×

Apa Perbedaan Gaji Pokok dengan UMK?

June 25, 2019 | No Comments

Gaji atau upah tentu sudah tidak asing bagi mereka yang sudah memasuki dunia kerja.

Gaji atau upah merupakan suatu bentuk pembayaran periodik dari seorang pemilik perusahaan atau majikan kepada pekerja atau karyawannya.

Baca Juga: Serba-serbi Slip Gaji dan Kegunaannya

Setiap tahunnya, upah diatur oleh pemerintah berdasarkan masing-masing daerah.

Peraturan mengenai gaji ini dapat dikenal melalui UMP dan UMK sedangkan UMR atau Upah Minimum Regional sudah tidak dikenal lagi.

Perbedaan UMP dan UMK

gaji pokok

Sumber: Pexels

Perbedaan UMP dan UMK terletak pada siapa yang menetapkan. UMP atau Upah Minimum Provinsi ditetapkan dan dievaluasi oleh Gubernur sedangkan UMK atau Upah Minimum Kota/Kabupaten juga ditetapkan oleh Gubernur namun dengan permintaan Dewan Pengupahan Provinsi dan Walikota/Bupati.

Penetapan UMP atau UMK oleh pemerintah ini berdasarkan kebutuhan hidup layak atau KHL.

Pemerintah juga akan perlu untuk mempertimbangkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah sebelum penetapan UMP dan UMK.

Menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 7 Tahun 2013 tentang Upah Minimum, UMK ditetapkan dan diumumkan oleh Gubernur selambat-lambatnya pada tanggal 21 November. Kemudian diatur juga bahwa besaran UMK harus lebih besar dari UMP.

Perbedaan UMK dan Gaji Pokok

gaji pokok

Sumber: Pexels

UMK atau Upah Minimum Kabupaten/Kota merupakan upah bulanan terendah yang terdiri atas gaji pokok termasuk tunjangan tetap, yang berlaku di sebuah wilayah kabupaten/kota setelah ditetapkan oleh Gubernur.

Komponen UMK bisa terdiri dari gaji pokok saja tanpa tunjangan tetap atau gaji pokok yang sudah termasuk tunjangan tetap.

Gaji pokok dapat merupakan komponen UMK, dengan kemungkinan sebagai berikut:

  1. Gaji pokok lebih kecil dari UMK, jika besaran UMK adalah 3.000.000 dan pengusaha membayar karyawannya dengan gaji pokok sebesar 2.500.000 dan tunjangan tetap 300.000.
  2. Gaji pokok sama dengan UMK, jika besaran UMK adalah 3.000.000 dan pengusaha membayar karyawannya dengan gaji pokok sebesar 2.700.000 dan tunjangan tetap 300.000.
  3. Gaji pokok lebih besar dengan UMK, jika besaran UMK adalah 3.000.000 dan pengusaha membayar karyawannya dengan gaji pokok sebesar 3.000.000 dan tunjangan tetap sebesar 1.500.0000.

Pada dasarnya, UMK dan gaji pokok adalah hal yang berbeda.

Gaji pokok merupakan imbalan dasar dari sebuah pekerjaan yang besarnya ditentukan menurut skala upah yang berlaku di perusahaan.

UMR ditetapkan oleh pemerintah, termasuk besaran presentase kenaikan setiap tahunnya, sedangkan besaran gaji pokok murni merupakan kebijakan perusahaan. Sehingga gaji pokok setiap perusahaan dapat berbeda-beda.

Pengusaha atau pemilik UMKM harus menggaji karyawannya sesuai dengan ketetapan besaran UMK meski memiliki kebijakan berbeda-beda.

Oleh karena itu pengusaha atau pemilik UMKM harus peka terhadap perubahan besaran UMK karena hal ini akan mengubah sedikit banyak kebijakan suatu perusahaan.

Baca Juga: Apa Saja Perhitungan dalam PPh 21?

Baca lagi artikel seputar gaji di blog Glints dan jangan lupa untukĀ sign upĀ kalau kamu sedang mencari pekerjaan lainnya.

Baca Juga: Ketahui Cara Perhitungan Pesangon dan UU-nya

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up