×

6 Alasan Management Trainee masih Menjadi Favorit Fresh Graduate

January 18, 2018 | No Comments

6 Alasan Management Trainee masih Menjadi Favorit Fresh Graduate

Management trainee, atau yang biasa disingkat MT, merupakan program untuk para fresh graduate, agar bisa “sampai” di posisi manajerial dalam waktu yang lebih singkat.

Bisa dikatakan, ini merupakan proses pelatihan spesial, ketika kamu akan diberikan pengarahan dan pengetahuan tentang perusahaan, serta mengembangkan karaktermu.

Pelatihannya memakan waktu berbeda-beda setiap perusahaan, dan memiliki kontrak selama masa management trainee tersebut.

Baca juga: 7 Budaya Kerja di Korporat yang bisa Memajukan Kariermu

Selain diberikan pelatihan, kamu juga akan memiliki pekerjaan lainnya yang akan kamu kerjakan sehari-hari. Dengan menjadi seorang management trainee kamu akan juga proses learning by doing.

Ada perusahaan yang tidak membuat spesifikasi management trainee, jadi kamu akan merasakan semua divisi yang ada.

Ada pula perusahaan yang sudah membuat spesifikasi tersendiri, misalnya saja marketing, sales, supply chain, dan lain sebagainya. Selain internship dan pekerjaan tetap sesuai posisi yang diincar, ternyata management trainee masih menjadi favorit fresh graduate. Kenapa ya?

management trainee

Berbeda dengan internship

Berbeda dengan sekadar internship atau magang, management trainee ini sifatnya adalah pegawai tetap. Jadi secara gaji dan tunjangan pun akan berbeda antara pegawai tetap, dengan yang hanya internship.

Karena itu, banyak fresh graduate yang lebih memilih menjadi management trainee dibanding mencari posisi untuk internship terlebih dahulu.

Management trainee akan menerima gaji bulanan seperti pegawai tetap. Tunjangan seperti untuk kesehatan, akomodasi, dan transportasi pun biasanya akan diberikan.

Baca juga: 7 Tips Memilih Tempat Magang untuk Membangun Karier Impian

Jalur karier yang lebih pasti

Tentunya tidak ada yang ingin sesuatu yang tidak pasti, iya kan? Diterima dan bekerja di perusahaan pasti menjadi sesuatu yang membanggakan bagi fresh graduate. Namun begitu, biasanya jenjang karier yang ada bisa jadi tidak pasti.

Bisa jadi kamu hanya akan di posisi kamu sekarang bertahun-tahun lamanya, dan tidak tahu kapan akan dipromosikan serta naik jabatan.

Berbeda dengan management trainee, yang dari awal memang didesain untuk mempromosikan kamu ke level management.

Dengan begitu, jika kinerjamu memang bagus, kamu pasti akan dipromosikan menuju jabatan yang sudah pasti. Jadi kamu tidak perlu bekerja sambil bertanya-tanya, kapan kamu akan naik jabatan menuju posisi yang lebih baik.

Digaji untuk belajar

Alasan lainnya, jika biasanya kita harus membayar untuk belajar suatu hal, justru terjadi yang sebaliknya. Dengan menjadi management trainee, secara tidak langsung berarti kamu digaji untuk belajar banyak hal soal perusahaan dan dirimu sendiri.

Belajar sistem kerja perusahaan, bagaimana bisnis dijalankan di sana, bagaimana karakter klien yang dihadapi, sampai belajar mengenai dirimu sendiri dan apa yang dibutuhkan untuk posisimu nanti.

Memang ada pekerjaan dan tanggung jawab yang harus kamu selesaikan, tapi semua itu semata-mata demi belajar dan mendapatkan bekal yang cukup untuk posisimu nantinya.

Kamu akan mendapatkan pembelajaran “hands on”, alias menerapkan langsung apa yang telah kamu pelajari. Karena “keunikan” inilah juga, management trainee masih menjadi favorit para fresh graduate.

Bekerja sesuai minat dan bakat

Seperti yang sudah saya jelaskan di awal, sistem management trainee perusahaan yang satu dengan yang lainnya berbeda-beda.

Kebanyakan, perusahaan memakai sistem generalisasi untuk prosesnya. Jadi management trainee-nya diajari dan “disuguhkan” dengan berbagai jenis divisi pekerjaan.

Misalnya saja, kamu akan mencoba berbagai pekerjaan, mulai dari finance, marketing, komunikasi, sampai juga supply chain. Dengan begitu, supervisor akan bisa mengetahui, di mana kemampuan terbaikmu bisa dikeluarkan.

Kamu pun juga bisa ikut berdiskusi, dan menjelaskan peran mana yang paling kamu senangi di bisnis tersebut. Dengan begitu, kamu bisa lebih tenang, dan bekerja sesuai minat dan bakatmu.

Meskipun begitu, ada pula perusahaan yang sudah secara khusus membuat spesifikasi management trainee-nya. Kalau begitu, kamu harus melakukan banyak riset terlebih dahulu, mengenai peran mana yang paling kamu minati, dan nyaman bekerja di dalamnya ya.

Mengembangkan kemampuan bekerja sama

Menjadi management trainee juga berarti mengembangkan kemampuanmu untuk bekerja sama dalam tim. Pertama, karena kamu akan menjadi satu tim dengan management trainee lainnya. Biasanya, jumlahnya memang tidak banyak, hanya belasan atau dua puluh-an yang diterima untuk setiap periode di perusahaan.

Tapi, tentunya kamu harus bisa bekerja sama dan bersinergi dengan baik bersama. Kedua, kamu yang berkesempatan merasakan berbagai divisi dalam periode management trainee, tentunya akan bertemu berbagai orang berbeda.

Untuk bisa menyelesaikan setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan, kamu harus bisa saling bekerja sama. Seperti pekerjaan berkelompok lainnya, terbayang kan, bagaimana jika kerja sama tidak terjalin dengan baik? Semua pekerjaan akan tersendat, dan bisa terjadi konflik internal di divisimu sendiri. Akan tidak menyenangkan bukan?

Baca juga: 8 Tips untuk lebih Mudah Bekerja Sama dengan Tim di Kantor Baru

Mengajarkan banyak hal, terkait kepemimpinan

Terakhir, management trainee masih diminati oleh para fresh graduate karena posisi ini mengajarkan banyak hal terkait kepemimpinan. Tentunya karena program ini memang dirancang agar kamu nantinya ada di posisi managerial, kamu akan mendapat banyak pembelajaran terkait kepemimpinan.

Misalnya saja kemampuan untuk berpikir kreatif, bekerja dalam tekanan, mengarahkan dan mengajarkan orang lain, juga kemampuan bekerja sama dalam tim.

Berbagai pembelajaran ini juga bisa kamu dapatkan dari supervisormu selama kamu menjadi management trainee. Biasanya, yang menjadi supervisor kamu adalah manajer yang saat ini sedang menjabat, sesuai posisinya masing-masing.

Dengan begitu, pembelajaran yang kamu dapatkan adalah langsung dari “sumber”nya. Istilahnya, kamu akan mendapat kesempatan untuk merasakan menjadi manager, tanpa tanggung jawab besar yang harus kamu pikul saat itu.

Baca juga: 7 Gaya Kepemimpinan dan Kapan harus Diterapkan

Buat kamu fresh graduate atau mahasiswa yang baru akan lulus, posisi management trainee di perusahaan boleh lho dijadikan pilihan. Syarat management trainee di setiap perusahaan berbeda, beberapa hal yang menjadi syarat umumnya adalah:

  • Standar minimal IPK 3.00
  • Kemampuan Bahasa inggris yang baik
  • Pengalaman berorganisasi
  • Kemampuan lain di luar akademik

Seleksinya akan lebih ketat dan biasanya lebih panjang dibandingkan posisi biasa pada perusahaan yang sama.

Buat kamu yang baru mulai bekerja dan baru sekarang tertarik dengan posisi management trainee, tidak perlu khawatir. Ada beberapa perusahaan menerima calon management trainee yang sudah pernah bekerja, dengan pengalaman kurang dari dua tahun.

Dengan begitu, nilai-nilai yang perusahaan ingin tanamkan padamu akan lebih mudah disesuaikan dengan visi misi perusahaan tersebut karena kamulah yang nantinya akan memimpin divisi-divisi di perusahan tersebut.

Kamu tertarik untuk menjadi management trainee? Jangan lupa untuk cek lowongan management trainee di Glints sekarang! Klik di sini untuk segera apply.

YOU MAY ALSO LIKE

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll Up