7 Cara Mengatasi Kesedihan Ketika Teman Kerja Meninggal Dunia
Ditulis oleh : Rena Widyawinata
Kehilangan seseorang yang dikasihi tentu bukan masa yang mudah untuk dilalui, termasuk jika teman kerja meninggal dunia.
Rekan kerja sudah jadi keluarga kedua. Bagaimana tidak? Di sanalah kamu menghabiskan sebagian besar waktu selain dengan keluarga dan berinteraksi dengan mereka setiap hari.
Apalagi, jika yang pergi adalah orang terdekat di kantor. Bukan hanya sedih, hal ini bahkan bisa memengaruhi kondisi mental dan fisikmu.
Lantas, apa yang harus kamu lakukan jika teman kerja meninggal dunia?
Dampak Teman Kerja Meninggal Dunia pada Kehidupanmu
Dilansir dari The Muse, seorang psikoterapis Jen Leong menyebutkan bahwa kehilangan seorang rekan kerja bisa memengaruhimu, baik secara emosional ataupun fisik, sekalipun tidak dekat dengannya.
Bayangkan, teman resign pun kadang membuatmu merasa sedih, apalagi ketika mereka harus pergi selamanya tanpa bisa bertemu lagi.
Hal ini tentu membuatmu jadi lebih sensitif, tidak fokus, atau bahkan stres atau depresi.
Saat depresi terlalu lama terjadi, hal ini akhirnya bisa memengaruhi kondisi fisik, seperti mudah sakit dan risiko penyakit lainnya.
Cara Mengatasi Kesedihan saat Teman Kerja Meninggal
Setiap orang mungkin memiliki cara yang berbeda dalam menghadapi kepergian orang terkasih.
Berikut ini Glints coba hadirkan cara mengatasi kesedihan yang mungkin bisa membantumu:
1. Menerima apa yang kamu rasakan
Ketahui bahwa rasa sedih dan dukamu normal serta wajar untuk dirasakan.
Saat mengalami dan merasa kehilangan, otak secara otomatis mengaitkannya dengan kehilangan besar lain yang pernah kamu rasakan dan membangkitkan memori terdahulu.
Seperti yang Glints sebutkan, masing-masing pribadi punya caranya saat menghadapi kehilangan.
Lagi-lagi, mekanisme otak kita memungkinkan hal ini terjadi. Terimalah segala perasaan yang muncul, dan tak ada yang salah dengan itu.
2. Ceritakan perasaanmu dengan rekan kerja lainnya
American Psychological Association menyebut, dengan menceritakan apa yang kamu rasakan ke kerja lain bisa membantu mengatasi kesedihan saat rekan kerja meninggal dunia.
Kemungkinan, mereka juga punya perasaan dan kesedihan yang sama denganmu. Perasaan yang sama bisa membantu kalian untuk melewati proses berduka bersama.
3. Sampaikan berita teman kerja meninggal dunia apa adanya
Ketika kamu adalah seorang manajer, mau tidak mau kamu harus jadi sosok yang menyampaikan kabar duka tersebut ke anggota tim.
Sebagai seorang leader, kamu mungkin terbiasa untuk bersikap kuat di depan anggota tim. Namun, ini bukan saatnya untuk kamu menjadi kuat.
Harvard Business Review menyebutkan, tak masalah untuk seorang pemimpin menunjukkan bahwa ia sama rentan dan terlukanya dengan seluruh anggota tim.
Berikan mereka dan dirimu sendiri waktu untuk merasakan dan memproses berita duka ini.
Cara ini sangat membantu menghadapi kesedihan menghadapi berita teman kerja yang meninggal dunia.
4. Mengambil inisiatif
Mungkin, tidak semua perusahaan memiliki inisiatif yang sama ketika salah satu karyawannya meninggal dunia, khususnya dalam berbagai acara peringatan.
Tak ada salahnya jika kamu yang mengambil inisiatif itu atau mengusulkannya pada kantor.
Siapa tahu, perusahaan memang tidak terpikirkan saja karena banyaknya urusan operasional lain.
Cobalah untuk mengusulkan kegiatan yang tidak mengganggu pekerjaan, tapi bisa melibatkan semua rekan kerja.
Misalnya, berkunjung ke rumah keluarganya bersama sehabis pulang kerja atau bahkan mengadakan semacam support group di kantor, hingga acara lain untuk mengenang sosok rekan kerjamu.
5. Mempersiapkan diri untuk hal tak terduga
Saat seorang teman kerja meninggal dunia, tentu berat rasanya harus menyaksikan meja kerjanya kini kosong.
Akan tetapi, melihatnya diisi oleh orang lain pun rasanya sulit.
Meski begitu, cepat atau lambat hal itu tetap terjadi. Kamu mungkin perlu membantu membereskan dan memilah barang-barangnya.
Ini adalah hal yang sulit.
Itu sebabnya, persiapkan dirimu bahwa hal ini akan terjadi. Bahkan, mungkin lebih cepat dari perkiraanmu.
Bisa saja keluarganya datang lebih cepat dibanding kesiapanmu merelakannya.
Itu sebabnya, mempersiapkan diri akan hal-hal yang tidak sesuai rencana membantumu antisipasi dengan lebih baik.
Jika kamu butuh waktu lebih lama, cobalah untuk berbicara dengan pihak keluarga atau mungkin HR dengan jelas mengenai perasaanmu.
Dengan begitu, mungkin ada solusi yang lebih baik.
6. Konsultasi ke psikolog
Beberapa perusahaan mungkin menyediakan bantuan konseling psikolog untuk karyawannya.
Kamu bisa coba berkonsultasi ke psikolog, agar dapat penanganan dari profesional.
Tak ada salahnya untuk berkunjung ke psikolog profesional. Mereka dapat membantumu dalam proses menghadapi kesedihan saat teman kerja meninggal dunia.
Mendengar kabar kematian rekan kerja tidak akan pernah mudah. Hal terberat selanjutnya adalah menghadapi hari-hari setelahnya.
7. Jangan terlalu keras pada diri sendiri
Kehilangan rekan kerja bukanlah hal mudah. Semua perasaan yang kamu rasakan pun wajar.
Beberapa orang mungkin ingin perasaan sedih ini segera hilang agar kamu bisa beraktivitas seperti biasa.
Akan tetapi, sadarilah bahwa ini butuh waktu.
Bahkan, 10 tahun setelah kejadian pun bisa jadi kamu tetap merasakan sedih yang sama meski tak lagi sehisteris awalnya.
Kamu juga bisa mengambil cuti berkabung untuk menenangkan diri.
Memaksakan diri untuk bekerja di tengah suasana hati yang kalut justru akan memengaruhi produktivitasmu.
Itulah hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi kesedihan saat tahu rekan kerja meninggal dunia.
Bercerita dengan rekan kerja lain atau memberikan waktu untuk berkabung adalah langkah awal yang bisa coba kamu lakukan.
Nah, jika saat ini kamu ingin menjenguk rekan kerja yang sedang sakit.
Pastikan untuk memperhatikan etiketnya, ya. Seperti 8 etiket menjenguk rekan kerja yang sudah Glints bahas di sini.
