13 Cara Mengatasi Error 404: Page Not Found

Diperbarui 11 Des 2023 - Dibaca 7 mnt

Isi Artikel

    Ketika sedang mengunjungi suatu website, mungkin kamu pernah mendapatkan pesan Error 404: Page Not Found.

    Mengutip Kinsta, hal tersebut berarti bahwa server dari website yang dikunjungi bisa dicapai, tapi halaman spesifik yang dicari tidak bisa diakses.

    Adapun beberapa alasannya seperti halaman yang sudah dipindahkan atau dihapus oleh website tersebut.

    Biasanya, halaman yang menunjukkan eror 404 akan dikustomisasi oleh website itu sendiri. Hal ini supaya user bisa mendapatkan pengalaman yang lebih personal ketika mengunjunginya.

    Nah, di artikel ini Glints akan memberi informasi singkat seputar cara mengatasi eror ini. Yuk, simak informasinya di artikel ini!

    Baca Juga: Bangun Situs Webmu dengan CodeIgniter, Framework Canggih Berbasis PHP

    Cara Mengatasi Error 404 Sebagai User

    1. Refresh halaman

    Salah satu cara yang bisa kamu lakukan saat mendapatkan pesan eror ini adalah dengan me-refresh halaman.

    Biasanya, jenis eror 404 bisa muncul karena halaman website yang diakses tidak bisa ditampilkan dengan semestinya.

    Namun, eror ini juga terkadang bisa muncul meski tidak ada masalah apa pun.

    Sehingga, kamu bisa mencoba untuk me-refresh halaman dengan memencet F5 di keyboard atau klik tombol “reload” di browser.

    2. Cek adanya kesalahan penulisan di URL

    Terkadang, error 404 bisa muncul karena adanya kesalahan penulisan URL. Sehingga, halaman website yang ingin kamu kunjungi tidak bisa diakses.

    Misalkan, kamu mencoba mengakses halaman www.glints.com/id/lowongan/brand-adalah/.

    Namun, ternyata kamu mengetiknya seperti ini; www.glints.com/id/lowongan/brands-adalah/.

    Jika begitu, tentu hal tersebut akan membuatmu mendapat pesan eror 404 dari website Glints yang ingin kamu kunjungi.

    Sehingga, kamu bisa mengecek apakah terdapat typo dalam URL halaman yang ingin diakses.

    3. Pindah direktori

    Menurut Ionos, cara lain yang bisa kamu lakukan ketika mendapat pesan eror ini adalah dengan pindah direktori satu per satu.

    Misalkan, kamu mengakses halaman www.abc.com/x/y/z. Lalu, kamu mendapat pesan Error 404: Page not found dari halaman tersebut.

    Nah, kamu bisa mencoba untuk pindah ke direktori www.abc.com/x/y/ terlebih dahulu.

    Jika kamu masih mendapat pesan eror yang sama, kamu bisa mengakses www.abc.com/x/.

    Hal ini dapat membantumu untuk mendapatkan yang kamu cari, atau mengonfirmasi bahwa halaman yang ingin diakses sudah tidak ada.

    4. Cari halaman dari search engine

    Ketika mendapatkan pesan ini, kamu juga bisa mencoba untuk mencari halaman yang ingin diakses dari search engine.

    Karena, ada kemungkinan kamu memiliki link URL yang salah sehingga membuatmu mendapat eror tersebut.

    5. Bersihkan cache di browser

    Cara selanjutnya untuk mengatasi error 404 adalah dengan membersihkan cache di browser.

    Karena, selalu ada indikasi bahwa jenis eror ini muncul karena terdapat masalah di browser-mu.

    Kamu juga bisa mencoba menghapus seluruh cookies yang terkait dengan website yang ingin diakses.

    Melakukan hal ini dapat membuatmu bisa mengakses kembali website atau URL yang ingin dikunjungi.

    6. Ubah server DNS

    Lifewire berpendapat bahwa mengubah server DNS yang digunakan komputer juga bisa jadi salah satu cara untuk mengatasi error 404.

    Hal ini bisa kamu lakukan terutama jika keseluruhan website yang ingin diakses tidak bisa dikunjungi.

    Tidak hanya itu, kamu juga bisa mengganti server DNS jika website bisa diakses dari jaringan internet yang lain.

    Biasanya, hal ini terjadi karena website tersebut diblokir atau disensor oleh ISP yang digunakan hingga pemerintah.

    Sehingga, menggunakan server DNS bisa dicoba untuk mengatasi eror ini.

    7. Menggunakan fitur pencarian dari website

    Beberapa website memiliki fitur pencarian untuk konten yang terdapat di dalamnya.

    Sehingga, kamu bisa mencoba menggunakan fitur pencarian tersebut ketika halaman yang ingin dikunjungi menunjukkan error 404.

    Kamu bisa menggunakannya dengan memasukkan keyword dari hal yang ingin dicari di website tersebut.

    8. Mengontak website

    Kamu juga bisa mengontak website secara langsung untuk mencari tahu apakah halaman yang ingin dikunjungi sudah dihapus atau dipindahkan.

    Jika memang halaman yang ingin diakses sudah dihapus, maka pihak website dapat memberi tahu informasi tersebut.

    Namun, jika pihak website memindahkan halaman, namun tidak dialihkan secara otomatis dan muncul pesan eror tersebut, mereka bisa memperbaikinya sesegera mungkin.

    9. Mengakses dari perangkat berbeda

    Munculnya pesan error 404 juga bisa disebabkan karena adanya masalah dari perangkatmu.

    Misalkan, kamu bisa saja mendapat pesan eror 404 karena komputermu sulit terhubung ke internet.

    Namun, kamu bisa mengaksesnya menggunakan smartphone-mu yang memiliki jaringan internet lebih baik.

    Kamu juga bisa mencoba untuk mengakses URL dari browser yang berbeda untuk mengatasinya.

    Baca Juga: Berkenalan dengan CRUD, Elemen Penting dalam Back End Development

    Cara Mengatasi Error 404 Sebagai Website Administrator

    Memiliki eror 404 dari website-mu dapat memengaruhi pengalaman user ketika berinteraksi dengan situs webmu.

    Tidak hanya itu, terlalu banyak halaman yang memiliki kode eror ini juga dapat berpengaruh terhadap ranking SEO website-mu.

    Sehingga, penting bagimu untuk bisa mengatasinya sesegera mungkin.

    Menyadur Indeed, kamu juga bisa mengatasi error 404 dengan beberapa hal berikut ini sebagai website developer.

    1. Membuat halaman Error 404 khusus

    Kamu bisa membuat halaman khusus yang menunjukkan eror 404.

    Pastikan untuk membuat halaman tersebut sesuai dengan branding dan bagaimana perusahaan berinteraksi dengan user.

    Hal tersebut dapat mendorong mereka untuk berdiam lebih lama di website-mu. Sehingga, bounce rate dari situs webmu ikut turun juga.

    2. Membuat redirect

    Pastikan untuk mengalihkan user ke halaman website yang lain. Hal ini bisa dilakukan terutama jika kamu mengubah URL dari suatu halaman.

    Dengan begitu, user tetap bisa mendapatkan hal yang mereka cari.

    3. Mengembalikan halaman

    Salah satu alasan terjadinya error 404 adalah halaman website yang menghilang. Oleh karena itu, kamu bisa mencoba untuk mengembalikannya.

    Namun, pastikan jika informasi dari halaman website tersebut masih akurat dan permintaan aksesnya tinggi.

    4. Memperbaiki tautan

    Review URL di website-mu. Kamu bisa mencari tahu apakah ada kesalahan penulisan URL dan memperbaikinya.

    Cek juga hyperlink di website-mu untuk memastikannya mengarahkan user ke tautan yang benar.

    Baca Juga: Penting untuk Web Development, Ketahui Definisi dan Jenis-Jenis Scripting Language

    Itu adalah beberapa informasi seputar error 404 yang bisa kamu pelajari.

    Sebagai user, beberapa hal ini bisa kamu lakukan ketika website yang ingin dikunjungi tidak bisa diakses.

    Sebagai website administrator, kamu bisa memastikan bahwa kode eror ini tidak muncul di situs webmu.

    Nah, kamu bisa mendapatkan informasi yang lebih banyak tentang web development dengan baca kumpulan artikelnya di Glints Blog, lho.

    Kamu cukup klik di sini untuk baca ragam artikelnya. Yuk, klik sekarang!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 3.6 / 5. Jumlah vote: 21

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait