Strategi Jitu saat Rekruter Meminta “Juallah Barang Ini” saat Wawancara

Diperbarui 11 Jun 2025 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Khairina F. Hidayati

Tak sekadar mengajukan pertanyaan, kadang kala, rekruter juga meminta “juallah barang ini” saat interview kerja.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Biasanya, permintaan itu disampaikan kepadamu yang melamar kerja di bidang sales

Kira-kira, seperti apa trik menjawabnya? Glints sudah merangkumnya dalam artikel ini.

Akan tetapi, sebelumnya, kita bahas mengapa rekruter memintamu berjualan saat wawancara. Yuk, simak!

Mengapa Rekruter Mengajukan Pertanyaan Ini?

mengapa rekruter meminta berjualan saat wawancara

© Wanted.co.kr

Sales andal tentu harus menguasai skill komunikasi. Saat rekruter mengatakan “juallah barang ini,” kemampuan tersebut bisa dinilai.

Tak hanya itu, banyak yang tidak pasti dalam proses penjualan. Keduanya akan memaksamu berpikir dan bertindak secara spontan.

Nah, menurut The Balance Careers, kemampuanmu berpikir dan bertindak spontan bisa dinilai saat kamu praktik berjualan. Itulah mengapa pertanyaan ini muncul.

Baca Juga: 8 Jenis Pertanyaan Wawancara Kerja yang Pasti Ditanyakan HRD dan User

Tips menjawab Pertanyaan

Sekarang, kita bahas deretan tips merespons permintaan berjualan saat wawancara.

1. Tetap bersikap positif

tetap bersikap positif saat rekruter mengatakan juallah barang ini

© Workalpha.com

Permintaan “juallah barang ini” bisa terasa mengagetkan. Meski demikian, cobalah untuk tetap tenang.

Tampilkan kesan antusias dan optimis di depan rekruter. Dengan begitu, seperti dituliskan Indeed, kamu bisa dinilai mampu menghadapi tekanan.

2. Pakai teknik tertentu

Selanjutnya, coba pakai teknik penjualan tertentu. Dirangkum dari HubSpot, ada beberapa jenis metode yang bisa kamu pakai:

a. Value-added

teknik berjualan saat wawancara value added

© Freepik.com

Pertama, ada value-added selling. Teknik ini menekankan keunggulan produk yang kamu jual.

Misalnya, kamu diminta menjual apel. Contoh kalimat yang kamu gunakan yakni:

  • Apel ini ditanam tanpa pestisida.
  • Ini adalah apel yang paling manis sedunia, telah disertifikasi oleh Badan X.
  • Apel ini ditanam dengan teknik khusus sehingga lebih ramah lingkungan.
Baca Juga :  Lakukan 5 Cara Ini agar CV-mu Lolos Applicant Tracking System (ATS)

Teknik ini memang mudah dilakukan. Akan tetapi, kamu tak tahu tingkat ketertarikan calon pembeli terhadap barangmu.

Misalnya, kamu tak suka dengan apel yang terlalu manis. Saat ditawari apel termanis di dunia, kamu tentu kurang tertarik membelinya.

Baca Juga: 5 Tips Menjawab Pertanyaan Wawancara Kenapa Sering Gonta-ganti Pekerjaan

b. Solution-based

teknik berjualan solution based saat wawancara sales

© Freepik.com

Teknik merespons permintaan “juallah barang ini” selanjutnya adalah solution-based selling.

Misalnya, kamu diminta menjual buah jeruk. Alih-alih langsung menawarkan keunggulan produk, kamu bertanya dulu pada calon pembeli. 

Kira-kira, apa yang menurut mereka penting saat membeli jeruk? Apakah jeruk tersebut harus tahan lama, manis, harganya murah, atau ada aspek lain yang penting?

Setelah itu, barulah kamu menjual keunggulan yang sesuai dengan calon pembeli. Saat mereka suka jeruk yang manis, kamu menjelaskan tingkat kemanisan jerukmu jika dibandingkan dengan jeruk lainnya.

Dengan bertanya, kamu tahu apa yang penting menurut calon pembeli. Setelah itu, kamu menawarkan produk yang sesuai dengan itu. Ini bisa memperbesar peluang pembelian.

Baca Juga: 5 Contoh Jawaban Pertanyaan Interview Menghadapi Tekanan di Tempat Kerja

c. Problem-creation

teknik merespons juallah barang ini probelem creation

© Libraryvisitor.org

Terakhir, ada problem-creation selling. Seperti namanya, kamu akan membuat calon pembeli menyadari masalah yang tidak mereka ketahui sebelumnya.

Misalnya, kamu diminta berjualan pulpen saat wawancara kerja. Nah, kamu tidak langsung menawarkan keunggulan pulpen tersebut. Kamu juga tak menanyakan aspek terpenting sebuah pulpen menurut calon pembeli.

Saat rekruter mengatakan “juallah barang ini”, respons pertamamu adalah menyampaikan apa yang selama ini tak disadari calon pembeli.

Misalnya, kamu menjelaskan bahwa, saat tintanya habis, pulpen tak bisa dipakai lagi. Pembeli harus membeli pulpen baru.

Sistem tersebut membuat pembeli harus mengeluarkan uang terus-menerus. Tak hanya itu, sampah plastik dari pulpen juga lebih banyak.

Baca Juga :  6 Cara Menjawab Pertanyaan Interview tentang Pekerjaan Impian

Akhirnya, kamu menawarkan sebuah pulpen sebagai solusi. Tinta pulpennya bisa diisi ulang. Selain itu, pulpennya terbuat dari plastik daur ulang.

3. Lakukan closing

lakukan closing saat berjualan saat wawancara

© Freepik.com

Terakhir, lakukan closing. Closing adalah kalimat penawaran yang bisa mendorong pembelian produkmu.

HubSpot menuliskan, ada beberapa teknik closing yang bisa kamu pakai, yakni:

  • Now or never, misalnya “ada diskon 20%, hanya berlaku hari ini”.
  • Summary, misalnya “pulpen ini ramah di kantong dan lingkungan, ingin beli berapa, Kak?”.
  • dan lain-lain

Demikian tips-tips menjawab pertanyaan “juallah barang ini”. Terus latih dirimu menjawab pertanyaan ini, ya. Dengan begitu, peluangmu diterima kerja jadi membesar.

Selain diminta berjualan saat wawancara, masih ada pertanyaan wawancara sales lain yang harus kamu pelajari.

Kira-kira, apa sajakah itu? Yuk, klik tombol di bawah ini untuk membacanya! Ada juga panduan menjawabnya agar proses interview-mu makin lancar.

KLIK DI SINI


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon