagai alasan pindah kerja saat interview.
Pemberhentian karyawan bisa terjadi karena beberapa alasan, contohnya:
- mengurangi budget perusahaan
- adanya merger atau akuisisi
- adanya restrukturisasi perusahaan
Apa pun alasannya, kamu bisa sampaikan secara singkat kepada recruiter dan jangan lupa perhatikan tips penting menghadapi PHK lainnya.
8. Kondisi kesehatan
Alasan pindah kerja selanjutnya yang valid untuk digunakan adalah kondisi kesehatanmu.
Misalnya, kamu harus mengambil istirahat selama periode tertentu untuk mengembalikan kondisi kesehatanmu seperti semula.
Pastikan keadaanmu memang sudah pulih dan kamu siap untuk melanjutkan perjalanan kariermu, ya.
9. Status pekerjaan yang berbeda
Pekerjaanmu saat ini mungkin berstatus kontrak atau part time. Kini, kamu sudah siap untuk mengambil pekerjaan full time, atau justru sebaliknya.
Jelaskan alasan mengapa kamu ingin mencari pekerjaan dengan sistem kerja yang berbeda. Kamu juga bisa kaitkan dengan career goals jangka pendek maupun jangka panjangmu.
Kalau kamu sedang berada di situasi ini, ayo cari loker dengan berbagai tipe kontrak kerja di aplikasi Glints!
Jadi, kamu bisa temukan lowongan kerja full time, part time, freelance, hingga magang.
Tak hanya itu, kamu juga bisa gunakan fitur yang membantumu mencari lowongan berdasarkan:
- kota atau provinsi di seluruh Indonesia
- kualifikasi pendidikan (fresh graduate, S1, SMA/SMK, SMP, dan masih banyak lagi)
- kualifikasi pengalaman kerja (di bawah 1 tahun, 1-3 tahun, dan lainnya)
Yuk, segera download aplikasi Glints dan cari peluang kerja terbaik untukmu!
10. Kesempatan untuk berkembang
Di tempat kerja saat ini, kesempatanmu untuk mendapatkan promosi jabatan mungkin hampir tidak ada. Padahal, kamu sudah merasa loyal pada perusahaan.
Hal ini tentu saja bisa merugikanmu dan menghambat perkembangan kariermu ke depannya.
Sudah ada banyak orang yang juga menggunakan hal ini sebagai alasan pindah kerja, karena merasa sudah mampu dan berkompeten untuk mendapatkan jabatan lebih tinggi.
11. Ketidaksesuaian dengan career goal
Kamu bisa saja mencintai pekerjaanmu yang sekarang, tetapi sayangnya, tidak ada jenjang karier yang jelas.
Selain itu, kamu mungkin sudah benar-benar menguasai profesimu yang sekarang. Kamu ingin belajar lebih banyak hal dan mengasah skill lebih dalam lagi.
Menemukan pekerjaan yang bisa membantumu mencapai career goal adalah hal yang perlu kamu perjuangkan.
Apakah kamu sudah mantap untuk resign demi mengejar career goal? Glints punya panduan lengkap untukmu!
Resign bukanlah hal yang sederhana. Tak heran banyak orang yang maju-mundur karena bayak hal yang bikin bingung.
Supaya proses resign berjalan lancar tanpa halangan, ayo terapkan panduan dari Glints berikut ini!
12. Kultur perusahaan
Setiap perusahaan pasti memiliki kultur atau budaya yang berbeda.
Kultur ini terbentuk dari berbagai hal yang ada di dalam perusahaan, mulai dari nilai, visi misi, hingga cara hidup dan pola interaksi yang digunakan sehari-hari.
Jika kamu merasa kultur tempat kerjamu saat ini tidak cocok untukmu, tidak apa-apa jika mempertimbangkannya sebagai alasan pindah kerja.
Salah satu cara untuk mencegah agar hal ini tak terulang kembali adalah dengan riset perusahaan sebelum melamar.
Nah, kamu bisa melakukannya dengan mudah kalau cari kerja pakai aplikasi Glints!
Di aplikasi Glints, tersedia semua informasi tentang visi misi, budaya kerja, dan profil perusahaan untuk dipelajari oleh para pelamar.
Jadi, kamu dapat memperoleh gambaran budaya kerja di perusahaan terkait. Yuk, instal aplikasi Glints secara gratis lewat tombol di bawah ini!
13. Merasa overqualified
Alasan pindah kerja yang selanjutnya adalah kamu merasa overqualified untuk posisimu saat ini.
Overqualified adalah kondisi ketika kualifikasimu terlalu tinggi untuk posisimu saat ini. Jadi, kamu merasa skill yang kamu miliki tidak bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.
Peranmu di perusahaan juga terasa pasif dan kamu tidak bisa melakukan hal yang lebih. Jangan biarkan potensi dirimu terbuang, ya!
14. Jam kerja yang tidak konsisten
Seseorang mungkin lebih menyukai jam kerja yang fleksibel, tapi jika perusahaan menerapkan jam kerja yang selalu berubah-ubah, itu lain ceritanya.
Apakah kamu mengalami salah satu dari kondisi di bawah ini?
- Shift terlalu sering berganti.
- Pemberitahuan jam lembur yang selalu mendadak.
- Jam kerja yang tidak teratur.
Jika ya, kamu bisa menjadikan poin ini sebagai salah satu alasan pindah kerja.
15. Melanjutkan pendidikan
Kamu ingin melanjutkan pendidikan sambil bekerja, tetapi kampusnya berlokasi di daerah yang berbeda. Mau tidak mau, kamu harus pindah ke tempat kerja yang baru.
Alasan yang satu ini sangat valid untuk kamu gunakan, kok.
Saat interview, kamu mungkin akan ditanya bagaimana kamu bisa membagi waktu dengan baik.
Itulah 15 alasan pindah tempat kerja yang bisa kamu gunakan. Apapun alasannya, menurut The Balance Career, hal terpenting yang harus diperhatikan adalah konsisten.
Jika mereka sampai menemukan bahwa alasanmu tidak konsisten, bisa jadi mereka menganggap kamu red flag.
Gimana? Sudah menentukan alasan pindah kerja yang tepat?
Yuk, cari dan lamar di Glints untuk lanjutkan karier dan temukan posisi yang lebih tepat untukmu!
Kamu bisa cari lowongan berdasarkan kota/kabupaten dan provinsi di seluruh wilayah Indonesia.
Gunakan juga fitur-fitur yang ada untuk mencari lowongan sesuai kualifikasi pendidikan atau gaji yang sesuai dengan keinginanmu.
Tunggu apa lagi? Yuk, segera temukan peluang kerja yang lebih baik lewat Glints!
