Pahami 7 Karakteristik Generasi Milenial yang Unik

Diperbarui 11 Jun 2025 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Geofanni Nerissa Arviana

Karakteristik atau ciri-ciri generasi milenial bisa dibilang unik dibandingkan generasi lainnya. Menurut Time, generasi milenial adalah orang yang lahir pada tahun 1980 hingga 2000. 

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Generasi milenial juga sering disebut sebagai generasi Y karena lahir setelah generasi X pada 1960 hingga 1980, seperti ditulis Live Science.

Kini, generasi milenial disebut sebagai populasi terbesar di dunia.

Berdasarkan data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015 seperti dilansir Katadata, terdapat 269,9 juta generasi milenial di Indonesia pada 2020.

Dengan jumlah yang besar, milenial selalu dinilai memiliki beberapa karakteristik yang menonjol.

Baca Juga: Kamu Generasi Milenial? Pahami 5 Tantangan Untukmu

Berikut Glints sampaikan 7 ciri-ciri generasi milenial.

1. Mudah beradaptasi

tantangan pekerjaan generasi milenial

© Freepik

Generasi milenial dianggap sebagai generasi yang mudah beradaptasi terhadap banyak hal.

Mereka melihat segala sesuatu mudah berubah secara cepat, salah satunya dalam hal teknologi.

Oleh karena itu, dibutuhkan kemampuan beradaptasi agar tidak ketinggalan dengan orang lain.

Tidak hanya mudah beradaptasi. Generasi milenial juga sering membawa perubahan yang signifikan terhadap lingkungan di sekitarnya. 

Tak heran ketika ada anjuran work from home (WFH), generasi milenial cenderung memiliki karakteristik yang lebih mudah beradaptasi daripada generasi-generasi sebelumnya.

2. Melek teknologi

memanfaatkan teknologi wfh

© Pexels

Melek teknologi adalah ciri-ciri generasi milenial yang paling jelas.

Generasi milenial lahir di saat teknologi sudah berkembang. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan dirinya, kemajuan teknologi juga berkembang pesat.

Setiap ada perubahan terbaru dalam hal teknologi, biasanya generasi milenial menjadi yang pertama untuk mengetahuinya.

Mereka tidak kaget dan kagok ketika ada teknologi-teknologi tercanggih yang terus muncul.

Dalam keluarga, generasi milenial juga biasanya lebih banyak mengajari orang tuanya untuk menggunakan teknologi teranyar.

Baca Juga :  Afirmasi untuk Anxiety atau Rasa Cemas: Cara dan Contoh Kalimat

3. Achievement-oriented

karakteristik ciri-ciri generasi milenial

© Freepik

Menurut The Balance Careers, milenial adalah generasi yang achievement-oriented atau berorientasi pada pencapaian. 

Generasi milenial dididik oleh orang tuanya untuk menjadi lebih baik dari mereka dan generasi sebelumnya.

Oleh karena itu, generasi milenial tumbuh dengan karakteristik percaya diri, ambisius, dan ingin lebih daripada orang lain. Generasi milenial ingin segala usahanya membuahkan hasil yang maksimal.

Begitu pula di tempat kerja. Generasi milenial cenderung berani dan memiliki target pencapaian yang jelas dalam pekerjaannya.

Baca Juga: 7 Alasan Milenial Kurang Tertarik dengan Pekerjaan Kantoran

4. Butuh perhatian

dampak media sosial di kantor

© Pexels

Ciri-ciri generasi milenial berikutnya adalah butuh perhatian.

Generasi milenial cenderung membutuhkan perhatian dari orang-orang di sekitarnya. Perhatian tersebut bisa berupa pujian, pertanyaan, atau ajakan untuk berdiskusi.

Hal ini nampak nyata di media sosial. Generasi milenial sangat senang jika konten yang mereka post mendapat banyak likes dan comments.

Tidak jarang, generasi milenial memberi perhatian kepada orang lain untuk mendapat perhatian yang sama.

5. ‘Me me me generation’

bisnis milenial

© Freepik

Time dalam sebuah edisi majalahnya menyebut generasi milenial sebagai ‘Me Me Me Generation’.

Generasi yang lahir pada sekitar tahun 1950 dulu, bangga ketika memajang foto pernikahan, sekolah, atau bersama kerabatnya.

Namun, generasi milenial saat ini dengan bangga menampilkan banyak foto dirinya sendiri atau setidaknya bersama binatang peliharaannya.

Generasi milenial memiliki karakteristik berupa kepercayaan diri yang tinggi sehingga senang untuk melakukan berbagai hal sendiri.

Di sisi lain, seperti dilansir dari Live Science, generasi milenial tidak begitu tertarik pada urusan negara dan politik jika dibandingkan generasi sebelumnya. 

6. Berpikiran terbuka

pengertian sales

© leadereconomics.com

Karakteristik generasi milenial yang berikutnya adalah berpikiran terbuka. Hal ini sejalan dengan generasi milenial yang banyak menggunakan media sosial.

Baca Juga :  Cara Memulai Percakapan di Acara Kantor

Di media sosial, generasi milenial bisa berteman dengan siapa saja yang berasal dari negara, etnis, atau agama lain.

Dengan pengalamannya di media sosial, generasi milenial cenderung terbuka dengan pendapat orang lain.

Mereka tidak terlalu memaksakan kehendak dan tradisi sendiri, tetapi juga melihat bahwa setiap orang berhak memiliki kehendaknya masing-masing.

7. Mudah bosan

meeting online bikin lelah

© Freepik

Kebiasaan generasi milenial yang sering mencoba hal baru membawa mereka menjadi generasi yang mudah bosan.

Generasi milenial dengan senang hati membuka diri pada hal-hal baru.

Namun, ketika dihadapkan oleh hal yang sama untuk waktu yang lama, generasi milenial akan mudah bosan.

Hal ini juga terlihat di dunia kerja. Generasi milenial cenderung lebih suka berpindah-pindah tempat kerja dibandingkan generasi sebelumnya.

Baca Juga: 4 Nasihat Karir untuk Generasi Millenials Yang Sedang Membangun Karir

Itulah 7 karakteristik generasi milenial. Semua ada positif dan negatifnya. Namun, alangkah lebih baik jika kita bisa memanfaatkan semuanya untuk mendapat peluang yang terbaik.

Jika kamu adalah milenial yang ingin membangun karier, kamu bisa menemukan peluangmu di Glints, loh! Kamu bisa sign up sekarang!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon