Jika kamu berbakat dalam fotografi dan ingin mengetahui lebih dalam mengenai jurusan ini di jenjang perguruan tinggi, artikel ini tepat untukmu.
Meskipun terdengar mudah, mengabadikan gambar juga ada seninya, lho.
Oleh karena itu, di jurusan ini, kamu akan dibimbing untuk menghasilkan foto-foto yang tidak hanya estetis tetapi juga memiliki makna dan memiliki daya jual.
Nah, penasaran apa saja yang dipelajari dalam jurusan fotografi? Bagaimana dengan prospek kariernya?
Untuk menjawab pertanyaanmu, ayo, simak terus informasi yang telah Glints rangkum dari berbagai sumber di bawah ini!
Apa Itu Jurusan Fotografi?
Jurusan fotografi adalah bidang studi yang fokus pada penangkapan dan dokumentasi berbagai bentuk dan peristiwa, baik alamiah maupun buatan.
Tujuannya adalah menciptakan karya seni fotografi yang indah dan bermakna sesuai dengan nilai budaya dan identitas nasional.
Jika mengambil program sarjana, gelar yang akan kamu dapatkan setelah lulus adalah S.Sn (Sarjana Seni).
Memilih untuk kuliah di jurusan fotografi memang bukan merupakan syarat mutlak untuk memulai karier sebagai fotografer.
Namun, jika kamu ingin benar-benar mengeksplorasi dunia fotografi secara mendalam, belajar secara formal di universitas dapat menjadi pertimbangan penting.
Di sana kamu dapat memperoleh keterampilan yang tidak bisa didapatkan hanya dengan belajar sendiri. Misalnya:
- Menguasai teknologi dalam bidang fotografi yang meliputi hardware dan software pendukung.
- Mampu menciptakan karya fotografi underwater.
- Mampu menciptakan karya foto jurnalistik yang sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik.
- Mampu memanfaatkan kemajuan IPTEKS untuk menciptakan karya fotografi secara estetis, kreatif, inovatif, dan artistik dengan mematuhi etika dan kaidah ilmiah.
Mata Kuliah Jurusan Fotografi
Sama seperti program studi lainnya, pada semester awal jurusan fotografi, kamu akan menemui mata kuliah umum seperti pendidikan kewarganegaraan, bahasa Indonesia, dan sejarah seni rupa.
Selain itu, mahasiswa akan belajar tentang teknik dasar seni rupa seperti menggambar garis dan mengenal estetika seni.
Pada tahun kedua, fokus studi bergeser ke mata kuliah yang lebih spesifik, yang mungkin berbeda pada tiap universitas.
Misalnya, di tahun kedua Institut Seni Indonesia Denpasar, kamu akan menemui mata kuliah seperti:
- Sketsa Aktivitas Kehidupan
- Seni Lukis Alam Benda
- Seni Patung Realis
Mahasiswa akan belajar mengembangkan keahlian mereka dalam berbagai media dan teknik seni rupa modern, baik melalui praktikum, eksplorasi media seni Indonesia ataupun laboratorium seni.
Daftar Kampus dengan Jurusan Fotografi
Jurusan fotografi telah tersedia di berbagai universitas, baik negeri ataupun swasta. Jurusan ini umumnya berada di bawah fakultas seni rupa atau fakultas seni media rekam.
Beberapa contohnya sebagai berikut.
- Universitas Trisakti
- Universitas Pasundan
- Institut Seni Indonesia Denpasar
- Universitas Esa Unggul
- Institut Seni Indonesia Surakarta
- Universitas Muhammadiyah Malang
- Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Prospek Karier Jurusan Fotografi
Fotografi bukan hanya tentang sekadar mengambil gambar secara acak.
Di jurusan ini, kamu akan dibimbing untuk menghasilkan foto-foto yang tidak hanya estetis tetapi juga memiliki makna mendalam.
Dengan berbagai keahlian yang kamu dapatkan semasa kuliah, kamu dapat mencoba berbagai jenis profesi yang sesuai dengan minatmu. Contohnya sebagai berikut:
1. Wedding photographer
Prospek kerja pertama untuk jurusan fotografi adalah wedding photographer atau fotografer pernikahan.
Wedding photographer biasanya bertugas mengambil foto selama upacara dan resepsi.
Namun tidak hanya memotret, mereka juga harus dapat mendokumentasikan berbagai rangkaian acara dalam segala bentuk setting lokasi, situasi, tema, berikut dengan orang-orang yang berada di pernikahan tersebut.
Berbeda dengan fotografi lainnya, fotografer pernikahan jarang memiliki kesempatan untuk dapat mengulang pemotretan.
Oleh karena itu, mereka dituntut dapat bergerak cepat dan berpikir cerdas, serta beradaptasi dengan perubahan cuaca dan pencahayaan.
2. Event photographer
Event photographer atau fotografer acara biasanya dapat ditemui dalam berbagai acara seperti penghargaan, pemutaran perdana film, konser, atau acara publik berskala besar lainnya.
Mereka bekerja dalam lingkungan yang bergerak cepat, mengambil foto dalam berbagai setting yang terkadang memerlukan keterampilan memotret foto untuk kebutuhan jurnalistik.
Dikutip dari ZipRecruiter, tergantung pada permintaan klien, foto tersebut mungkin diperlukan untuk publisitas dan pemasaran, atau untuk dijual ke kantor berita.
3. Product photographer
Seperti namanya, fotografer produk bertanggung jawab untuk mengabadikan foto produk perusahaan atau barang yang diproduksi untuk dijual.
Fotografer produk biasanya memotret produk secara khusus, namun kadang-kadang mereka juga mengambil foto model dengan produk.
Foto-foto yang dihasilkan umumnya akan dipublikasikan secara online, dalam katalog, atau digunakan untuk di label atau kemasan perusahaan.
Nah, profesi ini biasanya bekerja di dalam studio khusus, agar dapat mengontrol pencahayaan dan latar belakang dengan mudah.
4. Fashion photographer
Selanjutnya, jurusan fotografi juga dapat memulai karier sebagai fotografer fashion.
Dalam kesehariannya, fotografer ini akan mengambil foto model yang mengenakan gaya dan tren terbaru, sesuai dengan permintaan klien. Misal, untuk keperluan sampul majalah atau mengabadikan model di runway.
Sama seperti fotografer produk, profesi ini sering kali bekerja di dalam studio atau lokasi khusus.
Tak sebatas mengambil foto model, fotografer fashion juga bertugas mengarahkan para model agar dapat berpose dengan tepat.
5. Food photographer
Mengabadikan foto makanan juga memerlukan skill profesional, lho.
Menjadi seorang fotografer makanan, memerlukan keterampilan dalam memotret makanan yang notabene adalah benda mati, dengan tujuan menciptakan gambar yang menarik dan mengunggah selera.
Hasil fotonya pun sering kali digunakan dalam bentuk komersial, baik dalam majalah, iklan, buku resep dan situs web khusus.
6. Travel photographer
Prospek kerja jurusan fotografi selanjutnya cocok bagi kamu yang hobi traveling.
Dalam menjalani profesi ini, kamu dibayar untuk pergi ke lokasi-lokasi yang unik dan memotret apa yang kamu lihat.
Jenis fotografi ini memberikan fleksibilitas bagi kamu untuk memotret dengan berbagai gaya dan tema,
Misalnya, kamu dapat memotret orang-orang dan gaya hidup mereka, lahan luas dengan pemandangan yang menakjubkan, langit malam saat Aurora di Sweden, atau bahkan satwa liar yang langka.
Menarik, ya?
7. Documentary photographer
Ibarat mesin waktu, fotografer dokumenter mengambil foto untuk mencatat sebuah peristiwa atau lingkungan yang memiliki makna historis.
Mirip dengan jurnalis, mereka mengabadikan momen dalam kehidupan nyata, contohnya, bagaimana orang jaman dulu hidup, dan menyampaikan pesan tentang foto tersebut pada audiens secara luas.
8. Editor foto
Selain menjadi fotografer, lulusan jurusan fotografer juga dapat bekerja sebagai editor foto.
Seorang editor foto memimpin tim fotografer, mengoordinasikan tugas mereka dan menyetujui foto-foto pilihan.
Mereka juga ikut andil dalam memilih dan mengedit foto untuk koreksi warna atau tujuan lainnya.
Di samping itu, menjadi editor foto membutuhkan skill bernegosiasi untuk kebutuhan biaya dan hak foto, serta memastikan tim memiliki izin memotret di lokasi tertentu.
9. Videografer
Videografer adalah seorang profesional dalam merekam dan membuat konten video untuk berbagai keperluan seperti film, siaran, acara, atau digital marketing.
Beberapa keahlian umum yang diperlukan mencakup sinematografi, pengoperasian kamera, dan pengeditan video untuk menciptakan karya visual sesuai dengan keinginan klien.
Videografer dapat bekerja secara mandiri atau sebagai bagian dari tim produksi di perusahaan media atau biro iklan.
10. Kameramen
Kamu pasti sudah tak asing dengan profesi kameramen.
Peran ini sangat penting dalam acara-acara televisi, film, atau video, sebab merekalah yang mengoperasikan kamera agar dapat merekam gambar atau adegan dengan tepat.
Tugas mereka adalah mengatur pencahayaan, framing, dan komposisi setiap bidikan pada saat yang sesuai.
Mereka menggunakan pengetahuan teknis tentang cahaya, lensa, filter, dan pengaturan kamera untuk mencapai hasil yang diinginkan oleh sutradara.
11. Produser
Jurusan fotografi memberikan dasar yang kuat dalam pemahaman tentang visual, komposisi, pencahayaan, dan keterampilan teknis.
Meskipun tidak secara langsung terkait dengan peran produser, pemahaman ini dapat menjadi aset berharga bagi seseorang yang ingin berkarier di industri media dan hiburan.
Nah, sebagai produser, memahami aspek visual sangat penting dalam menangkap visi kreatif dan memastikan kualitas produksi yang tinggi.
Pemahaman dasar yang kamu dapat bisa diasah lagi melalui pengalaman kerja, kursus pelatihan, magang, atau pendidikan lanjutan dalam bidang produksi film dan media.
Demikian penjelasan dan 11 prospek kerja jurusan fotografi.
Sebelum memutuskan untuk melamar sebagai salah satu dari profesi tersebut, sebaiknya kamu persiapkan diri sebaik mungkin.
Mulai dari menyiapkan berkas lamaran seperti CV, portofolio, cover letter, hingga persiapan interview.
Nah, Glints punya kategori khusus yang menyimpan kumpulan artikel tentang topik tersebut. Jadi, kamu bisa persiapkan diri secepatnya dari sekarang.
Yuk, klik link ini untuk temukan artikel yang kamu butuhkan!