10 Jurusan Kesehatan Beserta Fokus Studi dan Prospek Kariernya

Tayang 02 Sep 2024 - Dibaca 6 mnt
Ditulis oleh : Alisatul Aini

Jurusan kesehatan apa saja yang bisa jadi pilihan calon mahasiswa baru? Tenang, perguruan tinggi di Indonesia sangat kaya dengan pilihan-pilihan jurusan kesehatan terbaik.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Tiap jurusan juga punya fokus studi yang khusus, unik, dan berbeda.

Prospek kariernya tak perlu diragukan lagi karena Indonesia masih butuh banyak tenaga kesehatan profesional.

Yuk, langsung saja ketahui jurusan-jurusannya lewat artikel Glints berikut ini!

1. Kedokteran

Jurusan pendidikan kedokteran mempelajari ilmu kesehatan manusia.

Mahasiswa akan belajar tentang bagaimana cara memeriksa, memberi diagnosis, dan mengobati berbagai penyakit.

Setelah lulus S1, mahasiswa harus menjalani pendidikan profesi lalu mengikuti ujian untuk mendapatkan izin praktik sebagai dokter.

Selain menjadi dokter umum, lulusan jurusan kedokteran bisa mengambil spesialisasi lain. Pilihan karier selain menjadi dokter di antaranya adalah peneliti atau dosen.

Jika sudah memperoleh gelar dokter, mereka bisa bekerja di rumah sakit, klinik, perusahaan farmasi, dan lembaga kesehatan.

2. Kesehatan masyarakat

Jurusan kesehatan masyarakat adalah jurusan yang mengkaji fenomena dan masalah kesehatan masyarakat, serta mempelajari cara mengatasinya.

Gelar yang diperoleh setelah lulus adalah SKM atau sarjana kesehatan masyarakat.

Prospek karier bagi lulusan kesehatan masyarakat cukup luas dan beragam pilihannya, mulai dari epidemiolog, manajer program kesehatan masyarakat, hingga konsultan kebijakan kesehatan.

Selain bekerja di lembaga kesehatan pemerintah, mereka juga bisa bekerja di organisasi kesehatan seperti WHO (World Health Organization).

3. Keperawatan

Jurusan keperawatan mempelajari ilmu yang berkaitan dengan perawatan pasien.

Kamu nantinya akan diajarkan tentang cara memberikan perawatan medis dasar dan membantu proses pemulihan kesehatan pasien.

Gelar bagi lulusan jurusan keperawatan adalah sarjana keperawatan (S.Kep).

Akan tetapi, ada juga beberapa kampus yang menawarkan progam diploma keperawatan seperti yang ada di Poltekkes Banjarmasin dan Poltekkes Kemenkes Jambi.

Baca Juga :  Universitas Terbuka: Syarat Masuk, Jurusan, dan Keuntungan

Setelah lulus, kamu perlu menempuh pendidikan profesi Ners (Ns) untuk mendapatkan izin praktik sebagai perawat.

4. Fisioterapi

Fisioterapi adalah proses penyembuhan yang bertujuan untuk memulihkan fungsi tubuh yang terganggu akibat cedera atau penyakit.

Metode penyembuhan terebut dapat berupa terapi fisik seperti latihan gerak, pijat, dan penggunaan alat-alat khusus lainnya.

Lulusan jurusan fisioterapi tidak hanya dibutuhkan di rumah sakit, tetapi juga klinik fisioterapi dan tempat olahraga.

Jika kamu sudah punya pengalaman yang cukup, ada peluang untuk membuka praktik fisioterapi mandiri.

5. Analis kesehatan

Jurusan analis kesehatan terkadang memiliki nama lain, yaitu jurusan teknologi laboratorium medik.

Apa saja fokus studi yang dipelajari di jurusan kesehatan satu ini?

Analis kesehatan berfokus pada analisis sampel biologis seperti darah, urine, dan jaringan tubuh untuk mendeteksi penyakit.

Merekalah yang biasanya bekerja di laboratorium klinik, rumah sakit, atau lembaga penelitian.

Setelah lulus, mereka memperoleh gelar sarjana analis kesehatan (S.Ankes).

6. Kebidanan

Apabila kamu tertarik dengan ilmu kesehatan reproduksi wanita, jurusan kebidanan bisa jadi salah satu pertimbanganmu.

Di jurusan ini, kamu akan mempelajari ilmu dan keterampilan yang diperlukan untuk membantu proses persalinan dan perawatan ibu hamil.

Sebagai bidan, kamu juga nantinya akan bertugas mengedukasi kesehatan kepada ibu dan anak.

Gelar bagi lulusan kebidanan adalah sarjana kebidanan (S.Keb) dan bisa bekerja di rumah sakit, klinik bersalin, atau sebagai bidan praktik mandiri.

7. Ilmu gizi

Apakah kamu pernah mendengar profesi ahli gizi?

Nah, jurusan yang sejalan dengan profesi tersebut adalah jurusan ilmu gizi.

Ahli gizi mungkin banyak dikenal sebagai seseorang yang membantu klien untuk menjaga berat badannya.

Baca Juga :  50 Inspirasi Motto Skripsi Bahasa Indonesia dan Inggris

Namun, lebih dari itu, mereka sangat berjasa untuk meningkatkan kesehatan individu dan masyarakat.

Peran ahli gizi juga dibutuhkan di rumah sakit atau klinik untuk memastikan bahwa hidangan yang diberi pada pasien memenuhi kebutuhan gizi dan kualitas tertentu.

8. Radiologi

Tenaga kesehatan yang membantu pasien melakukan rontgen, x-ray, MRI, atau CT-scan adalah mereka yang punya latar belakang ilmu di bidang radiologi.

Mahasiswa di jurusan radiologi akan diajarkan cara mengoperasikan alat-alat tersebut.

Tak hanya itu, mereka juga pasti perlu mempelajari bagaimana menginterpretasikan hasil tesnya.

Setelah lulus, mereka memperoleh gelar Sarjana Radiologi (S.Rad) dan bisa bekerja di rumah sakit, klinik, atau laboratorium.

Perguruan tinggi yang punya jurusan ini antara lain UI, Unair, dan UII.

9. Psikologi

Jurusan kesehatan yang juga cukup populer adalah jurusan psikologi.

Menariknya, jurusan ini di Indonesia bisa masuk ke 2 rumpun ilmu yang berbeda, yaitu saintek dan soshum.

Jurusan psikologi di rumpun ilmu saintek lebih berfokus pada mata kuliah yang berkaitan dengan statistik, metode penelitian eksperimental, biologi, dan neurologi.

Sementara itu, psikologi soshum lebih menekankan pada teori-teori psikologi sosial, budaya, dan humaniora.

Prospek karier bagi lulusan psikologi di antaranya adalah psikolog klinis, konselor, atau peneliti di rumah sakit atau lembaga pendidikan.

10. Farmasi klinis

Jurusan farmasi klinis mempelajari penggunaan obat-obatan dalam pengobatan pasien.

Kamu akan belajar cara memberikan rekomendasi obat yang tepat kepada dokter dan pasien.

Setelah lulus, kamu akan memperoleh gelar Sarjana Farmasi (S.Farm).

Sebelum memulai praktik, kamu terlebih dahulu harus menempuh pendidikan profesi.

Prospek karier utama setelah lulus yang bisa kamu tekuni adalah apoteker yang bisa bekerja di fasilitas kesehatan atau toko kesehatan.

Demikian penjelasan Glints untuk menjawab pertanyaan apa saja jurusan kesehatan yang ada di perguruan tinggi Indonesia.

Baca Juga :  Saintek: Pengertian dan Contoh-Contoh Jurusannya

Kamu masih bisa mempelajari lebih banyak jurusan di perkuliahan lewat artikel-artikel gratis di Glints Blog.

Tak hanya itu, terdapat juga topik lain yang berkaitan dengan istilah-istilah akademis, tugas kuliah, jenis ujian kuliah, dan lain sebagainya.

Kamu bisa temukan banyak tips dan panduan untuk membantumu menjalani dunia perkuliahan dengan lebih mudah.

Yuk, link ini untuk temukan kumpulan artikel terbarunya!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon