Kelebihan dan Kekurangan Pembayaran Uang Tunai di Era Modern
Ditulis oleh : Joshua Renaldo
Walau metode pembayaran pun semakin beragam, masih banyak yang menggunakan uang tunai. Apakah sebenarnya kelebihan dan kekurangan menggunakan uang tunai di era modern sekarang?
Seperti yang kita ketahui, pembayaran secara digital alias cashless bertujuan agar pengguna tak repot membawa uang tunai dalam jumlah banyak.
Walaupun begitu, masih banyak orang bertahan untuk tetap menggunakan uang tunai sebagai metode pembayaran utama.
Sebenarnya, apakah hal ini merupakan hal yang positif? Atau malah sebaliknya?
Glints akan jelaskan semua plus-minus menggunakan uang tunai di bawah ini!
Kelebihan Menggunakan Uang Tunai
1. Transaksi menjadi lebih mudah
Jika dilihat dari situasi saat ini, sebenarnya sistem tunai masih menjadi metode utama pembayaran.
Hingga saat ini juga sistem cashless belum bisa diterapkan secara 100% di Indonesia.
Hal ini disebabkan karena tidak meratanya persebaran teknologi dan internet di seluruh daerah di Indonesia.
Maka dari itu, uang tunai merupakan hal yang aman karena kamu dapat bertransaksi di mana saja dengan mudah seperti di pasar, tukang sayur, minimarket atau cuma sekadar jajan di warung.
Setidaknya, kamu harus memiliki uang tunai di dompet untuk berjaga-jaga perlu melakukan transaksi cash.
2. Mengurangi sikap konsumtif
Percaya tidak jika menggunakan uang tunai dalam metode pembayaran akan mengurangi kamu dalam sikap konsumtif untuk berbelanja berlebihan?
Menurut Moneyland, membeli barang dengan uang tunai berarti kita hanya membawanya dalam jumlah yang secukupnya saja.
Jika kita mengandalkan uang elektronik, secara tak langsung kita seolah-olah percaya bahwa uang yang kita miliki masih banyak karena tidak bisa melihatnya secara fisik.
Belum lagi banyak promo-promo menggiurkan yang diberikan berbagai platform dengan sistem pembayaran cashless.
Hal ini membuat kita akan terus membeli karena tergoda oleh promo dan potongan harga, yang seharusnya tidak butuh malah jadi mengeluarkan uang.
3. Mengurangi risiko utang
Kelebihan dari uang tunai selanjutnya adala mengatasi atau mengurangi risiko terjerat utang.
Pasalnya, ada lebih banyak pilihan berbelanja online dengan dengan kartu kredit dan pay later atau sistem “beli sekarang bayar nanti”.
Jika ditambah dengan godaan promo dan perilaku impulsif, tentu utang tersebut akan semakin bertambah banyak.
Namun, dengan menggunakan uang tunai saja, kamu tidak akan bisa menggunakan pilihan tersebut dan menjaga diri agar tidak semakin menambah utang.
4. Irit dan bisa menabung
Hal yang paling menyenangkan dalam menabung adalah melihat langsung tumpukan uang yang sudah banyak.
Nah, uang tunai bisa jadi salah satu solusi irit dan membuatmu bisa menabung lebih banyak.
Dikarenakan kita selalu menyimpan uang tunai di dalam dompet dalam jumlah yang terbatas, secara otomatis pun kita akan mengirit-irit penggunaan uang tunai dan ada dorongan menabung di dalam diri kita.
Nah, jika kamu ingin lebih hemat dan bisa menabung secara konsisten coba gunakan cara lama dengan menabung di dalam celengan transparan.
Semakin banyak uang yang kelihatan, semakin besar dorongan kita untuk giat menabung.
Kekurangan Uang Tunai
1. Risiko kriminalitas
Walau memiliki kelebihan seperti di atas, uang tunai pun juga memiliki kelemahan seperti risiko kriminalitas ujar PocketSense.
Uang tunai yang kita bawa biasanya sangat mencolok karena membuat dompet kita terlihat tebal atau terlihat setelah kita mengambil uang tunai di ATM.
Kejahatan seperti copet atau jambret sangat mengincar seseorang yang terlihat memiliki uang cash yang cukup banyak.
Oleh sebab itu, selalu berhati-hatilah saat membawa uang tunai dan bawalah secukupnya saja demi keamanan diri sendiri, ya.
2. Mudah hilang atau terselip
Pernahkah kamu merasa kehilangan uang atau merasa tidak menggunakan uang tersebut?
Tidak ada catatan yang dapat mengingatkan sehingga pasrah bawa uang kita hilang? Mungkin ini sudah jadi makanan sehari-hari.
Tanpa kita sadari kita sering sekali meletakkan uang secara sembarangan mungkin di tas, kantong celana dan juga bisa saja jatuh di jalan.
Kita juga sering memandang rendah uang receh atau logam yang biasanya diletakkan secara sembarang, padahal jika dikumpulkan jumlahnya bisa banyak.
3. Sulit untuk mencatat
Jika dibandingkan dengan uang elektronik yang memiliki jejak rekam komplit dari bank, penggunaan uang tunai lebih sulit untuk dicatat dan harus dilakukan secara manual.
Tidak setiap saat kita mencatat semua pengeluaran dan pemasukan sehingga kadang-kadang kita suka lupa di mana uang kita.
Belum lagi jika uang kita habis di dompet, sering-sering tarik uang ke ATM membuat kita juga menjadi lebih boros.
Sekian informasi dari Glints mengenai kelebihan dan kekurangan dari uang tunai.
Apakah kamu tetap bertahan menggunakan uang tunai? Atau akan sepenuhnya menggunakan metode cashless?
Saran dari Glints, keduanya tetap harus digunakan secara bersamaan. Pasalnya masih toko yang menggunakan cash dan tidak memiliki opsi pembayaran digital.
Nah, apakah kamu mendapat informasi seputar keuangan lain seperti di atas? Jika ya, kamu bisa dapatkan informasinya secara lengkap di Glints Blog.
Mulai dari cara menabung, cara membuat budget, dan ada juga tips-tips praktis lainnya.
Yuk, baca semua ragam informasinya dengan klik di sini!
