7 Strategi Jitu untuk Maksimalkan Pemasaran di LinkedIn

Tayang 08 Feb 2021 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Khairina F. Hidayati

Apakah kamu tengah memasarkan produk B2B? Jika begitu, menggunakan LinkedIn untuk marketing atau pemasaran bisa jadi strategi yang tepat.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Kata Neil Patel, media sosial ini cukup menjanjikan. Ia bisa jadi tempat yang efektif untuk menciptakan leads.

Dengan alasan ini, apakah kamu tertarik melakukan pemasaran di LinkedIn? Jika begitu, agar makin efektif, terapkan strategi-strategi di bawah, yuk!

Informasi ini dirangkum dari Influencer Marketing Hub dan Neil Patel.

Strategi Marketing di LinkedIn

1. Tentukan tujuan dulu

menentukan tujuan untuk linkedin marketing

© Freepik.com

Layaknya pemasaran di media sosial lainnya, kamu harus menentukan sebuah tujuan. Kira-kira, untuk apa kamu memasarkan merek di LinkedIn? 

Agar lebih mudah, kamu bisa menggunakan metode SMART. Dengan metode ini, kamu dituntut punya tujuan yang:

  • specific
  • measurable
  • achievable
  • realistic
  • time-based

Baca Juga: Berkenalan dengan SMART, Metode untuk Project Management yang Efektif

Kamu juga tak boleh lupa memilih metrik keberhasilan yang tepat. Kalau kamu masih bingung dengan pemilihan tolok ukur itu, ikut Glints ExpertClass, yuk!

Dalam kelas ini, kamu akan dipertemukan dengan para ahli. Mereka adalah orang-orang dengan pengalaman tahunan di dunia social media marketing dan bidang pemasaran lainnya.

Menarik, kan? Segera daftar kelas pemasaran dengan klik gambar di bawah ini.

marketing glints expertclass

2. Kenali audiensmu

mengenal audiens sebagai strategi linkedin marketing

©Freepik.com

Kira-kira, seperti apakah audiensmu? Apa yang mereka cari-cari? Apa saja kebutuhan mereka?

Ini tentu penting untuk diketahui. Sebab, strategi marketing di LinkedIn-mu harus disesuaikan dengan mereka.

Tenang saja, LinkedIn punya fitur Analytics, kok. Di sana, kamu bisa mempelajari audiensmu.

3. Maksimalkan profil perusahaan

company profile linkedin untuk pemasaran atau marketing

© Glints

Sebagai wajah perusahaan, kamu wajib menata company profile-mu. Strategi marketing di LinkedIn yang satu ini tentu sudah sangat jelas.

Baca Juga :  Partnership dalam Bisnis: Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Masukkan logo, bio singkat, dan keterangan-keterangan lainnya. Ini tentu membuat brand-mu tampil makin profesional.

Kamu juga bisa mengganti URL ke profilmu, lho. Dengan langkah ini, company profile-mu tentu makin baik karena mudah diakses.

4. Bagikan konten menarik

Pembuatan konten juga bisa menjadi strategi pemasaran di LinkedIn. Kamu bisa membagikan foto, dokumen, video, atau sekadar tulisan.

Post sendiri merupakan salah satu kelebihan media sosial LinkedIn. Ada banyak orang membagikan konten di sana, lantas mendapat engagement yang tak sedikit.

Agar kontenmu makin menarik, kamu juga bisa menambah gambar atau video, lho. Ada pula jenis konten carousel yang menjanjikan engagement lebih tinggi.

Selain dibagikan oleh profil perusahaan, konten juga bisa dituliskan oleh rekan kerjamu di kantor. Konten dari sesama pekerja ini menawarkan hasil yang tak kalah menjanjikan.

5. Ikut grup

linkedin group untuk pemasaran

© Socialmediaexaminer.com

LinkedIn juga punya fitur grup untuk bisnis, lho. Di sana, kamu bisa terhubung dengan bisnis-bisnis lainnya.

Ada jutaan LinkedIn Group yang bisa kamu ikuti. Langkah pencariannya juga cukup mudah. Ketik saja kata kunci yang tepat di search bar.

Ikuti grup yang relevan dan aktif. Dengan strategi ini, kegiatan marketing di LinkedIn-mu pun bisa semakin maksimal.

Selain itu, sebagai strategi, kamu juga bisa membuat sendiri grup di LinkedIn, lho. 

Sebagai pemilik grup, kamu tentu punya power yang lebih besar. Ini bisa menjadikan pemasaranmu di sana makin efektif.

6. Manfaatkan LinkedIn Ads

ads

© Blackmilkmedia.com

LinkedIn juga menawarkan iklan berbayar. Jika dirasa perlu, kamu juga bisa memanfaatkannya. 

Pilihan iklan pertama adalah sponsored content. Lewatnya, kamu bisa mengiklankan kontenmu.

Selain itu, ada pula text ads. Ini merupakan iklan PPC yang tampil di beragam halaman LinkedIn.

Baca Juga :  Tak Hanya agar Rapi, Pahami Arti dan Pentingnya Data Cleansing, Yuk!

Baca Juga: Yuk Pahami Lebih Dalam Apa Itu LinkedIn Ads!

7. Evaluasi hasil

evaluasi hasil akhir pemasaran linkedin

© Freepik.com

Kalau semua strategi sudah kamu gunakan, jangan lupa, evaluasi hasilnya, ya! Coba intip tolok ukur yang tadi sudah kamu buat.

Jika belum maksimal, nilai dulu apa yang salah. Terus lakukan ragam eksperimen hingga tujuanmu bisa tercapai.

Baca Juga: Pakai Strategi Ini untuk Maksimalkan Potensi LinkedIn Carousel Post dan Ads

Itulah sederet strategi marketing di media sosial LinkedIn. Terapkan poin-poinnya untuk kegiatan pemasaranmu di media sosial ini, ya!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon