Mendalami Pekerjaan Entrepreneur yang Turut Memperluas Lapangan Kerja

Diperbarui 13 Jan 2021 - Dibaca 11 mnt

Isi Artikel

    Entrepreneur adalah pekerjaan tepat bagi kamu yang punya ide-ide cemerlang serta keinginan untuk menghadirkan inovasi.

    Kok bisa begitu? Entrepreneur kerap digambarkan sebagai seseorang yang berada di posisi tertinggi sebuah bisnis, bisa mengatur banyak hal sekaligus, dan memiliki pendapatan yang tinggi.

    Namun, apakah benar gambaran entrepreneur sebatas itu saja?

    Yuk, cari tahu jawabannya dalam artikel ini! Glints akan mengupas tuntas tentang apa itu entrepreneur, karakteristik, dan berbagai tipenya.

    Baca Juga: Yuk, Makin Maju dengan 8 Tips Meningkatkan Mindset Entrepreneur Ini!

    Apa Itu Entrepreneur?

    entrepreneur adalah

    © Freepik.com

    Entrepreneur adalah sebuah istilah yang sangat umum. Namun, tidak banyak orang yang mengerti arti sesungguhnya.

    Apakah seorang chief executive officer (CEO) dapat disebut sebagai entrepreneur?

    Apakah pendiri bisnis UMKM juga dapat disebut sebagai entrepreneur

    Nah, menurut The Balance Small Business, entrepreneur adalah seseorang yang mengembangkan perusahaan dengan berbagai inovasi. Mereka mengelola bisnis sekaligus menanggung risiko kesuksesannya.

    Risiko tersebut didapat karena entrepreneur sendirilah yang mengambil keputusan-keputusan besar.

    Dengan risiko besar tersebut, tak heran jika entrepreneur biasanya mendapat keuntungan yang paling besar dari bisnisnya.

    Salah satu hal yang menarik dari entrepreneur adalah kamu tidak hanya bekerja untuk dirimu sendiri. Di sisi lain, kamu juga berpeluang memperluas lapangan kerja.

    Hal ini bisa terjadi karena kamu membutuhkan orang lain untuk menjalankan bisnismu. Dengan demikian, orang lain bisa mendapat pekerjaan dari bisnismu.

    Namun, seperti dikutip dari Tempo, rasio entrepreneur di Indonesia baru 2% dari total penduduk pada 2019. 

    Padahal menurut Dekan Fakultas Bisnis dan Manajemen Teknologi ITS Hal Udisubakti Ciptomulyono, jika rasio entrepreneur Indonesia mencapai 4%, pertumbuhan ekonomi nasional dapat turut terdorong.

    Jadi, apakah pendiri bisnis UMKM juga dapat disebut sebagai entrepreneur? Ya, tentu saja!

    Baca Juga: Tertarik Memiliki Bisnis Sendiri? Pahami 7 Skill yang Harus Dimiliki oleh Entrepreneur

    Tipe-tipe Entrepreneur

    apa itu entrepreneur

    © Freepik.com

    Setiap entrepreneur tidak dapat disamakan. Mereka memiliki motivasi, prinsip, dan caranya masing-masing untuk mencapai tujuannya.

    Menurut BusinessTown, ada empat tipe entrepreneur yang kerap ditemukan. Tipe-tipe entrepreneur tersebut adalah sebagai berikut. 

    1. The world changer

    The world changer dalam bahasa Indonesia berarti pengubah dunia.

    Seorang entrepreneur dengan tipe ini membangun bisnis untuk membuat dunia menjadi lebih baik. Mereka percaya bahwa bisnisnya dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

    Mereka memahami konsep masyarakat, keseimbangan, dan empati.

    Selain itu, mereka juga tidak terlalu peduli dengan kariernya sendiri. Mereka lebih fokus pada apa yang bisa diberikan kepada masyarakat.

    Contoh dari the world changer adalah sociopreneur. Mereka menggabungkan ide bisnis dengan isu sosial.

    2. The survivor

    Pernahkah kamu mendengar cerita tentang seorang karyawan yang resign dari kantornya demi membangun bisnis?

    Ya, itulah entrepreneur tipe the survivor.

    Mereka merasa jenuh dan tidak cocok dengan pekerjaan 9 to 5. Mereka bisa saja pernah mendapat pengalaman buruk ketika bekerja di sebuah perusahaan.

    Oleh karena itu, the survivor ingin membangun bisnis dan sistemnya sendiri. Mereka ingin bebas dan mencapai financial freedom-nya.

    3. The visionary

    Entrepreneur dengan tipe the visionary adalah seseorang yang selalu memiliki ide-ide inovatif. Mereka mampu berpikir out of the box untuk menciptakan sesuatu yang tidak dipikirkan oleh orang lain. 

    The visionary tidak hanya fokus pada permasalahan saat ini. Lebih dari itu, mereka juga berharap bisnisnya dapat bertahan di masa depan.

    Salah satu entrepreneur dengan tipe the visionary adalah Steve Jobs. Ia mendirikan Apple pada 1976. Namun, kini Apple tetap menjadi perusahaan raksasa di bidang teknologi.

    4. The strategist

    Tidak semua entrepreneur adalah ahli di bidang bisnisnya. 

    Banyak entrepreneur yang sebenarnya hanya melihat sebuah bisnis sebagai peluang. Namun, mereka tidak benar-benar paham di bidang tersebut.

    Nah, entrepreneur dengan tipe the strategist adalah orang yang sangat paham dengan bidang bisnisnya. Mereka tahu semua detail tentang bidang tersebut.

    Oleh karena itu, semua keputusan yang mereka ambil fokus pada bidang yang sedang dijalaninya. Mereka memiliki perencanaan, strategi, dan analisis yang mendalam.

    Sebagai contoh, kamu punya pengetahuan yang mendalam tentang dunia kesehatan. Maka, kamu bisa membangun bisnis atau startup di bidang kesehatan.

    Baca Juga: Startup Founder vs Entrepreneur, Seperti Apa Perbedaannya?

    Karakteristik Entrepreneur

    entrepreneur adalah

    © Freepik.com

    Ada banyak karakteristik yang biasanya dimiliki oleh seorang entrepreneur. Karakteristik-karakteristik tersebut bisa membawa entrepreneur pada sebuah kesuksesan.

    Apa sajakah karakteristik tersebut? Ini beberapa di antaranya.

    1. Optimis

    Seorang entrepreneur harus berani bermimpi dan percaya bahwa mimpi tersebut akan terwujud. 

    Meskipun ada berbagai tantangan yang harus dilalui, entrepreneur harus tetap optimis bahwa bisnisnya akan berhasil.

    2. Fokus pada tujuan

    Umumnya sebuah bisnis memiliki tujuan tertentu yang sudah ditetapkan sejak awal. Tujuan tersebut sudah disepakati oleh semua pihak yang ada dalam perusahaan tersebut.

    Nah, sebagai entrepreneur, kamu harus fokus pada tujuan tersebut. Jangan sampai kamu mudah terdistraksi untuk menjalankan hal-hal lain di luar tujuan tersebut.

    3. Problem solver

    Menjadi entrepreneur bukanlah hal yang mudah. Kamu akan menemukan berbagai masalah yang tidak terduga.

    Oleh karena itu, kamu harus mampu menganalisis dan menyelesaikan setiap masalah yang ada.

    4. Berani ambil risiko

    Bukan entrepreneur namanya kalau ingin bekerja dengan aman dan nyaman. Entrepreneur adalah pekerjaan yang penuh dengan risiko.

    Kamu harus berani mengambil risiko untuk dapat bersaing dengan para kompetitor.

    5. Berpikir terbuka

    Meskipun harus fokus pada tujuan, kamu tetap perlu berpikiran terbuka. 

    Kamu harus bisa berpikir kritis dan rasional.

    Baca Juga: Pelajari Rahasia Sukses Para Entrepreneur Hebat dari 6 Film Dokumenter Ini

    Nah, kesimpulannya, apa itu entrepreneur? Singkatnya, entrepreneur adalah seseorang yang mengembangkan perusahaan dengan berbagai inovasi dan siap menanggung risikonya.

    Jadi, apakah kamu tertarik untuk menjadi seorang pebisnis?

    Jika iya, kamu bisa menanyakan tips menjadi entrepreneur sukses di kanal Learning Resources Glints Komunitas, lho!

    Di sana, ada banyak pakar dan pengguna Glints lainnya yang siap membagikan pengalaman mereka.

    Tunggu apa lagi? Segera buat akunmu dan mulai berdiskusi!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 5 / 5. Jumlah vote: 1

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait