8 Alasan Mengapa Kerja Sama Bisnis Kamu Gagal

Diperbarui 27 Nov 2023 - Dibaca 7 mnt
Ditulis oleh : Nika Audina

Menemukan rekan bisnis yang baik adalah alasan kerja sama atau business partnership kamu terhindar dari kata gagal.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Dikutip dari North One, business partnership melibatkan dua pihak untuk mencapai tujuan dan harus bisa saling melengkapi juga kompromi. 

Akan banyak hal yang harus didiskusikan baik di awal sebelum partnership dibentuk, maupun saat bisnis tersebut telah berjalan.

Namun, terkadang dalam kerja sama bisa menghadapi masalah dan perbedaan pendapat. Sering kali, kerja sama bisnis berujung gagal.

Agar kamu tak mengalaminya, ketahui dulu beberapa penyebab kegagal business partnership di bawah ini.

1. Perbedaan life stage 

Perbedaan life stage atau jenjang kehidupan dengan mitra bisnismu akan berdampak besar pada hubungan profesional bisnis.

Contohnya, jika kamu masih lajang dan hidup sendiri, sedangkan mitra bisnismu sudah berkeluarga, maka keseharian dan kehidupan kalian akan berbeda.

Bukan berarti kamu tidak bisa menjalin kerja sama bisnis dengan orang yang punya keseharian berbeda, tapi hal ini bisa menjadi pertimbangan.

Dalam kerja sama bisnis, seperti yang Glints sebutkan, kamu harus bisa berkompromi dengan baik.

Salah satu alasan business partnership gagal adalah kamu mengharapkan hal yang sama besarnya tanpa memandang keadilan tugas dan tanggung jawab.

Pertimbangkan perbedaan dari awal dan diskusikan bagaimana kalian akan mengatasi perbedaan tersebut.

Baca Juga: 8 Pertimbangan sebelum Bisnis dengan Rekan Kerja

2. Perbedaan nilai/value

Seseorang yang membangun bisnis cenderung berorientasi kepada nilai dan membuat keputusan berdasarkan nilai yang ia percayai.

Maka, prioritas dalam bisnis juga akan bergantung pada value ini.

Meskipun kalian punya tujuan bisnis yang serupa atau selaras, kadang nilai-nilai dalam proses bisnis bisa berubah.

Contohnya, kamu mengutamakan mencari keuntungan, sementara mitra bisnismu tak masalah bila merugi asal marketing berjalan.

Baca Juga :  Memahami Negosiasi Bisnis serta Peran Pentingnya untuk Kemajuan Perusahaan

3. Usaha yang tidak sama

Situasi saat mitra bisnis merasa kalian tidak memberikan usaha yang sama untuk bisnis, baik secara waktu, uang, dan lainnya akan berdampak negatif pada bisnis.

Alasan kerja sama bisnis gagal adalah ada pihak yang merasa lebih berusaha dan berkorban untuk bisnis ini.

Hal ini bisa dihindari dengan memastikan jumlah kontribusi dalam berbagai hal sebelum menandatangani kontrak perjanjian business partnership.

4. Adanya power tussles

Bentrokan ego umum terjadi dalam kerja sama bisnis.

Jika tidak ada batasan jelas tentang tugas dan tanggung jawab dari masing-masing pihak, nantinya akan ada kesenjangan dan perasaan inferior.

Saat salah satu pihak merasa mendominasi pihak lainnya disebut dengan power tussles.

Penyelesaian konflik ini lagi-lagi akan kembali pada kontrak kerja sama dan peran masing-masing.

Baca Juga: Pahami 6 Bentuk Partnership Marketing untuk Sukseskan Campaign-mu

5. Tidak adanya kepercayaan

Sebelum yakin akan business partnership yang akan kamu jalani, coba tanyakan pada diri sendiri, apakah kamu percaya sepenuhnya pada mitramu?

Percaya dalam hal ini contohnya adalah saat kamu harus keluar kota, apakah kamu yakin rekan bisnis dapat menjalankan bisnis dengan baik?

Hubungan bisnis pun perlu didasari dengan kepercayaan yang tinggi. Kamu tidak lagi memikirkan kepentingan pribadi, namun juga mitra bisnis, karyawan, dan klien.

Tidak adanya rasa percaya dalam kerja sama bisnis akan membuat hubungan itu menjadi gagal.

6. Perbedaan toleransi menghadapi risiko

Dikutip dari Enterpreneur, berbisnis sama halnya dengan berinvestasi, memiliki banyak risiko dan memerlukan level toleransi tertentu.

Menjalankan sebuah bisnis membutuhkan banyak perhatian dalam berbagai aspeknya. Termasuk kecocokan akan toleransi risiko antara kamu dan mitra bisnis harus sejalan serta seimbang.

Baca Juga :  Kenalan dengan Silent Partner, Orang yang Diam-diam Membantu Bisnismu

Jika salah satu pihak lebih berani mengambil risiko daripada yang lain, hal ini bisa jadi potensi risiko dan membuat kerja sama bisnis gagal. 

Maka, pastikan kamu dan calon mitra bisnis mengetahui potensi risiko serta memiliki persetujuan tentang pengelolaan risiko.

7. Tidak bisa saling bergantung

Business partnership juga sering mengalami kegagalan karena tidak saling bergantung antar mitra bisnis.

Maka, kamu dan rekan bisnis harus bisa serta tak segan untuk saling mengandalkan satu sama lain agar kerja sama bisnis berjalan lancar.

8. Tak mampu menyelesaikan perdebatan

Setiap pihak dalam kerja sama bisnis harus saling melengkapi dalam posisi dan tugas masing-masing.

Namun, ada kalanya perdebatan terjadi, baik akibat beda niat, tujuan, atau pendapat.

Apabila kalian tak mampu menyelesaikan masalah ini, kerja sama bisnis bisa mencapai kegagalan.

Untuk menyelesaikan konflik ini, kemampuan mengalah dan toleransi pendapat masing-masing orang akan sangat membantu.

Baca Juga: Partnership dalam Bisnis: Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Itulah hal-hal yang bisa menjadi alasan kerja sama bisnis yang kamu lakukan gagal.

Sebelum memutuskan untuk mencari mitra bisnis, kamu harus benar-benar merasa cocok dan menghindari hal-hal di atas untuk mencegah kegagalan bisnis.

Selain mempertimbangkan business partnership dengan matang, dalam mengembangkan bisnis kamu masih perlu banyak persiapan.

Mulai dari penjualan dan marketing, branding, hingga campaign, banyak hal yang harus dipelajari untuk mengembangkan bisnis. 

Tak perlu khawatir, Glints sudah siapkan artikel-artikel untuk membantumu memahami dan mengembangkan bisnis.

Yuk, dapatkan artikelnya dan pelajari selengkapnya dengan di sini, sekarang!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon