Cara Mengubah Gosip di Kantor Menjadi Positif dan Produktif

Diperbarui 11 Jul 2022 - Dibaca 6 mnt

Isi Artikel

    Gosip–apalagi gosip di kantor–sering dianggap sebagai hal yang negatif. Gosip seringkali digambarkan sebagai kegiatan membicarakan keburukan bos atau sesama karyawan; atau membicarakan berita tentang bos/karyawan yang belum tentu benar adanya.

    Tetapi, kalau kamu mau tahu, gosip di kantor sebetulnya bisa menjadi hal yang positif dan produktif, jika kamu tahu bagaimana cara mengubahnya. Menurut laman Monster.com, gosip di kantor yang diubah ke arah positif dan produktif dapat menghasilkan sejumlah manfaat. Memberikan sejumlah wawasan penting tentang cara kerja dan kondisi perusahan terkini adalah beberapa manfaat tersebut.

    Lalu, bagaimana sih cara mengubah gosip di kantor agar menjadi suatu hal yang positif dan produktif? Kalau kamu mau tahu, yuk simak pembahasan di bawah ini!

    Baca Juga: Tips Menemukan Motivasi Kerja Ketika Bos Kamu Menyebalkan

    1. Niatkanlah untuk tujuan baik

    rendah hati adalah salah satu soft skills untuk buat hrd terkesan

    © Pexels.com

    Niat adalah kunci untuk melakukan segala hal, termasuk dalam mengubah gosip di kantor. Bila kamu ingin mengubah gosip di kantor menjadi positif dan produktif, maka niatkanlah untuk mengubah gosip di kantor dengan niat yang baik. Misalnya: untuk menyelamatkan sesama rekan kerjamu dari kelakukan atasanmu yang selama ini belum dia ketahui.

    Menurut situs Monster.com, mengubah gosip di kantor menjadi hal positif dan produktif dengan niat yang benar akan menghasilkan sejumlah manfaat positif. Sejumlah manfaat positif tersebut adalah:

    2. Membantu karyawan baru mengenal budaya di tempat kerjamu

    Seorang karyawan baru tak hanya harus mengetahui job desc yang hendak dia lakoni. Tetapi, juga tentang budaya kerja di perusahaan baru mereka, yang tak lain adalah tempat kerjamu juga. Dengan memberikan sejumlah gosip di kantor kamu kepada mereka, maka mereka akan lebih paham akan budaya kerja di kantormu. Hal itu nantinya akan membuat mereka menyesuaikan diri dengan budaya di kantormu.

    3. Memberi wawasan bagi para pemimpin perusahaan

    Para pimpinan perusahaan tak akan selalu turun mengamati situasi terkini perusahaan. Lewat gosip di kantor, para pemipin perusahaan tak usah repot-repot turun langsung melihat dan mengetahui situasi perusahaan terkini. Lewat gosip di kantor, semua hal tentang kondisi perusahaan akan diketahui langsung oleh mereka. Mereka (dalam hal ini pemimpin perusahaan) hanya tinggal fokus untuk menyikapi serta situasi perusahaan mereka.

    Gosip yang ada di kantor juga bisa dijadikan umpan untuk memancing perhatian atasan-atasan di kantormu. Pasalnya, gosip-gosip yang ada di kantor (apalagi yang menyangkut masalah penting perusahaan dan pimpinan itu sendiri), akan membuat para pimpinan perusahaan tertarik untuk mengetahui gosip-gosip tersebut.

    Nantinya, mereka akan memberikan respon terhadap gosip-gosip tersebut, entah dengan klarifikasi atau dengan tindakan.

    4. Mengatasi kecanggungan antar karyawan

    Dengan saling membicarakan gosip di kantor, tiap karyawan akan jadi lebih akrab dan saling berkomunikasi secara intens. Dengan begitu, situasi canggung antar mereka pun bisa teratasi. Serta, hubungan antar karyawan pun makin dekat dan akrab. Semakin dekat hubungan mereka, maka semakin bagus pula untuk perusahaan. Karyawan yang saling dekat satu sama lain akan lebih mudah menjalin kerja sama yang tentu saja bermanfaat bagi perusahaan.

    5. Memanusiakan bos di mata para karyawan

    Gosip di kantor (apalagi yang berkaitan dengan sisi lain bosmu) sangat baik untuk dilontarkan, utamanya ke sesama karyawan. Misalnya: gosip tentang bosmu yang sudah punya pacar baru; atau gosip bahwa bosmu ternyata masa lalu yang cukup kelam.

    Gosip-gosip seperti ini bisa membuat pandangan kamu dan rekan-rekan kerjamu tehadap si bos tidak terlalu “tinggi.” Sebaliknya, kamu akan menganggap bosmu seperti halnya manusia lainnya yang punya sisi lain di baliknya. Dan secara tak langsung, hal itu bisa membuat kamu dan rekan-rekanmu jadi lebih respect terhadap bosmu itu.

    6. Komunikasikanlah niat tersebut dengan rekan-rekanmu yang lain

    Mengubah gosip di kantor menjadi positif dan produktif tidak bisa kamu lakukan sendiri. Kamu harus melibatkan rekan-rekanmu untuk melakukan hal tersebut. Komunikasikan niat baikmu untuk mengubah gosip di kantor tersebut kepada rekan-rekanmu di kantor. Dengan cara ini, niat baikmu itu bisa tersampaikan, dan rekan-rekanmu pun bisa sejalan dan sepikiran denganmu. Bila memungkinkan, komunikasikan niat baikmu dengan bosmu, agar bosmu juga bisa mengerti dan sejalan dengan dirimu.

    Pastikan kalau rekan-rekanmu (dan mungkin juga bosmu) betul-betul satu niat dan komitmen dalam mengubah gosip di kantor tempat kamu dan mereka bekerja. Hal ini dilakukan agar menghindari seorang rekan kerjamu yang tiba-tiba memakai gosip di kantor untuk kepentingan dan niat yang buruk. Misalnya: untuk menjatuhkan sesama rekan kerja, atau bahkan untuk menjatuhkan bos serta perusahaanmu.

    7. Jadikanlah gosip di kantor sebagai ajang mencari solusi untuk setiap permasalahan yang ada di kantor

    Cara mengubah gosip di kantor ini bisa kamu lakukan, bilamana gosip di kantor yang kamu dapatkan sangat terkait dengan masalah kantor. Misalnya: bosmu yang diduga korupsi, isu PHK masal, dan sejenisnya. Obrolkanlah sejumlah gosip di kantor tersebut dengan rekan-rekan kerjamu, dan temukanlah solusi di dalamnya. Bila perlu, wujudkanlah solusi tersebut dalam wujud tindakan nyata. Siapa tahu, solusi tersebut bisa membuat kamu dan rekan-rekan jadi lebih produktif, yang nantinya akan berdampak positif bagi perusahaan.

    8. Saring dan pilahlah setiap gosip di kantor yang kamu dapatkan

    kemampuan komunikasi adalah salah satu soft skills untuk buat hrd terkesan

    © Pexels.com

    Ini adalah cara mengubah gosip di kantor terakhir yang mesti kamu lakukan. Seperti yang kamu tahu, gosip di kantor tidaklah sedikit. Kalau kamu ingin mengubah gosip di kantor kamu menjadi positif dan produktif, maka saring dan pilahlah setiap gosip yang kamu dapatkan.

    Pastikan untuk lebih memprioritaskan gosip yang penting dan berkaitan dengan urusan kantor. Misalnya: gosip tentang suap menyuap di kantor, dan sejenisnya. Sebagaimana yang disebutkan di poin sebelumnya, gosip seperti ini sangatlah bermanfaat. Pasalnya, membicarakan gosip jenis ini bisa membuat kamu dan rekan-rekan kerjamu untuk menemukan solusi di balik gosip tersebut.

    Lakukanlah pula klarifikasi terhadap setiap gosip (utamanya yang penting) kepada orang-orang terpercaya. Misalnya: bos perusahaanmu, manajer, atau orang-orang yang dekat dengan pimpinan perusahaan. Hal ini untuk memastikan apakah gosip penting yang kamu dapatkan itu memiliki fakta di baliknya, atau hanyalah omong kosong alias hoax semata.

    Baca Juga: Pro dan Kontra Menjadi Karyawan Ambisius

    Janganlah kamu prioritaskan gosip-gosip di kantor yang kurang penting. (Seperti: gosip cinta lokasi antar karyawan, dan yang sejenisnya). Gosip seperti ini lebih baik kamu jadikan saja sebagai obrolan ringan sambi lalu saja.

    Gosip–terutama yang ada di kantor–ternyata tak seburuk yang dibayangkan. Selama kamu bisa mengubahnya menjadi positif dan produktif, bukan tak mungkin gosip yang ada di kantormu bisa bermanfaat dan memberi dampak positif bagi kamu, rekan-rekan kerjamu, dan bahkan perusahaan. Semoga kamu bisa mengubah gosip-gosip yang ada di kantormu, ya!

    Kamu tengah mencari pekerjaan? Kalau ya, yuk sign up di Glints dan temukan pekerjaan terbaikmu di sana!


      Comments are closed.

      Artikel Terkait