Apakah Karyawan Boleh Mengundurkan Diri pada Masa Percobaan?

Diperbarui 15 Agu 2022 - Dibaca 7 mnt

Isi Artikel

    Masa probation boleh dibilang sebagai masa penting bagi karier seseorang. Namun, apabila terjadi sesuatu saat menjalaninya, apakah boleh mengundurkan diri pada masa percobaan?

    Dalam lingkungan kerja, masa percobaan atau probation period adalah masa di mana perusahaan dan karyawan baru saling beradaptasi.

    Biasanya, periode ini dirancang selama tiga bulan, meski ada juga perusahaan yang melakukannya dalam durasi waktu berbeda.

    Dari sudut pandang perusahaan, masa percobaan digunakan untuk mengetahui apakah karyawan baru tersebut memiliki segala yang mereka butuhkan.

    Hal itu meliputi kinerja, keterampilan, hingga kemampuan beradaptasi dengan budaya organisasi akan jadi hal yang dipantau.

    Sementara itu, bagi karyawan baru, masa percobaan adalah saat di mana mereka mengetes sejauh mana kemampuan mereka.

    Di luar itu, karyawan tersebut diharapkan juga agar merasakan bagaimana rasanya bekerja di perusahaan baru.

    Hubungan di masa percobaan kebanyakan berakhir indah. Namun, tak jarang kedua belah pihak tak cocok untuk melanjutkan. Lantas, apakah mengundurkan diri pada masa percobaan boleh dilakukan?

    Aturan Mengundurkan Diri pada Masa Percobaan

    resign dalam probation

    © Freepik.com

    Tidak ada aturan baku mengenai aturan resign dalam masa probation. Namun, perhatikan apakah di kontrak kerja kamu ada aturannya.

    Jika ada, perhatikan baik-baik aturannya. Aturan ini bisa berupa waktu pengajuan hingga bagaimana skema gajimu.

    Masa percobaan sendiri memang sudah diatur dalam UU Ketenagakerjaan.

    Soal waktu pengajuan, biasanya perusahaan mensyaratkan satu bulan sebelum hari pengunduran diri.

    Hal ini dikarenakan perusahaan butuh waktu untuk mempersiapkan dokumen pengunduran diri dan rekrutmen ulang.

    Namun, lagi-lagi ini tergantung pada perusahaan. Karena karyawan baru belum menandatangani kontrak karyawan tetap, ada juga perusahaan yang mempersilakan resign di H-1 tanggal yang diinginkan.

    Biasanya ini terjadi di perusahaan startup, yang mana mereka cenderung lebih fleksibel.

    Baca Juga: Saran Jika Kamu Baru Kerja Tapi Mau Resign

    Pertimbangan Pengunduran Diri

    Pengunduran diri di masa percobaan sering terjadi karena 3 hal. Berikut di antaranya:

    1. Menerima tawaran dari perusahaan lain

    Alasan paling umum saat resign di masa ini adalah menerima tawaran yang lebih menarik dari perusahaan lain.

    Hal ini bisa saja terjadi apabila kamu menjalani rekrutmen dalam waktu yang sama dan sama-sama diterima untuk melanjutkan ke masa percobaan.

    Sebelum menerima tawaran tersebut, pertimbangkan lebih dulu keuntungan-keuntungan yang ditawarkan perusahaan lain kepadamu.

    Pastikan dulu gaji, skema bantuan kesehatan hingga bonus dan tunjangan yang akan diterima.

    Terakhir, jangan asal mengundurkan diri sebelum kamu benar-benar menandatangani kontrak.

    Hal ini penting karena sebelum tanda tangan kontrak, posisimu di perusahaan lain belum aman. Segala sesuatu masih dapat terjadi, termasuk tempatmu di perusahaan lain.

    2. Budaya kerja yang tidak sesuai

    Dilansir dari The Balance Careers, salah satu alasan resign paling umum adalah budaya kerja yang tak sesuai dengan diri.

    Setiap karyawan baru pasti akan melakukan adaptasi di kantor barunya, mulai dari cara kerja hingga berkomunikasi dengan karyawan lain.

    Apabila kesulitan melakukan keduanya dengan baik, otomatis kamu tidak akan betah di sana.

    Budaya kerja meliputi banyak hal, mulai dari jam kerja, situasi kantor, hubungan antarkaryawan dan sebagainya. Sebagai karyawan baru, mungkin ini adalah hal yang berat.

    Hal ini mungkin akan semakin parah jika kamu merasa budaya dan peran yang dijalani tak sesuai dengan yang digambarkan saat interview.

    Pertimbangkan dengan serius jika hal-hal ini yang jadi alasanmu undur diri. Kamu bisa saja berbicara dengan atasanmu sebelum ambil keputusan untuk resign.

    Selain itu, kamu juga bisa mencoba banyak hal terlebih dahulu untuk menyesuaikan dengan budaya dan lingkungan kerja.

    Jika semua hal itu sudah dilakukan, barulah kamu bisa memilih opsi untuk mengundurkan diri.

    3. Tidak mendapat dukungan keluarga

    Alasan ini beberapa kali muncul saat memutuskan mengundurkan diri saat masa percobaan. Keluarga memiliki tingkat kepentingan di atas pekerjaan sehingga alasan ini terkadang bisa diterima.

    Namun, coba mengerti bahwa segala sesuatu masih bisa dimusyawarahkan.

    Apabila keluargamu keberatan dengan jam pulang kerja yang terlalu malam, coba diskusikan dengan atasan. Siapa tahu, atasan kamu menerima dan memperbolehkanmu pulang lebih awal.

    Baca Juga: Apakah Capek Kerja adalah Alasan Tepat untuk Resign?

    Bagaimana Cara Mengajukannya?

    mengundurkan diri pada masa probation

    © Employer Advisors

    Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mengajukan pengunduran diri pada masa percobaan. Berikut caranya:

    1. Berbicara tatap muka dengan atasan

    Bicara dengan atasan secara langsung akan membuatmu dapat menyampaikan apa yang ada di pikiran.

    Jelaskan alasanmu secara jujur dan mendetail. Hindari berbohong karena kamu tidak tahu apa saja risiko yang bisa terjadi ke depannya.

    2. Beri tahu jauh-jauh hari

    Memang, di atas disebutkan bahwa di beberapa perusahaan kamu bisa pamit undur diri H-1 jelang tanggal resign.

    Meski demikian, memberi tahu lebih awal akan membuat proses resign-mu lebih mulus bagi perusahaan. Bagi kamu sendiri, kamu akan dikenal punya etika yang baik jika menyampaikan ini jauh-jauh hari.

    Menurut Indeed, kamu bisa memberi tahu perusahaan dua minggu sebelum resign. Hal ini bisa kamu terapkan jika ingin mengundurkan diri pada masa percobaan.

    3. Mengirimkan surat resmi ke perusahaan dan atasan

    Hal yang jelas perlu dilakukan adalah langsung mengirimkan surat pengunduran diri. Gunakan bahasa yang formal dan jelaskan kapan kamu akan undur diri.

    Sangat disarankan untuk mengungkapkan rasa terima kasih dalam surat ini. Kamu tentu tak ingin meninggalkan kesan buruk, kan?

    Baca Juga: Cara Resign Mendadak agar Tak Dicap Buruk oleh Perusahaan?

    Itulah beberapa hal mengenai cara mengundurkan diri pada masa percobaan. Pertimbangkan secara matang ya, sebelum ambil keputusan itu!

    Jika ingin tahu lebih dalam mengenai hal ini, kamu bisa bergabung di Glints Komunitas. Di sana, ada banyak profesional yang siap membagikan pengalaman dan pandangan mereka tentang hal itu.

    Yuk, tanya sekarang!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.3 / 5. Jumlah vote: 6

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait