Jadi Karyawan Sekaligus Pemilik Perusahaan, Inilah Employee Stock Option

Diperbarui 20 Jan 2023 - Dibaca 7 mnt
Ditulis oleh : Nadiyah Rahmalia

Perusahaan menawarkan berbagai cara untuk memberi kompensasi bagi karyawannya. Salah satu jenis kompensasi yang mungkin diberikan adalah employee stock option.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Seperti namanya, karyawan yang menerima stock option memiliki hak untuk membeli saham milik perusahaan tempat ia bekerja.

Ingin tahu lebih lanjut tentang seluk-beluknya?

Yuk, simak artikel Glints berikut ini.

Baca Juga: Selain Gaji Pokok, 9 Fasilitas Ini Bisa Kamu Negosiasikan dengan Calon Perusahaan

Apa Itu Employee Stock Option?

employee stock option

© Freepik.com

Investopedia mengatakan bahwa employee stock options (ESO) adalah kompensasi dalam bentuk ekuitas.

Kompensasi ini diberikan oleh perusahaan pada karyawan dan jajaran eksekutifnya.

Karena disebut stock option, jenis kompensasi ini memberikan pilihan bagi karyawannya untuk membeli saham perusahaan tempat ia bekerja.

Saham ini akan ditawarkan dengan harga tertentu, biasanya lebih murah dari yang diterbitkan di pasar saham biasa.

Nah, penawaran ini terbatas waktunya.

Jika saham tersebut tidak kamu beli hingga batas waktunya habis, penawaran tersebut akan hangus.

Dengan begitu, kamu hanya bisa membeli saham tersebut dengan harga normal seperti investor biasa.

Tipe kompensasi ini sering ditemukan di perusahaan startup, umumnya diberikan pada karyawan yang bergabung pada tahap-tahap awal pembentukan perusahaan.

Ketika perusahaan tersebut berkembang dan menerbitkan sahamnya untuk pertama kali (IPO), saham tersebut bisa dibeli.

Akan tetapi, penawaran ini akan hangus jika karyawan tersebut resign sebelum sahamnya terbit.

Proses Employee Stock Option

employee stock option

© Freepik.com

Menurut Smart Asset, ketika sebuah perusahaan menyatakan bahwa ia akan memberikan stock option, kamu sebagai karyawan harus menandatangani kontrak dengan perusahaan.

Baca Juga :  Maximizer vs Satisficer: Siapakah Kamu Ketika Mengambil Keputusan?

Penandatanganan kontrak mengenai employee stock option ini adalah hal yang juga mungkin langsung dicantumkan di kontrak kerja pada awal bergabung.

Dalam kontrak ini, akan ada grant date, atau tanggal saat stock option tersebut masuk ke fase vest.

Vest yaitu saat kamu bisa membeli saham yang ditawarkan.

Biasanya, ada vesting period, di mana saham tersebut bisa dibeli secara bertahap dari waktu ke waktu.

Misalnya, kamu dijanjikan saham sebanyak 20.000 lot.

Nah, 20.000 lot ini bisa dibeli dalam jangka waktu 4 tahun atau sesuai ketentuan perusahaan.

Saham yang sudah menjadi hakmu namun belum dibeli tidak akan memiliki nilai.

Setelah saham ini dibeli, kamu bebas melakukan strategi apa pun untuk mengelolanya.

Ada orang yang langsung menjualnya, namun ada juga yang menjadikannya investasi jangka panjang.

Untuk menentukan pilihan yang tepat, diperlukan analisis dan pertimbangan yang matang.

Baca Juga: Jangan Terburu-buru, Ikuti 5 Tips Ini saat Memilih Tawaran Pekerjaan

Perbedaan Employee Stock Option dan Employee Stock Ownership

© Freepik.com

Selain employee stock option, employee stock ownership plans adalah istilah yang juga cukup sering didengar.

Nah, meskipun mirip, ternyata keduanya memiliki beberapa perbedaan.

Employee stock ownership plan biasanya diberikan oleh perusahaan pada karyawannya untuk jaminan pensiun. 

Dalam employee stock ownership plan, kamu tidak bisa membeli atau menjual saham secara langsung.

Semua ini akan dikelola oleh perusahaan dari waktu ke waktu.

Sementara, employee stock option plan adalah kompensasi yang diberikan dengan tujuan untuk menjaga kepuasan kerja dan bukan ditujukan untuk pensiun.

Hak-Hak Pemegang Saham dari ESO Menurut Hukum

employee stock option

© Di.se

Di Indonesia, kepemilikan saham perusahaan oleh karyawan diatur dalam Pasal 43 ayat (3) huruf a UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT).

Baca Juga :  Insentif: Apa Itu, Jenis-Jenis, Indikator, dan Manfaat

Menurut Hukum Online, berdasarkan pasal tersebut, karyawan yang memiliki saham dari employee stock option memiliki hak, kewajiban, dan status yang sama sebagai shareholder atau pemegang saham.

Oleh karena itu, kamu akan berhak:

  • menerima bukti pemilikan saham
  • menghadiri suara dalam RUPS
  • menerima pembayaran dividen
  • memiliki hak mengajukan gugatan pada perusahaan jika dirugikan
  • menjual dan membeli saham dengan harga yang wajar
  • memperoleh keterangan terkait PT dan direksi
  • meminta penyelenggaraan RUPS jika mewakili 10% jumlah saham
Baca Juga: Apa Saja Kompensasi Kerja yang Ada di Indonesia?

Itulah rangkuman Glints soal employee stock option. Jenis kompensasi ini adalah salah satu yang cukup menggiurkan, bukan?

Kalau kamu adalah salah satu penerimanya, pengelolaan saham yang dimiliki secara baik menjadi penting.

Nah, Glints ExpertClass punya beberapa kelas dengan topik finansial yang bisa kamu ikuti untuk meningkatkan kemampuanmu mengatur dan merencanakan aset keuangan.

Langsung cek kelas-kelas yang ada di sini dan segera beli tiketnya, ya!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon