8 Strategi Snapchat Marketing untuk Curi Perhatian Audiens

Tayang 03 Feb 2021 - Dibaca 10 mnt
Ditulis oleh : Khairina F. Hidayati

Kamu mulai melirik Snapchat sebagai wadah pemasaran alias marketing? Jika begitu, Glints akan memberikanmu strategi jitu.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Dengan menggunakan trik-trik ini, kamu tentu tak sembarang memasarkan. Potensi suksesnya pun jadi meningkat.

Agar tak semakin penasaran, simak selengkapnya di bawah ini, yuk!

1. Sebarkan template

1. sebarkan template sebagai strategi pemasaran snapchat hubspot com

© HubSpot.com

Layaknya template Instagram Story, di media sosial ini kamu juga bisa menyebarkan “template”. Nah, template ini bisa jadi strategi Snapchat marketing-mu.

Template merupakan Snap yang berisi pertanyaan. Semua itu bukan untuk ujian, melainkan meningkatkan engagement.

Audiensmu diharapkan melakukan screenshot terhadap Snap tersebut. Setelah itu, mereka mengisinya dan menyebarkannya ke orang lain.

Dengan strategi pemasaran di Snapchat yang satu ini, exposure brand-mu bisa meningkat. Sebab, banyak orang menyebarkan nama merekmu ke mana-mana.

Baca Juga: Asyik dan Menguntungkan, Apa Itu Instagram Story Template?

2. Buat beberapa Snap bertema sama

3. seri snap untuk pemasaran snapchat hubspot com

© HubSpot.com

Sekali upload Snap, kamu hanya bisa mengunggah satu gambar atau video. Ini bisa jadi sebuah keterbatasan.

Meski begitu, ada cara untuk mengakali hal ini, lho. Upload saja beberapa Snap di satu waktu yang sama.

Terlebih lagi, kamu malah bisa mengkreasikan jenis konten baru dengan strategi ini. Kata HubSpot, salah satunya adalah tutorial.

Dalam konten ini, satu Snap bisa berisi satu langkah tutorial. Ada beberapa Snap, berarti ada beberapa langkah dalam tutorial itu.

3. Konten di balik layar

2. konten di balik layar hubspot com

© HubSpot.com

Kamu tengah menghitung waktu hingga peluncuran produk? Jika begitu, konten di balik layar patut kamu perhitungkan.

Snapchat jadi tempat yang tepat untuk aktivitas marketing yang satu ini. Sebab, inilah tempat yang sempurna untuk konten yang “raw” dan “tak rapi” seperti behind the scene.

Baca Juga :  Perbedaan Pamflet, Leaflet, dan Brosur yang Wajib Marketer Tahu

Kalau Snapchat cocok untuk konten seperti itu, bagaimana dengan media sosial lainnya?

Mungkin, pertanyaan ini muncul di kepalamu. Kira-kira, apa jawabannya, ya?

Yuk, temukan itu di Glints ExpertClass! Di kelas ini, kamu akan menemukan pakar di dunia pemasaran.

Mereka tentu tahu jawaban dari pertanyaanmu. Selain itu, ada juga banyak ilmu dan pengalaman lainnya yang siap mereka bagikan.

Kuota kelas-kelas ini terbatas, lho. Jangan sampai kehabisan, ya! Pilih kelas marketing sekarang dengan klik gambar di bawah ini.

glints expertclass-marketing

4. Pakai Snapchat Lens

4. pembuatan filter ar muffinmarketing com

© Muffinmarketing.com

Filter Instagram Story dengan AR marak digunakan di mana-mana. Meski begitu, sejatinya, media sosial yang memulainya adalah Snapchat.

Ia dinamakan Snapchat Lens. Sama dengan filter AR Instastory, brand juga bisa membuatnya.

Ini tentu bisa menjadi sarana mencari exposure. Kalau kamu berhasil mengkreasikan filter yang unik, akan ada banyak orang yang memakainya.

Sayangnya, filter AR tak semudah itu dibuat. Ini tentu bisa menghambat proses Snapchat marketing-mu.

Baca Juga: Cara Mudah Membuat Filter Instagram Story, Yuk Segera Coba!

5. Buat Geofilter

5. strategi geofilter untuk pemasaran snapchat blog marketing360 com

© Blog.marketing360.com

Snapchat Lens memang menarik nan menjanjikan. Sayangnya, seperti yang sudah Glints jelaskan, ia agak sulit dibuat.

Lalu, harus bagaimana? Tenang, ada solusi untukmu, kok.

Media sosial ini juga terkenal dengan fitur Geofilter-nya. Tak seperti di Instagram Story, filter geografis di Snapchat lebih kompleks dan bisa dikreasikan.

Bahkan, brand juga bisa membuat filter seperti ini, lho. Kesempatan ini tentu bisa kamu manfaatkan sebaik mungkin untuk pemasaran di Snapchat.

6. Upload Snap tiga dimensi

Batas kreasi di media sosial ini tentu tak ada di Lens dan Geofilter. Dalam proses marketing di Snapchat, kamu juga bisa menggunakan fitur kamera 3D, lho.

Baca Juga :  Emojimix: Apa Itu, Cara Membuat, dan Penggunaannya untuk Marketing

Mengutip Hootsuite, kamera ini bisa menunjukkan banyak sisi produkmu. Dengan alasan ini, ia patut dilirik untuk memamerkan produk baru.

Terlebih lagi, kamera 3D terlihat sangat berbeda dengan Snap biasanya. Sifat eye-catching ini tentu bisa kamu manfaatkan untuk menarik perhatian audiens.

7. Ukur dengan metrik

7. pengukuran metrik blog hootsuite com

© Blog.hootsuite.com

Sudah menerapkan beberapa strategi di atas? Jangan lupa ukur keberhasilannya, ya!

Dalam Snapchat, kamu tak hanya mendapat informasi soal views dan reach, lho. Kamu juga bisa mengintip informasi demografis audiensmu.

Di manakah mereka tinggal? Apa yang jadi minat mereka? Bagaimana gaya hidupnya? 

Data ini tentu bisa kamu manfaatkan untuk kegiatan pemasaran selanjutnya.

8. Beriklan di Snapchat

8. jenis-jenis iklan untuk snapchat marketing searchenginejournal com

© Searchenginejournal.com

Layaknya media sosial lain, kamu juga bisa beriklan di Snapchat, lho! Pilihan iklan yang tersedia di antaranya:

  • Single Image or Video, satu iklan berisi satu gambar atau video
  • Collection Ads, berisi beragam gambar
  • Dynamic Product Ads, iklan hasil personalisasi audiens
  • Commercials, iklan selama 6 detik sampai 3 menit, tak bisa di-skip
  • dan lain-lain

Baca Juga: Twitter Luncurkan Fitur Fleets, Ini 5 Perbedaannya dengan Instagram Story

Demikian daftar strategi social media marketing yang bisa kamu pakai di Snapchat. Bagaimana, poin nomor berapakah yang cocok untuk brand-mu?


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon