Berapa UMR di Bandung dan Jawa Barat pada Tahun 2020?
Ditulis oleh : Ajeng Quamila
Untuk kamu yang ingin berkarier di Bandung atau Jawa Barat, informasi tentang UMR pada tahun 2020 adalah hal yang harus kamu ketahui agar mendapatkan gaji impian.
Upah Minimum Regional (UMR) adalah batas nominal paling rendah dari pemberian gaji sesuai standar upah yang ditetapkan oleh pemerintah di suatu kabupaten, kota/kotamadya, atau provinsi.
Setiap daerah memiliki standar nominal UMR yang berbeda satu sama lain. Ambil contoh UMR Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2020 ini yang mencapai angka Rp4.276.349.
Lantas, berapa minimal gaji sesuai UMR tahun 2020 untuk kamu yang tinggal di Bandung dan area Jawa Barat sekitarnya? Lebih tinggi atau lebih rendah daripada di Jakarta?
Isi Artikel
Penentuan UMR di Bandung dan Jawa Barat
Besar kecil nominal UMR di suatu daerah pada umumnya ditetapkan dengan lebih dulu mempertimbangkan daya beli konsumen, inflasi nasional, dan pendapatan per kapita daerah yang mencerminkan standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL).
Rumusan standar pemberian upah minimum regional (UMR) dalam skala nasional selanjutnya dibuat berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) no. 1 tahun 1999, yang terbagi menjadi dua tingkat.
UMR tingkat 1 (UMP) adalah standar pemberian upah yang berlaku di provinsi.
Sementara UMR tingkat 2 alias UMK berlaku untuk wilayah Kabupaten atau Kota. Gaji UMK umumnya harus lebih besar dari UMP.
Bagaimana dengan pemberian gaji minimum sesuai UMR di wilayah Bandung dan Jawa Barat pada tahun 2020?
Standar acuan besar gaji UMR tingkat 2 (UMK) untuk Bandung dan Jawa Barat tahun 2020 ditetapkan oleh Ridwan Kamil dengan merujuk rekomendasi Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2015 tentang pengupahan.
Baca Juga: Mengurai Konsep Gaji Prorate Beserta Cara Penghitungannya
Besaran Gaji di Wilayah Bandung dan Jawa Barat Menurut UMR 2020
Persetujuan terkait penentuan besaran gaji sesuai UMK (UMR tingkat 2) di daerah Bandung dan Jawa Barat untuk tahun 2020 tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jabar Nomor 561/75 Yanbangsos.
Persetujuan ini sendiri ditetapkan pada 21 November 2019 silam.
Apa isinya?
Dalam surat tersebut tertulis bahwa UMR di Kabupaten Karawang tahun 2020 menjadi yang tertinggi di antara semua kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Barat, yakni Rp4.594.324.
Sementara itu, besaran minimal gaji menurut UMR 2020 di Kota Bandung adalah Rp3.623.778 dan di Kabupaten Bandung mencapai Rp3.139.275.
Hal itu sedikit berbeda dengan gaji berdasarkan UMR yang diterima Kabupaten Bandung Barat, yakni Rp 3.145.427 pada tahun 2020.
Nominal UMK terendah di Jawa Barat diduduki oleh Kabupaten Banjar yang sebesar Rp1.831.884.
Baca Juga: 4 Alasan Pentingnya Memberikan Gaji Pertama untuk Orang Tua
Daftar Lengkap UMR Provinsi Jawa Barat dan Bandung Tahun 2020
Berikut ini adalah daftar besaran minimum gaji sesuai UMR di setiap kota dan kabupaten Jawa Barat, termasuk Bandung, pada tahun 2020 dirangkum dari Kompas:
- Kabupaten Karawang Rp4.594.324
- Kota Bekasi Rp4.589.708
- Kabupaten Bekasi Rp4.498.961
- Kota Depok Rp4.202.105
- Kota Bogor Rp4.169.806
- Kabupaten Bogor Rp4.083.670
- Kabupaten Purwakarta Rp4.039.067
- Kota Bandung Rp3.623.778
- Kabupaten Bandung Barat Rp3.145.427
- Kabupaten Sumedang Rp3.139.275
- Kabupaten Bandung Rp3.139.275
- Kota Cimahi Rp3.139.274
- Kabupaten Sukabumi Rp3.028.531
- Kabupaten Subang Rp2.965.468
- Kabupaten Cianjur Rp2.534.798
- Kota Sukabumi Rp2.530.182
- Kabupaten Indramayu Rp2.297.931
- Kota Tasikmalaya Rp2.264.093
- Kabupaten Tasikmalaya Rp2.251.787
- Kota Cirebon Rp2.219.487
- Kabupaten Cirebon Rp2.196.416
- Kabupaten Garut Rp1.961.085
- Kabupaten Majalengka Rp1.944.166
- Kabupaten Kuningan Rp1.882.642
- Kabupaten Ciamis Rp1.880.654
- Kabupaten Pangandaran Rp1.860.591
- Kota Banjar Rp1.831.884
Melansir Pikiran Rakyat, besaran gaji sesuai UMR tingkat 2 (UMK) di wilayah Jawa Barat termasuk Bandung, secara keseluruhan naik 8,51% pada tahun 2020.
Namun ketika dibandingkan secara nasional, standar gaji UMR di Provinsi Jawa Barat berada di peringkat 31 dari total 34 provinsi di Indonesia.
Angka ini hanya naik sedikit dari Rp1.668.372 di tahun 2019 menjadi sekitar Rp1.810.350 pada 2020.
Berikut adalah daftar kenaikan UMR tingkat 1 (UMP) di 34 Provinsi Indonesia termasuk Jawa Barat dan Bandung pada tahun 2020 dari terbesar hingga terkecil, berdasarkan laporan Bisnis.com:
- DKI Jakarta dari sekitar Rp3.940.973 pada 2019 menjadi sekitar Rp4.267.349 pada 2020.
- Papua dari sekitar Rp3.240.900 pada 2019 menjadi sekitar Rp3.516.700 pada 2020.
- Sulawesi Utara dari sekitar Rp3.051.076 pada 2019 menjadi sekitar Rp3.310.723 pada 2020.
- Bangka Belitung dari sekitar Rp2.976.705 pada 2019 menjadi sekitar Rp3.230.022 pada 2020.
- Papua Barat dari sekitar Rp2.934.500 pada 2019 menjadi sekitar Rp3.134.600 pada 2020.
- Nanggroe Aceh Darussalam dari sekitar Rp2.916.810 pada 2019 menjadi sekitar Rp3.165.030 pada 2020.
- Sulawesi Selatan dari sekitar Rp2.860.382 pada 2019 menjadi sekitar Rp3.103.800 pada 2020.
- Sumatera Selatan dari sekitar Rp2.804.453 pada 2019 menjadi sekitar Rp3.043.111 pada 2020.
- Kepulauan Riau dari sekitar Rp2.769.683 pada 2019 menjadi sekitar Rp3.005.383 pada 2020.
- Kalimantan Utara dari sekitar Rp2.765.463 pada 2019 menjadi sekitar Rp3.000.803 pada 2020.
- Kalimantan Timur dari sekitar Rp2.747.561 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.981.378 pada 2020.
- Kalimantan Tengah dari sekitar Rp2.663.435 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.903.144 pada 2020.
- Riau dari sekitar Rp2.662.025 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.888.563 pada 2020.
- Kalimantan Selatan dari sekitar Rp2.651.781 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.877.447 pada 2020.
- Maluku Utara dari sekitar Rp2.508.092 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.721.530 pada 2020.
- Jambi dari sekitar Rp2.423.889 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.630.161 pada 2020.
- Maluku dari sekitar Rp2.400.664 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.604.960 pada 2020.
- Gorontalo dari sekitar sekitar Rp2.586.900 pada 2019 menjadi Rp2.788.000 pada 2020.
- Sulawesi Barat dari Rp2.369.670 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.571.328 pada 2020.
- Sulawesi Tenggara dari Rp2.351.870 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.552.014 pada 2020.
- Sumatera Utara dari Rp2.303.403 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.499.422 pada 2020.
- Bali dari Rp2.297.967 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.493.523 pada 2020.
- Sumatera Barat dari Rp2.289.228 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.484.041 pada 2020.
- Banten dari Rp2.267.965 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.460.968 pada 2020.
- Lampung dari Rp2.240.646 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.431.324 pada 2020.
- Kalimantan Barat dari Rp2.211.500 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.399.698 pada 2020.
- Sulawesi Tengah dari Rp2.123.040 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.303.710 pada 2020.
- Bengkulu dari Rp2.040.000 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.213.604 pada 2020.
- NTB dari Rp2.012.610 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.183.883 pada 2020.
- NTT dari Rp1.793.293 pada 2019 menjadi sekitar Rp1.945.902 pada 2020.
- Jawa Barat dari Rp1.668.372 pada 2019 menjadi sekitar Rp1.810.350 pada 2020.
- Jawa Timur dari Rp1.630.059 pada 2019 menjadi sekitar Rp1.768.777 pada 2020.
- Jawa Tengah dari Rp1.605.396 pada 2019 menjadi sekitar Rp1.742.015 pada 2020.
- DIY dari Rp1.570.922 pada 2019 menjadi sekitar Rp2.004.000 pada 2020.
Baca Juga: Begini Simulasi Perhitungan Gaji setelah Dipotong Tapera
Jangan sampai lupa mengacu pada nominal UMR 2020 ini saat negosiasi gaji jika kamu sedang cari kerja di area Bandung dan Jawa Barat, ya!
Selain UMR, sebaiknya ketahui juga berapa besaran gaji di industri yang diminati agar lebih mudah saat sedang negosiasi gaji dengan perusahaan.
Kamu bisa mencari tahu tentang hal itu dalam e-book terbaru dari Glints. Dalam e-book ini dibahas kisaran gaji terbaru dari berbagai industri selama tahun 2020.
Bahkan, informasi soal kenaikan gaji per tahun serta jenis pekerjaan apa yang paling banyak dicari juga ikut dibahas di dalamnya.
Semakin penasaran? Yuk, download e-book Laporan Gaji Indonesia 2020 sekarang juga. Gratis, lho!
